Tristyan's Story

Through Story Sharing My Thought

I\m Sorry Good Bye!Asalamualaikum, miaw…..

Halo pemirsa jangan bilang-bilang ya, ini yang ngeblog gue Chilla bukan Tristyantu Prabowo tuanku yang ngerwat aku hihihi….. ups! (tengok kanan kiri).Pelan-pelan aja ya ketawanya nanti tuanku bangun, dia lagi kekenyangan makan opor ayam trus tepar dech, maklum kan lagi lebaran pemirsa.

Oh ya Maaf lahir batin ya pemirsa. Sebenernya gue ngumpet-ngumpet nich alias nyolong-nyolong tapi bukan nyolong duit ya….

Sebenernya gua itu sering ngamatin kalau tuan gua lagi mainan letop, eh letop apa lepot ya pokoknya itu yang bisa buat maen internetan gitu,…. walhasil gue bisa ngeblog!!!!!!!!!!!!!!!! yeyeye lalala……

Mumpung lepotnya masih idup dan gak kepake gua beraniin dech ikutan ngeblog, sebenernya sebelumnya gue udah pernah nyoba-nyiba main lepot pas tuan gue ketiduran gue ketik-ketik aja ngasal eh ternyata nemu bugel.. bugel atau dugel pokoknya itu yang biasa ditanyain sama orang banyak orang bilang tanya ajah tuch ke mbah bugel  gitu….

Gue gak mau kalah donk sama si Alfa, kucingnya Raditya dika, emang dia aja yang bisa ngeblog, gue juga bisa kali…… gue kan kucing haitek, haitek itu kan canggih kan iya kalau gak salah itu artinya emang canggih… liat aja gue bisa kasih link juga kan?

Lagipula tuan gue sich, masak kucing yg lain udah dikenalin di blog ini, gue sendiri yang belum… malu donk masak gue kagak eksis gitu..

makanya gue beraniin diri buat ngetik-ngetik gituuu di mari heheh….

(plak!) aduh!!!!  Tuch tangan tuan gue kemana-mana, biasa kalau tidur kebanyakan gaya…

Eh udah dulu ya, tadu gue udah ngetik biogata, itu tuh yang isinya ada hobi, tanggal lahir, alamat, pendidikan sampe panjang  banget eh begitu gue pencet satu tombol ilang semua, terpaksa ngetik lagi dech hadehw…

mungkin itu tombol yang dibilang sama tuan gue tombol dilet…

soalnya waktu itu pernah tuan gue lagi ngetik, trus gue iseng aja nylonong di atas tombol letop, trus tuan gue bilang “Jiah payah nich malah di dilet! Hadowhhhhhh!!!!!”

Waktu itu gue cuma cekikikan di balik pintu sampil nutup mulut pake tangan eh kaki gue,… maksudnya…. tuan gue pernah bilang kalau gue itu gak punya tangan, tapi kaki gue ada empat lho….

Eh udah dulu ya…… takut tuan gue keburu bangun…. biar afndol gua posting foto gue ya, ntar kalau ketemu di jalan jangan lupa di sapa…. met malam pemirsa.. Miawwwww….

I\m Sorry Good Bye!

Ini foto gue, unyu kan? :p

I\m Sorry Good Bye!

Sobat tidak suka nonton sinetron? Sama, aku juga. Juga berfikir penulis cerita sinetron itu lebay? Sama. Mati kutu alias gak kreatif itu kata yang tepat. Kebanyakan memang seperti itu (walaupun nggak semua) gak perlu lagi dibahas secara rinci kenapa. Semua orang sudah tahu. Pantas saja ya serial Korea atau Jepang jadi alternatif.

Berawal dari rasa eneg dengan sinetron saya memencet tombol remote tv berharap ada tayangan yg lebih berkualitas. Muncul lah beberapa program seperti On *** Spot, yang menayangkan keunikan serba tujuh. Wah ini menarik pikir saya. Setelah saya amati kok liputannya courtesy YouTube semua ya? Waduh kok gitu ya. Gak hanya cuplikan lho tapi semua liputannya dari YouTube.

