Yusran Adhitya Kurniawan’s Blog

Archive for February 3rd, 2010

Mengurangi Bau Mulut Pada Pagi Hari

by on Feb.03, 2010, under Uncategorized

Ada kalanya tubuh kita sedang tidak dalam kondisi prima, misalnya habis menyantap sate kambing lalu pesta durian (dan malamnya lupa gosok gigi), jelas mulut kita akan memancarkan aroma yang sungguh tak sedap di pagi hari. Meskipun Anda dan suami sudah menikah 10 tahun dan saling menerima kekurangan masing-masing, bau mulut saat bangun tidur akan sangat mengganggu. Suami mungkin tidak berkomentar, namun ia mendadak turn off meskipun penampilan Anda sungguh menggoda pagi itu.
Beribu pertanyaan berkejaran di kepalanya: Makan apa ya, istriku semalam? Bau mulut pada pagi hari disebabkan oleh akumulasi mikroorganisme pada lidah, gigi, gusi, dan kerongkongan yang tidak dibersihkan. Mikroorganisme ini diserbu oleh bakteri yang ada dalam protein dan melepaskan produk buangan yang berbau. Proses ini dipercepat selama kita tidur, karena tidak ada air liur baru yang diproduksi.

Mengapa bau mulut terjadi?

Air liur Anda mengalir dengan begitu lambat, bahkan bisa berhenti. Artinya tidak ada penahan bakteri, hanya sedikit oksigen yang masuk, hampir tak ada gerakan lidah. Semua ini menjadi tanda bagi bakteri untuk mulai beternak. Selama tidur malam, Anda memproduksi dua generasi bakteri baru berikut produk buangan mereka yang disebut Volatile Sulphur Compounds.

Lendir di daerah hidung menebal. Ketika hal ini terjadi, lendir dapat menempel dengan kuat ke dinding dalam hidung dan sulit dilepaskan. Lendir hidung ini memiliki kadar protein tinggi, dan menjadi sumber makanan yang sedap bagi bakteri mulut.

Lidah Anda hampir menekuk di belakang kerongkongan. Hal ini membuat permukaan lidah bagian belakang menjelajah dengan mudah. Itu sebabnya mengapa ketika Anda bangun pagi, bau mulut Anda tak cuma busuk atau asam, tetapi juga menampakkan suatu lapisan putih atau kekuningan pada lidah. Warna lapisan ini tergantung pada tingkat kepedasan dan jumlah sulfur yang diproduksi.

Bagaimana mencegah bau mulut di pagi hari?

Yang pasti, Anda menggosok gigi dengan cermat. Usahakan menggosok gigi begitu selesai makan. Usai gosok gigi, jangan minum teh, kopi, atau susu lagi, karena akan menempel pada gigi Anda.

Untuk perokok, minumlah segelas air putih sebelum merokok. Kemudian berkumur dengan air sesudah merokok. Jika ada sisa makanan yang tidak terangkat oleh sikat gigi,
singkirkan dengan dental floss.

Sikat lidah Anda dengan penyikat lidah atau sikat gigi untukmengusir bakteri dan mempertahankan nafas yang segar.

Pastikan Anda memang makan dengan cukup pada malam hari, dan banyak minum air putih supaya tidak dehidrasi. Perut yang kosong juga membuat mulut berbau pada pagi hari.

Sebelum tidur, bersihkan mulut Anda dengan obat kumur (tentu saja berikut menyikat gigi). Hal ini penting untuk mengurangi jumlah bakteri pada mulut sebelum tidur. Siapa saja yang punya masalah mulut kering atau problem hidung perlu memperhatikan hal ini. Gunakan obat penyemprot hidung dari apotik untuk
membersihkan lendir.

source:www.mladuniamsyah.blogdetik.com

3 Comments more...

Menguji Kualitas Pasta Gigi Lewat Telur

by on Feb.03, 2010, under Uncategorized

Jakarta, Ingin tahu seberapa bagus kualitas pasta gigi yang Anda gunakan saat ini? Sebuah eksperimen mudah bisa dilakukan di rumah untuk membuktikan kandungan fluoride dalam pasta gigi. Dengan bermodalkan telur, Anda bisa tahu apakah pasta gigi yang dipakai selama ini cukup mencegah gigi keropos atau tidak.

Gigi keropos adalah kerusakan pada struktur gigi yang berdampak pada lapisan luar yang melindungi gigi, yaitu email. Kerusakan ini dapat terus menjalar hingga lapisan dalam gigi (dentin dan pulpa). Jika kelamaan dibiarkan, bukan hanya sakit gigi yang akan terasa tapi bisa juga penyakit serius.

