Yusran Adhitya Kurniawan’s Blog

Indonesian Issues 2010

Strategi Penggunaan UU ITE Dalam Dunia Cyber Sebagai Kontrol Kebebasan Berekspresi Pada Media Baru

by on Oct.11, 2010, under Indonesian Issues 2010

1 Internet sebagai Media Ekspresi

Internet sebagai media yang tidak dapat lepas dari masyarakat Indonesia membuktikan bahwa internet memiliki peran yang sangat penting bagi kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan, hal ini yang menyebabkan semua elemen masyarakat, dari anak kecil hingga dewasa banyak yang menggunakan fitur internet tersebut, sebagian besar kegiatan yang dilakukan pengguna media baru tersebut antara lain e-mail, instant messenger dan berkunjung ke situs jejaring sosial, seperti Facebook, Twitter, Friendster, dan Koprol.[1] Hal tersebut sejalan dengan hasil pencatatan Alexa per 8 November 2009, bahwa Facebook saat ini menduduki peringkat teratas sebagai sebuah situs yang paling sering dikunjungi pengguna media baru di Indonesia. Secara berurutan, 10 besar situs yang paling banyak dikunjungi dari Indonesia adalah sebagai berikut:

  1. Facebook.com (situs jejaring sosial)
  2. Google.co.id (search engine)
  3. Yahoo.com (mail dan search engine)
  4. Google.com (mail dan search engine)
  5. Blogger.com (blog service)
  6. YouTube.com (video sharing)
  7. WordPress.com (blog service)
  8. Kaskus.us (local online forum)
  9. Detik.com (local news portal)
  10. Wikipedia.com (online encyclopedia)

Berdasarkan hasil dari data di atas, setidaknya ada tiga situs utama yang dapat memfasilitasi pengguna media baru di Indonesia untuk berekspresi kepada publik dan saling bertukar informasi, yaitu situs jejaring sosial seperti Facebook dan situs layanan blog Blogger.com dan WordPress.com.

Media baru semacam Blog, Twitter dan Facebook juga digunakan untuk menyampaikan kebebasan berpendapat dan berekspresi.[2] Berdasarkan hasil survai online yang dilakukan oleh ICT Watch pada Oktober 2008 yang diikuti oleh 11600 responden, ternyata 53% responden memilih Blog sebagai media informasi yang paling dapat mendukung kebebasan berekspresi di Indonesia. Dari data tersebut dapat dibuktikan bahwa pemanfaatan media bagi kebebasan berekspresi dan memperoleh informasi didapat dari media baru.

Pentingnya media baru, membuat masyarakat menjadi lebih konsumtif untuk mengakses internet itu sendiri, sehingga banyak kalangan yang membuat suatu komunitas sebagai wadah aspirasi bersama, sebagai contoh ketika komunitas Facebooker membuat komunitas yang bernama “Dukungan Bagi Ibu Prita Mulyasari”. Sepeti yang kita telah ketahui bahwa Prita Mulyasari adalah seorang ibu yang mempunyai dua anak balita, yang melakukan kritik melalui e-mail dan kemudian menyebar ke berbagai mailing-list terhadap layanan dokter dari Rumah Sakit Omni International Alam Sutera Tangerang yang diterimanya. Prita kemudian sempat harus ditahan di dalam di penjara wanita Tangerang selama tiga minggu karena didakwa, salah satunya dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Pasal 27 Ayat 3 tentang Pencemaran Nama Baik (melalui Internet) dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun.

Berdasarkan Undang-undang No. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana, dengan adanya ancaman penjara di atas lima tahun, maka jaksa atau kepolisian berhak melakukan penahanan. Hanya beberapa hari setelah cause Facebook tersebut di bentuk, pada 3 Juni 2009 telah terkumpul 23.000 dukungan. Para Facebooker, yang sebagian juga Blogger tersebut, terus menyuarakan aspirasi dan ekspresinya, yang intinya meminta Prita untuk dibebaskan dari tahanan. Hal inilah yang menjadi ciri bahwa masyarakat Indonesia mulai menyadari UU ITE perlu ditempatkan pada proposinya.