Rupanya beberapa hari kemudian saya juga menjumpai beberapa konsep acara yang sama di beberapa tv nasional lainnya. Apakah alasan program tersebut mengandalkan video dari YouTube? Apa kareana alasan lebih hemat biaya jika dibandingkan harus mengeluarkan biaya liputan yang tentunya memiliki cost lumayan besar. Pertanyaanya sekarang adalah bolehkah sebuah program televisi menjadikan video-video dari YouTube sebagai bahan utama program dan menampilkannya di televisi?

Meskipun di setiap video yang ditayangkan terdapat tulisan “coutesy by YouTube”, tapi kenyataannya YouTube tidak memiliki hak cipta atas video-video yang ada di dalamnya. YouTube hanya memiliki hak siar. So, ada potensi pelanggaran hak cipta di sini. Terlebih menayangkan video dari YuoTube termasuk bentuk distribusi konten. Harus mulai berfikir tuch tim “kreatifnya”, sudah benar-benar kreatif belum nich?

For you to know, even YouTube pernah dituntut senilai Rp 9,5 triliun oleh Viacom, konglomeral media global pada Maret 2008. Mereka munuduh 150.000 klip video mereka telah di-upload ke YouTube tanpa izin dan telah disaksikan lebih dari 1,5 miliar kali. Wow!

YouTube pun sebenarnya tidak berdiam melihat pelanggaran hak cipta tersebut yaitu dengan menghapus video-video yang di-upload pengguna internet yang notabene melanggar hak cipta karena tanpa seizin pencipta atau pemilik hak intelektualnya. Sobat pasti pernah kan ingin membuka salah satu video di YouTube lalu tidak bisa ditayangkan karena kontennya sudah tidak ada, nah seperti itu efek dari pencegahan pelanggaran hak cipta di YouTube.

Well, saya fikir banyak kok kekayaan budaya, kekayaan alam dan keanekaragaman negeri ini yang bisa jadi bahan luar biasa untuk ditampilkan di program-program televisi. Bahkan mahasiswa asal Jepang misalnya membuat tugas film dokumenternya di Indonesia, ya karena kalau diekplorasi tidak ada habisnya. Apalagi beberapa tayangan kelas dunia seperti Discovery Channel yang sering melakuakan proses syuting di negeri yang tahun ini genap berusia 66 tahun ini. Pertanyaannya maukah kita meningkatkan potensi negeri kita atau lebih enak ambil jalan pintas (instan/pragmatis)?

“You agree not to distribute in any medium any part of the Service or the Content without YouTube’s prior written authorization, unless YouTube makes available the means for such distribution through functionality offered by the Service (such as the Embeddable Player)”- Youtube

<!–[if gte mso 9]> <![endif]–><!–[if gte mso 9]> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE <![endif]–><!–[if gte mso 9]> <![endif]–>

I\m Sorry Good Bye!

Source:

http://lintasan.dagdigdug.com/2011/05/23/youtube-televisi-dan-hak-cipta/

http://arijuliano.blogspot.com/2008/12/youtube-hak-cipta-dan-safe-harbor.html

Lima belas menit sebelum mengetik postingan ini saya baru saja pulang dari salah satu cabang bank ternama yang terletak di Kudus. Dengan perasaan agak kesal saya mengetik curhatan saya ini. Flashback yuk. Selesai sholat Jumat saya berencana untuk membuka rekening baru di bank tersebut untuk keperluan penting. Sebelumnya saya buka alamat website bank tersebut untuk mencari tahu jenis tabungan apa saja yang tersedia dan persyaratan pembukaan rekening. Setelah selesai browsing beberapa menit kemudian kulajukan motorku menuju bank yang jaraknya kurang lebih satu kilo dari rumah.