“Saya pernah punya pasien seorang mantan istri pejabat. Ia divonis terkena stroke hanya gara-gara infeksi di giginya. Dan itu semua terjadi setelah 2 tahun mengalami infeksi gigi,” kata drg Rosa Rai Djalal dalam acara ‘Eggsperimen, Only the Strong Proves Lasting’ di Plaza Sentral, Jakarta, Rabu (3/2/2010).

Menurut dokter cantik yang juga istri Jubir Presiden SBY, Dino Pati Jalal itu, gigi akan mudah keropos jika ada empat faktor, yaitu gigi itu sendiri, substrat (sisa makanan), mikroorganisme dan waktu.

“Plak atau sisa makanan yang mengandung karbohidrat dan gula akan diubah oleh bakteri dalam mulut menjadi senyawa yang bersifat asam. Asam yang dikeluarkan plak lama-lama bisa mengikis email gigi sehingga menyebabkan pengeroposan,” kata drg Rosa.

Oleh karena itu, untuk mencegah dan melindungi gigi dari pengeroposan, pastikan pasta gigi yang digunakan mengandung cukup fluoride. Zat fluoride akan mencegah pengeropposan gigi dengan cara menghambat demineralisasi dan mengeraskan email gigi

Bagaimana mengetahui fluoride itu cukup atau tidak? Cobalah lakukan percobaan sederhana berikut ini :

1. Sediakan sebuah telur, mangkuk dan pasta gigi.
2. Tuangkan pasta gigi ke dalam mangkuk kecil yang telah berisi air, aduk dan larutkan dengan rata
3. Benamkan telur ke dalam larutan pasta gigi, biarkan selama 4 hari
4. Setelah 4 hari, bilas telur yang sudah direndam tersebut hingga bersih lalu keringkan
5. Setelah kering, masukkan telur ke dalam gelas yang berisi larutan cuka dan biarkan selama 3 jam

Jika dalam waktu 3 jam sisi kulit telur yang sudah direndam dalam larutan cuka tersebut menjadi tidak utuh, artinya kandungan fluoride dalam pasta gigi tersebut belum maksimal. Seharusnya fluoride yang ada dalam pasta gigi bisa mempertahankan kalsium pada kulit telur selama 5 jam.

Ciri-ciri telur yang dilapisi pasta gigi ber-fluoride rendah diantaranya:

1. Cepat menghasilkan gelembung-gelembung udara saat pertama kali dicelupkan dalam larutan asam
2. Cepat terapung karena berat jenis telur menjadi berkurang akibat lepasnya kalsium dari kulit telur
3. cepat mengalami pengelupasan cangkang telur dalam waktu 3 jam

Dalam percobaan tersebut, telur dianalogikan sebagai gigi karena sama-sama memiliki jaringan kalsium yang rentan terhadap asam. Sementara itu cuka dianalogikan seperti asam pada mulut. Asam pada cuka dan asam pasa mulut sama-sama bersifat korosif dan bereaksi terhadap kalsium.

Pasta gigi yang bagus adalah pasta gigi yang mampu mencegah kerusakan kalsium gigi dari senyawa asam. Dalam uji coba telur, pasta gigi yang bagus harusnya bisa mencegah kerusakan kulit telur agar tetap utuh dan tidak lepas dari cangkangnya.

Selain sikat gigi menggunakan pasta gigi ber-fluoride cukup, konsumsi sayur dan buah juga harus diperbanyak karena bisa bersifat sebagai self cleaning. “Buah dan sayur akan memicu produksi air liur sehingga mengurangi tingkat keasaman di mulut dan mengurangi risiko gigi keropos,” kata drg Rosa.

Menyikat gigi 2 kali sehari juga sebaiknya jangan diremehkan karena dampaknya bisa mempengaruhi estetika seseorang.

“Imbauan untuk sikat gigi 2 kali sehari (sesudah makan dan sebelum tidur) bukan main-main. Kebersihan dan kerapihan gigi adalah faktor penting yang menunjang estetika, terutama wanita. Biarpun cantik tapi kalau giginya keropos, pasti kelihatannya jadi jelek,” ujarnya.

source:www.health.detik.com

27 Comments more...

Intel, Micron Introduce 25-Nanometer NAND — The Smallest, Most Advanced Process Technology in the Semiconductor Industry

by on Feb.03, 2010, under Uncategorized

SANTA CLARA, Calif. and BOISE, Idaho, Feb. 1, 2010 (GLOBE NEWSWIRE) — Intel Corporation and Micron Technology, Inc. (Nasdaq:MU) today announced the world’s first 25-nanometer (nm) NAND technology, which provides a more cost-effective path for increasing storage capacity in such popular consumer gadgets as smartphones, personal music and media players (PMPs), as well as the new high-performance class of solid-state drives (SSDs).