Dari contoh di atas, maka media baru seperti Facebook, Blog, dan sebagainya adalah ranah publik yang memiliki peran signifikan dalam pembentukan kultur dan opini masyarakat. Kebebasan dan keterbukaan dalam berekspresi dan berinformasi dari-oleh-untuk masyarakat dapat tumbuh subur dengan pemanfaatan seoptimal mungkin layanan media baru tersebut. Dasar dari media baru yang alamiahnya bersifat cair, dapat seketika mengkristal dan menjadi sebuah parlemen online. Ketika saluran formal untuk menyampaikan aspirasi dan partisipasi publik terhambat, maka media barulah yang menjadi sarana yang ampuh, sehingga para anggota parlemen online ini merasa lebih bebas berekspresi, berpendapat, menyampaikan ketidakpuasan serta mengkritik segala sesuatu yang tidak sesuai dengan kehendaknya. Parlemen online ini pun segera mendapatkan respon masyarakat yang semakin meluas dalam berbagai bentuk, termasuk dalam bentuk aksi turun ke jalan, walaupun seperti itu kemampuan untuk mengoptimalkan media baru tersebut ternyata tidak selalu berbanding lurus dengan pemahaman masyarakat atau setidaknya penggunanya terhadap aspek kebijakan dan hukum yang terkait didalamnya.

Berbagai kasus di Indonesia menunjukkan bahwa ada kesenjangan antara kebebasan berpendapat yang dikemukakan secara online dengan tindakan hukum yang menyertainya. Dengan mudah, kini seseorang yang memberikan pendapat, ekspresi ataupun informasinya melalui media baru, dapat didakwa melakukan perbuatan melanggar undang-undang. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati untuk melakukannya agar tidak ingin terjerat pada hal-hal yang dirasa dapat merugikan diri kita sendiri.

Hal-hal inilah yang kemudian dapat menjadi penghambat ataupun halangan atas kebebasan berekspresi dan keterbukaan informasi di Indonesia melalui media baru. Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya pasal 27 ayat 3, secara jelas telah memakan “korban”. Pasal tentang pencemaran nama baik secara online tersebut, adalah pasal karet yang rentan disalahgunakan untuk melindungi “perasaan” seseorang yang lebih mampu secara finansial, kedudukan maupun politik ketimbang “nama baik”.

2. Penggunaan UU ITE pada Media Baru

Dunia maya atau lebih dikenal dengan cyber sudah semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari di masyarakat Indonesia. Salah satu situs jejaring sosial yang saat ini ratingnya sangat baik dalam mesin pencarian Google, Yahoo, Bing atau mesin pencari lain adalah Facebook. Hal ini akan menjadi permasalahan hukum apabila kita baik disengaja maupun tidak disegaja akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang disetujui oleh Pemerintah dan DPR pada tanggal 25 Maret 2008 dan diundangkan pada tanggal 21 April 2008.

Peran yang sangat besar dari UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE ini untuk mengatur kehidupan manusia khususnya bagi para pengguna Facebook, ada tiga ancaman yang dibawa UU ITE yang berpotensi menimpa facebook di Indonesia yaitu ancaman pelanggaran kesusilaan [Pasal 27 ayat (1)], penghinaan dan/atau pencemaran nama baik [Pasal 27 ayat (3)], dan penyebaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) [Pasal 28 ayat (2)].

Peran yang sangat besar dari UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE ini untuk mengatur kehidupan manusia khususnya bagi para pengguna Facebook, ada tiga ancaman yang dibawa UU ITE yang berpotensi menimpa facebook di Indonesia yaitu ancaman pelanggaran kesusilaan [Pasal 27 ayat (1)], penghinaan dan/atau pencemaran nama baik [Pasal 27 ayat (3)], dan penyebaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) [Pasal 28 ayat (2)].