Sebelum sampai di bank saya berhenti di tempat foto kopyan untuk mengkopi kartu identitas (KTP), untuk persiapan jika dibutuhkan. Setelah sampai di bank tampak area parkir tampak penuh sesak dengan kendaraan yang didominasi mobil. Segera setelah turun dari motor saya masuk ke dalam bank kemudian bertanya pada salah satu security tempat pembukaan rekening. Kemudian diantarkanlah saya kepada seorang karyawan bank yang bertugas melayani calon nasabah. “Selamat siang ada yang bisa saya bantu?” tanya wanita bersetelan serba hitam tersebut. “Saya ingin membuka rekening mbak,” sahutku. “Maaf dengan bapak siapa (Bapak? Tuwir amat *dalam hati saya). “Saya Bowo,” jawab saya. “Maaf boleh saya lihat kartu identitasnya?” pinta wanita tersebut. Sejurus kemudian saya keluarkan KTP dari dompet saya.

I\m Sorry Good Bye!

Ini bukan foto saya tapi foto di KTP saya bruwetnya seperti ini

Karyawan bank tersebut mengerutkan dahinya ketika melihat KTP saya. Maklum foto saya dalam KTP tersebut memang sudah tampak blur, kalau orang Jawa mengatakan ‘mbruwet’. Hal ini terjadi lantaran KTP bersamaan dengan dompet saya pernah menyelam di bak cucian. Tidak hanya KTP beberapa benda saya yang lain juga pernah merasakan sejuknya air bak cucian salah satunya adalah charger netbook saya. Kartu beswan saya pun fotonya juga sudah pudar tapi yang satu ini karena kejahilan teman-teman beswan melempar saya ke kolam belut setahun lalu (setelah event HUT Djarum ke-59 usai ). Melihat reaksi wanita tersebut lantas saya keluarkan jurus andalan saya yaitu mengeluarkan SIM. Kejadian orang heran melihat KTP dengan gambar diri saya yang bruwet bukan yang pertama, dan jika orang yang meragukan keaslian KTP saya, langsung saya keluarkan SIM. Tapi kali ini sama saja, sebab foto di SIM saya juga mulai luntur (gak tahu pakai kualitas apa tuch SIM gambarnya cepat pudar).

Melihat KTP dan SIM yang saya berikan wanita tersebut berkata “Sebentar Pak saya tanyakan dulu ya, mohon tunggu,” ujarnya. Lantas karyawan bank tersebut berjalan ke arah karyawan yang lain. Sesaat kemudian ia kembali dan berkata “Maaf Pak, kartu identitasnya kurang jelas fotonya jadi kita belum bisa menerima, silakan buat KTP yang baru terlebih dahulu.” jelasnya. Perasaan kesal sempat mengahampiri mendengar perkataan wanita tersebut. “Waduh mbak saya butuh membuka rekening secepatnya, saya tidak punya waktu untuk mengurus KTP di kelurahan,” keluh saya. Saat mendengar sarannya untuk membuat KTP baru yang terlintas dalam pikiran saya adalah karut marut birokrasi. Saya dengar pembuatan KTP memang bisa langsung jadi hari itu juga (one day service). Tapi saya kan harus minta surat pengantar RT terus harus menunggu lama di kelurahan.

Waktu menunjukkan hampir pukul 14.00, saya melaju pulang dengan kendaraan yang saya naiki. Saya putuskan untuk mampir ke kelurahan. Dalam hati saya menduga pasti kelurahan sudah tutup tahu sendiri kan biasanya orang-orang kelurahan pada males. Sesampai di depan kantor kelurahan tampak pintu terkunci semua. Tuch kan…… Grrrrrrrrr!!!!!! (jengkel.com) padahal jam buka kelurahan kan harusnya sampai sore. So I’m home and mengetik curhatan ini hehehe……

I\m Sorry Good Bye!Beberapa minggu yang lalu ketika aku sedang akan tidur siang hanphone ibuku yang berada di kamarnya berbunyi nyaring hingga suaranya terdengar sampai kamarku. Panggilan telpon tersebut rupanya membawa kabar duka mengenai nenekku yang berpulang ke Rahmatullah. Beberapa bulan terakhir memang kondisinya melemah, maklum usianya sudah hampir 90 tahun. Ibuku, ayah dan aku sering pulang pergi ke rumah nenek yang berjarak kurang lebih delapan kilo dari rumah untuk menjenguknya.