NAND flash memory stores data and other media contained in consumer electronics products, retaining information even when the power is turned off. The drive toward smaller NAND processes enables the continued development and introduction of new uses for the technology. Not only is the 25nm process the smallest NAND technology, it is also the smallest semiconductor technology in the world – a technological accomplishment that continues the advancement of more music, video, and other data in today’s consumer electronics and computing applications.

Manufactured by IM Flash Technologies (IMFT), Intel and Micron’s NAND flash joint venture, the 25nm process produces 8 gigabytes (GB) of storage in a single NAND device, creating a high-capacity storage solution for today’s tiny consumer gadgets. It measures just 167mm2 — small enough to fit through the hole in the middle of a compact disc (CD), yet packs more than 10 times the data capacity of that CD (a standard CD holds 700 megabytes of data).

With a committed focus and investment in NAND research and development, Intel and Micron have doubled NAND density roughly every 18 months, which leads to smaller, more cost-efficient and higher capacity products. IMFT started production with a 50nm process in 2006, followed by a 34nm process in 2008. With today’s 25nm process, the companies are extending their process and fabrication leadership further with the introduction of the smallest semiconductor lithography available in the industry.

“To lead the entire semiconductor industry with the most advanced process technology is a phenomenal feat for Intel and Micron, and we look forward to further pushing the scaling limits,” said Brian Shirley, vice president of Micron’s memory group. “This production technology will enable significant benefits to our customers through higher density media solutions.”

“Through our continued investment in IMFT, we’re delivering leadership technology and manufacturing that enable the most cost-effective and reliable NAND memory,” said Tom Rampone, vice president and general manager, Intel NAND Solutions Group. “This will help speed the adoption of solid-state drive solutions for computing.”

The 25nm, 8GB device is sampling now and is expected to enter mass production in the second quarter of 2010. For consumer electronics manufacturers, the device provides the highest-density in a single 2 bits-per-cell multi-level cell (MLC) die that will fit an industry-standard, thin small-outline package (TSOP). Multiple 8GB devices can be stacked in a package to increase storage capacity. The new 25nm 8GB device reduces chip count by 50 percent compared to previous process generations, allowing for smaller, yet higher density designs and greater cost efficiencies. For example, a 256GB solid-state drive (SSD) can now be enabled with just 32 of these devices (versus 64 previously), a 32GB smartphone needs just four, and a 16GB flash card requires only two.

Relevant Links

For up-to-date Micron and Intel news:

* Micron Innovations Blog: www.micronblogs.com

* Micron on Twitter: http://twitter.com/microntechnews

* Micron Pressroom: www.micron.com/media

* Intel Pressroom: www.intel.com/pressroom

* Intel Blog: http://blogs.intel.com

* Intel on Twitter: http://twitter.com/intelnews

About Intel

Intel (Nasdaq:INTC), the world leader in silicon innovation, develops technologies, products and initiatives to continually advance how people work and live. Additional information about Intel is available at www.intel.com/pressroom and http://blogs.intel.com. For more details on Intel NAND flash solutions go to www.intel.com/go/ssd.

The Intel Corporation logo is available at http://www.globenewswire.com/newsroom/prs/?pkgid=7015

About Micron

Micron Technology, Inc., is one of the world’s leading providers of advanced semiconductor solutions. Through its worldwide operations, Micron manufactures and markets DRAMs, NAND flash memory, other semiconductor components, and memory modules for use in leading-edge computing, consumer, networking, and mobile products. Micron’s common stock is traded on the NASDAQ under the MU symbol. To learn more about Micron Technology, Inc., visit www.micron.com.

Intel and the Intel logo are trademarks of Intel Corporation in the United States and other countries.

* Other names and brands may be claimed as the property of others.

©2010 Micron Technology, Inc. and Intel Corporation. All rights reserved. Information is subject to change without notice.

Micron and the Micron logo are trademarks of Micron Technology, Inc.

The Micron Technology, Inc. logo is available at http://www.globenewswire.com/newsroom/prs/?pkgid=6950

This news release contains forward-looking statements regarding the production of the 25nm 8GB NAND device. Actual events or results may differ materially from those contained in the forward-looking statements. Please refer to the documents Micron files on a consolidated basis from time to time with the Securities and Exchange Commission, specifically Micron’s most recent Form 10-K and Form 10-Q. These documents contain and identify important factors that could cause the actual results for Micron on a consolidated basis to differ materially from those contained in our forward-looking statements (see Certain Factors). Although we believe that the expectations reflected in the forward-looking statements are reasonable, we cannot guarantee future results, levels of activity, performance or achievements.

source:www.money.cnn.com

46 Comments more...

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!