Dari Pasal 27 ayat (1) UU ITE dapat kita pahami bahwa setiap user/member Facebook yang memberikan gambar-gambar senonoh atau memberikan jasa penjualan seks komersial sebagai tempat transaksi akan dapat dikenakan dalam pasal ini. Walaupun pengertian porno masih sangat kabur dan tidak dapat diinterpretasikan dengan jelas. Ataupun gambar tersebut dikategorikan sebagai unsur seni fotografi. Jadi diperlukan prosedur dan pemahaman dari para penyidik dan hakim.

(continue reading…)

2 Comments :, , more...

Bendera MERAH PUTIH Yang Sempat Hilang

by on Aug.17, 2010, under Indonesian Issues 2010

bendera-indonesia1Melihat hari ini yang begitu sejuk dirumahku, di kota udah Cirebon membuat saya ingin merasakan liburan kuliah lebih lama lagi untuk menikmati udara dan suasana di rumahku ini. Tak terasa sudah 3 pekan ku habiskan waktu libur dirumah, dan tak terasa pula hari ini adalah tanggal 17 Agustus, dimana ketika umur ku 12 tahun aku bersiap diri untuk menyambut DIRGAHAYU INDONESIA-HUT RI atau biasa kami menyebutnya 17 Agustusan dengan mengikuti berbagai lomba dari makan kerupuk, memasukan paku kedalam botol, mencari koin di semangka yang berlumuran oli, cerdas cermat hingga menyanyi dangdut. Itu semua aku ikuti di sekitar kawasan rumahku. Alhamdulillah pada saat itu ku mendapat juara 1 untuk cerdas cermat dan juara 2 untuk lomba menyanyi dangdut di umurku yang ke-12 Tahun. Itu menjadi moment yang tak terlupakan bagiku di Tanggal 17 Agustus. Namun hari ini tanpa ku sadari adalah Tanggal 17 Agustus, hari yang dinantikan kedatangannya oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Begitu banyak hal yang dilakukan untuk menyambut hari ini, dari Upacara Bendera, Berbagai perlombaan, Menghias rumah/gedung dengan ornamen-ornamen khas Indonesia, dan yang paling umum di setiap rumah adalah memasang Bendera Merah Putih INDONESIA.

Hari ini aku beserta kakak dan orangtua ku hampIr tidak menyadari bahwa hari ini adalah tanggal 17 Agustus, sehingga kami pun lupa untuk memasang bendera di depan rumah. Mungkin hal ini terjadi karena selain kami sekeluarga tidak menyadari, tetangga kami pun yang tepat berada di depan rumah belum memasang bendera Merah Putih juga. Sehingga Bapak RT yang rumahnya tidak jauh dari rumah KAMI berusaha mengingatkan kami untuk segera memasang Bendera Merah putih yang sudah menjadi hal yang umum. Ketika itu aku disuruh orangtua ku untuk mencari bendera merah putih yang kami punya sebanyak dua helai, saya pun langsung mencari di rak baju, namun bendera itu tidak ku temukan. Aku cari lagi di setiap sudut rumah dengan rasa khawatir, ternyata tidak ada. Lalu ku coba membuka kards yang berisi pakaian lama yang seharusnya bendera yang satunya lagi (bendera Merah putih yang sudah Lama) ada di kardus tersebut, namun anehnya bendera itu tidak ada juga. Aku berfikir dan mmengingatnya beratus-ratus kali dimana bendera Merah putih itu aku simpan, karena terakhir yang menyimpan Bnedera itu adalah aku. Aku pun terus disuruh orang tuaku untuk mencarinya, namun tetap saja setelah ku cari-cari hasilnya Nihil. Aku pun menyerah dan memutuskan unttuk membeli Bendera Merah Putih di pagi hari ini, di mana semua orang sedang beristirahat setelah Sahur tadi pagi. Aku bergegas untuk membelinya. Namun ditengan Jalan aku berpapasan dengan Tetangga rumah ku yang lain dan memintaku unutk berhenti. Akupun dengan perasaan yang terburu-buru tidak menghiraukannya, langsung ku tancap gas motor dengan kencang untuk membeli bendera Merah Putih INDONESIA. Akhirnya tidak jauh ku menemukan seseorang yang berjualan bendera, langsung saja ku membelinya dengan harga yang cukup murah dibandingkan dengan sebelum Tanggal 17 Agusutus ini, mungkin untuk Melarisi dagangan bapak-bapak itu. Langsung ku pergi kerumah dengan rasa tenang karena sudah membawa bendera Merah putih yang baru saja ku beli tadi.