Mendengar kabar duka tersebut aku dan ibuku segera menghubungi ayah dan kakakku yang masih bekerja. Langsung saya boncengkan ibu ke rumah nenek. Bersama keluarga besar dan sanak famili saya membantu mempersiapkan pemakaman nenek. Beberapa saat kemudian di tengah persiapan pemakaman muncul sosok laki-laki dengan setelan serba hitam seperti yang juga saya kenakan ikut membantu persiapan pemakaman. Saya tidak begitu memperhatikan wajahnya yang saya tahu hanya perawakannya yang agak sama dengan saya namun lebih gemuk sedikit.

I\m Sorry Good Bye!Para pelawat pun berdatangan ke pemakaman, laki-laki dan perempuan berjubel memenuhi halaman hingga ke tegalan samping rumah nenek yang ditanami ketela pohon. Disela-sela upacara pemakaman saya mendengar beberapa pelawat yang berbisik, “Itu kok mirip cucunya mbah Killah (nenek saya) ya,” bisiknya. Saya takbegitu paham apa yang dimaksudkan orang tersebut. Beberapa saat kemudian kakak iparku berkata”Om, orang itu tadi takira kamu Om, kok mirip ya?” tuturnya. Baru kemudian saya ngeh, ternyata ada sosok yang mirip dengan saya diantara sanak famili saya tersebut. Laki-laki tersebut adalah yang sempat saya ceritakan tadi berpakaian serba hitam. Setelah saya amati wajahnya memang mirip dengan saya. Sayang saya tidak sempat mengambil gambarnya untuk bisa dipampang disini (momennya kurang pas hehe). Saya kurang tahu siapa dia, maklum dari tujuh orang anak nenek menghasilkan banyak sekali menantu, cucu, cicit, yang terkadang saya sendiri kurang paham karena beberapa dari famili ada yang jarang bertemu. Yah… hal ini karena berbagai alasan seperti jarak dan kesibukan masing-masing.

Malam hari setelah tahlilan, semua keluarga besar berkumpul dan berbincang. Usut punya usut pria tersebut ternyata adalah suami dari sepupu saya. Kok bisa mirip ya? Padahal gak ada hubungan darah? Mungkin sobat pernah mengalami pengalaman bertemu dengan sosok yang mirip dengan sobat? Bisa dishare disini? Bahkan ada mitos yang mengatakan bahsa setiap orang di muka bumi memiliki tujuh orang kembaran alias orang yang bermuka mirip, percaya gak? Atau itu khusus buat yang wajahnya pasaran kali ya? Hahahahag… I\m Sorry Good Bye! And sobat juga perlu tahu kalau sekarang ada beberapa website online yang bisa mencarikan wajah-wajah orang di dunia ini yang mirip dengan wajah sobat, dari yang bener-bener hamper mirip, disamain ma muka artis hollywod sampe yang asal-asalan. Gak percaya coba ja link di bawah ini:

1. The33tv.com

2. Mashable.com

3. Facedouble.com

Ini beberapa wajah kembaran saya yang saya dapat lewat internet, mirip gak ya? let's check it out :

I\m Sorry Good Bye!I\m Sorry Good Bye!

I\m Sorry Good Bye!Sekarang coba sobat bayangkan memiliki seorang kembaran gimana rasanya ya? Trus apa yang sobat bakal lakuin?