Aku segera menuju kerumah dan ketika aku menuju kerumah, Bendera sudah terpasang, akupun kaget kenapa bendera itu bisa terpasang dirumaku, padahal aku baru saja membelinya. Dan disitu pula ada tetanggaku yang berkata”Kenapa tadi dipanggil dijalan, tidak menjawa?” akupun langsung berbicara, maaf Bu buru-buru untuk membeli bendera ini. Ibu itupun berkata : “Loh kok beli Bendera lagi, unutk pa?” untuk dipasang bu di rumah, karena bendera yang kami miliki hilang. Mmmmmmmm Itu Bendera ada sudah dipasang, kok masih membeli yang baru?,  begitu banyak Tanda Tanya (??????????) dikepalaku, kenapa bendera yang sempat hilang itu bias kembali lagi?. Jawabannya adalah ada di Ibu-ibu tetanggaku yang sempat meminjam bendera tersebut beberapa bulan yang lalu untuk anaknya yang membutuhkan bendera itu. Dan aku baru menyadarinya, Bendera itu aku pinjamkan ke ibu tetanggaku dirumah. Hufhhh..

Bendera yang sempat hilang ternyata tidak hilang, jadi Hai ini dirumahku hanya memasang satu bendera yaitu bendera yang sudah dikembalikan oleh tetanggaku. Bendera yang baru ini, saya simpan saja dirak baju sebagai cadangan. Dan Akhirnya dengan ada bendera Merah Putih di depan rumahku, kami serasa lenkapuntuk memperingati HUT RI Ke-65 Tahun ini.

10 Comments : more...

MAHA-STAR 2010 (COME ON JOIN IT NOW)

by on Jul.04, 2010, under Indonesian Issues 2010

MAHA-STAR 2010

Buat Kamu Mahasiswa Buktikan Dan Tunjukan Bakatmu

maha-star-2010
Kategori Bakat :
• Badut
• Beatbox
• Bermain alat musik
• Dance/tarian
• Komedian
• Pantomim
• Penyanyi
• Sulap
• Ventriloquist/bicara perut
• Lainnya
(continue reading…)

Leave a Comment : more...

Mental Disorders Are Controversial

by on May.18, 2010, under Indonesian Issues 2010

jiwaIn Jakarta, mental disorders often connotations with crazy people in the street or in a mental hospital. Yet not only that, many other deviant behaviors are classified as mental disorders, even controversial.

Anything controversial mental disorder?

As quoted from the LiveScience, following 10 controverial mental disorder:

1. Gender identity disorders

The most controversial in the Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM mental disorders or guidelines) is a disorder of gender identity or gender dysphoria is called.

Gender identity disorders that is when someone who has normal sexual anatomy but want to change the opposite sex with gender at birth.

2. Sex addiction

According to the Society for the Advancement of Sexual Health, sexual addiction is marked by a lack of control over a person's sexual behavior.

Sex addiction is not merely due to illness could not resist the temptation or sexual stimulation, but also because of an inability to control behavior.

3. Homosexuality

Sexual interactions in people with the same sex has become controversial since the first. People who perform a type called a homosexual sexual relations, and is divided into a gay (male homosexual), or lesbians (homosexual women).

4. Asperger Syndrome

Overview of Asperger's syndrome looks normal, has no physical problems and have a normal intelligence level. New problems arise when patients have to interact with others.

Asperger syndrome looks weird and has no concern and empathy when communicating with people. Patients did not know the meaning of body language like smiling, sad face, happy that people who do not know that his interlocutor with Asperger's Syndrome will taste weird.
(continue reading…)

7 Comments :, more...

The Causes Of People Hallucinate

by on May.14, 2010, under Indonesian Issues 2010

halusinasiIn My country, especially in the capital city of Indonesia, Jakarta. Unconscious, everyone must have experienced hallucinations in the form of sound or visual. What causes people to hallucinate?

Hallucinations usually involves something that is felt or heard, but that did not exist when someone is awake or conscious.

Hallucinations usually occur without stimulation of the brain is present and can not distinguish between reality and fantasy. It usually occurs in the form of smell, taste, sight, sound or touch feeling.

As quoted from nlm.nih.gov and Buzzle.The cause of the hallucinations that occur usually depends on what type of hallucinations experienced by these people, namely:

Auditory hallucinations

Auditory hallucinations such as hearing voices, music or like her name-calling, but when he saw around him that does not exist. Also sometimes also arises the speaking voice or her to do something.

Hallucinations of this type is usually more common in psychotic conditions like schizophrenia, depression or isolation. A very strong depression can interfere the normal function of the human mind. Whereas when someone isolated from the social world would be a bad influence on his mind because there is no normal outlet for their social needs.

Visual hallucinations (visual)

Visual hallucinations usually occur gradually and starts with someone seeing things in various forms such as shadow, the pattern of flashes of light or object. But the most common perception is to see human beings or animals that are not there.

Hallucinations associated with seeing something usually influenced by drugs such as narcotics, marijuana or certain medications that can make a person's perception disturbed. Tricks distracting thoughts can cause hallucinations constant awareness.

Other causes are people suffering from dementia will often see things move or visualize a situation or condition and this is generally regarded as a definitive sign of dementia.

Exhaustion and fatigue factors

When a person feels fatigue and exhaustion, the brain would be too tired and can not work properly. So that blur the line between what is real and Imaginated and produce hallucinations that are trusted by the person.

Someone who started hallucinating and often can not distinguish between imagination should real dams should immediately see a doctor.

Since many medical conditions that can cause hallucinations. Someone who can fantasize about an advanced nervous, frightened and paranoid therefore should not be left alone.

Leave a Comment :, more...

If You Wanna Never Hurt When Stuck Rain, Walking or Running?

by on May.13, 2010, under Indonesian Issues 2010

rainIn my Country Indonesia, Rain sometimes makes a headache because the air pressure is low. People will usually quick to avoid the rain with the hope that no ill. When trapped rain, which should be running as usual or running hard?

Body condition during the rainy season then it's usually easy to drop as much as possible not too wet if it was not fit.

Some diseases in the rainy season include dizziness, flu, dengue fever, diarrhea, vomiting, dysentery, intestinal worms. When body is wet, damp clothes that make a home causing mold and fungus on the skin like the groin, between toes, breast fold.

Presumably sprinted through the rain to run only safer than walking alone because the body will be more wet. Overview assuming it is true, because by running the rain will be much briefer. But running will make the blows that rain water does not only come from above, but also from the front so it is quite reasonable to run when the rain just makes it more moist.

Excerpted from the Gazette,  two scientists from North Carolina, Thomas Peterson and Trevor Wallis never do experiments about it. They do it in the Appalachian mountain region during rainstorms in the summer of 1996.
In the rain, Wallis ran as far as 100 yards in their office parking lot while Peterson was just walking. Both are wearing hats and clothing made from the same, such as cotton.

Once through the pouring rain, their clothes immediately weighed. Peterson turned out clothes for 40 percent more weight than wet by rain water that ran Wallis clothes quickly.

(continue reading…)

Leave a Comment :, , more...

Do not Die Young For Bad Behavior

by on May.10, 2010, under Indonesian Issues 2010

young-peopleIn Jakarta, If you always think positive, then everyone wants to live long and have a healthy body. But not a few people who actually plunged himself to die young by doing a bad habit.

Most people already know that the bad things he did can trigger severe health conditions and lead to death. However, though still many people who still do it.

Note there are some bad habits that can reduce life expectancy or someone to trigger the occurrence of early death, namely smoking, especially if it starts from an early age, alcohol consumption, lack of physical activity at least less than two hours a week and have a bad eating pattern that is consume less fruit and vegetables but consume a lot of fat or sugar.

Researchers from Norway have found that people who have behaviors that allow fatal triple die from heart disease or cancer.

“The pattern of life as it could increase the risk of death four times by various causes and can make a person look 12 years older than her age,” said Dr. Elisabeth Kvaavik, from the University of Oslo.

Besides unhealthy lifestyle causes a person has high cholesterol, high blood pressure, diabetes and various other health conditions that can trigger blood vessel disease.
(continue reading…)

4 Comments : more...

Health Research Association of Communicable Diseases 2010 in Polar 2

by on May.08, 2010, under Indonesian Issues 2010

diseaseIn Jakarta, the Ministry of Health will return to Basic Health Research (Riskesdas) 2010. In researching this time will take precedence biomedical research two infectious diseases of malaria and tuberculosis (TB).

Research results will be reported in Summit (Summit) in New York, 20-22 September 2010. In the summit, about 189 heads of state will evaluate the progress achieved from the objectives of Millennium Development Goals (MDGs). Evaluation is based apda data available since 1990 until now.

“The purpose of this research is to complement the data that are not yet available in the year 2010, making it much simpler than Riskesdas 2007,” said Dr. dr Trihono Msc, in a press conference at the office Kemenkes, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

If representation Riskesdas 2007 to reach the national level to district, this year only to the provincial level.

The number of sample households that were involved in this research only 70 thousand, while in 2007 reached 280 thousand. The number of block samples also decreased from 1800 to 2007 to 2800 in 2010.

Data was collected through interviews, measurement and laboratory examination. Smaller in scope, focusing on indicators relating to the eight MDG goals.
(continue reading…)

5 Comments :, , more...

Pemilihan JAKA-RARA Duta Pariwisata Kota Cirebon 2010 (ABANG-NONEnya Cirebon)

by on Apr.03, 2010, under Indonesian Issues 2010

7523_1128271018290_1572655505_30328796_3173592_nMenjadi Duta suatu Kota merupakan salah satu pengabdian bagi bangsa INDONESIA yang kita cintai ini, dan bagi  semua para pemuda – pemudi Cirebon yang berada di Cirebon, Pagelaran ini merupakan pintu gerbang untuk memasuki dunia yang lebih cerah dimasa yang akan  datang pada dunia,  Kebudayaan, Entertainment, Pendidikan, Carrier,dsb..
Let's Join it Friends….^^

Persyaratan Peserta :

– Membayar Biaya Pendaftaran Rp.10.000,- /orang.

– 17 (min kelas 3 SMA/SMK/ sederajat) – 24 tahun .

– Belum menikah dan belum mempunyai anak.

– Mengenal Budaya & Pariwisata Kota Cirebon.

– Memiliki pengetahuan umum dan wawasan luas.

– Sehat Jasmani dan Rohani.

– Berpenampilan Menarik

– Mengisi Formulir Pendaftaran Secara Lengkap.

– Tinggi badan min 160 Wanita / 170 Laki-laki.

– Mendapat Ijin dari Orang Tua dibuktikan dengan Surat Pernyataan.

lampiran:

Foto copy KTP

Foto berwarna ukuran 3cm x 4cm ( 2 lembar)

Foto berwarna ukuran post card, close up (1 lembar)

Foto berwarna ukuran post card, seluruh badan (1 lembar)

Tempat Pendaftaran :

Dee Pratama

Jl. Olahraga No. 56 B Tlp. 0231-200017 kota cirebon

DISPORBUDPAR

Jl. Brigjen Darsono Bypass no. 05 tlp. / fax 0231-486856 kota cirebon

Pendaftaran mulai tgl 15 maret2010 s/d 10 april 2010

Audisi tgl 10 april 2010

CP :
Andhika- 081804210686

Adhry – 081564651986

Nanda – 08131208974

*i got the image above from my frind : Ajenk Ayu Chubie (On Facebook)

1 Comment :, , more...

MEMORIES OUTBOUND BATCH.3 @ CIKOLE,LEMBANG BANDUNG

by on Feb.22, 2010, under Indonesian Issues 2010

Outbound BESWAN DJARUM 2009/2010 BATCH.3 at Cikole,LEMBANG BANDUNG 18th-21st February is great activity, i can get more knowledges, experienches, and many more.
besides that i found my new best friend there, may be his face like me..and my friends say that also.and the things that important were in the same team (TEAM 2) DUA..DUA.. 8X HUHH..That’s our yel-yel..we are cooperate and always keep spirit, and also support each other.thank you for my teamate (team 2) and my best friend Teguh (Banten), hopefully we all can keep contact and SALAM BESWAN :)

Tentunya dalam acara outbound ini dengan TEMA ACHIEVEMENT MOTIVATION TRAINING mempunyai banyak sekali makna, diantaranya:Banyak cara dapat dilakukan untuk meningkatkan soft skill, salah satunya melalui kegiatan games outbound atau outbound games. Team work, keberanian, manajerial, kemandirian, cinta alam, kesabaran, dll dapat diperoleh dari berbagai macam game-game outbound dan services outbound.

Sepertinya pelatihan outbound game atau games outbound itu, pelatihan ajaib. Sebenarnya apa itu outbound games?. Game outbound tidak lain merupakan pelatihan manejemen diri yang memadukan olah pikir, rasa, dan raga. Dan diadakan di alam terbuka dan dikondisikan di luar kebiasaan. “Seperti orang yang bekerja meninggalkan kebiasaannya berada, berpikir dan berbuat. Kemudian ia menganti cara berpikir dan cara berbuat tersebut untuk mendapatkan hal- hal yang baru

Singkatnya, tahapan proses belajar di lokasi outbound mempunyai empat tahapan, di mana para peserta diajak permainan tertentu oleh operator outbound yang kita sebut experience, setelah tahap experience, mereka mendiskusikan manfaat permainan itu dalam kelompok kecil (processing), dan menyimpulkannya dari hal yang kecil ke hal- hal yang besar (generalizing), selanjutnya mereka merefleksikannya dan menerapkan pengalaman itu dalam sistem kerja kehidupan mereka.

Dengan demikian outbound game atau outbound services memiliki ciri khas sendiri, di mana keseluruhan kegiatan diterjemahkan dalam bentuk kegiatan yang lebih nyata dan factual. Di dalam berbagai kegiatan para peserta di lokasi outbound akan diperkenalkan oleh outbound operator dengan services outbound atau outbound services dan berbagai jenis permainan (game).

Tujuan utama kegiatan pelatihan ini adalah melatih para peserta untuk mampu menyesuaikan diri (adaptasi) dengan perubahan yang ada dengan membentuk sikap professionalisme para peserta yang didasarkan pada perubahan dan perkembangan traits (sifat mendasar) dari individu yang meliputi aspek trust, belief, dan komitmen serta kinerja yang diharapkan akan semakin lebih baik. Sikap dan perilaku professionalisme seperti ini.

Dan diharapkan pula kemudian, peserta menyadari bahwa apa yang dilakukan itu merupakan bagian tidak terpisahkan dalam kebersamaan dengan rekan-rekannya dalam team… keberhasilan seorang individu unit kerja organisasi akan merupakan bagian keberhasilan dari organisasi perusahaan, sebaliknya, kegagalan yang terjadi karena kesalahan individu atau suatu unit organisasi akan mempengaruhi pula nilai keberhasilan secara keseluruhan. Karena itu, semboyan one for all, all for one, yang merupakan semboyan out bound Internasional selalu didengung-dengungkan dalam kegiatan oleh operator outbound atau outbound operator untuk membangun sebuah semangat kebersamaan dan kekompakan, bahkan belakangan ini dikembangkan lagi sebuah semboyan baru yang merupakan pula semboyan dunia global : ” we are one “ Kita adalah satu.
itulah makna sesungguhnya dari outbound ini.. THANK YOU SO MUCH FOR DJARUM BAKTI PENDIDIKAN :)

19 Comments more...

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!