Yusran Adhitya Kurniawan’s Blog

Story Life

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi UNSOED 2011

by on Jun.13, 2011, under Story Life

mapresPada tanggal Senin dan Selasa, 9 – 10 Mei 2011 delapan mahasiswa terbaik perwakilan fakultas di Universitas Jenderal Soedirman berkompetisi dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Universitas Jenderal Soedirman 2011.  Mahasiswa Berprestasi I Tingkat Universitas akan mengikuti seleksi Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional.

Berikut ini adalah nama-nama mahasiswa berprestasi masing-masing Fakultas sesuai urutan gambar dari sebelah kiri yaitu Etjun Widhiarto dari FISIP dengan judul makalah “Internalisasi Budaya Jawa dalam Birokrasi”,Winda Ariyani dari FKIK dengan judul makalah “Potensi Rimpang Zingiber Officinale Dalam Terapi Kanker”, Neneng Astry Apriliana Ramadhan dari Fakultas Pertanian dengan judul makalah “Potensi Varietas Padi Golden Rice untuk Biofortifikasi Tanaman Pangan dalam Mengatasi Kekurangan Vitamin A di Indonesia”, Solikhatun Isnaini dari Fakultas Hukum dengan Judul Makalah “Analisis Kebijakan Pengelolaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Kabupaten banyumas”, Fina Ariyana dari Fakultas Ekonomi dengan Judul Makalah “Waqf City Solution: Solusi Permodalan UMKM untuk Meningkatkan Daya Saing serta Efek Berkah bagi Umat”, Afifah Nur Shobah dari Fakultas Biologi dengan judul makalah “Maitakers (Maitake Krackers) sebagai Produk Pangan Fungsional bagi Penderita Kanker Payudara”, Meita Kartika Sapitri dari Fakultas Peternakan dengan Judul Makalah “Fermentasi Anaerob (silase) Meningkatkan Mutu Limbah bi Kayu sebagai Alternatif Pakan Sapi Potong Lokal”, dan saya sendiri Yusran Adhitya Kurniawan dari Fakultas Sains dan Teknik dengan judul makalah “Optimasi Pembangkitan Warna dengan Fungsi Afinitas pada Gambar Kuno Bersejarah untuk Memperkuat Fakta Sejarah dan Meningkatkan Kepedulian terhadap Sejarah bangsa Indonesia.

www.unsoed.ac.id/node/pemilihan-mahasiswa-berprestasi-unsoed-tahun-2011

My MAPRES'FriendBegitu menyenangkan dalam pemilihan berprestasi ini, karena kami berkompetisi tidak menjadi RIVAL, melainkan menjadi teman yang mendukung siapa saja nanti yang akan menjadi juara.1 dan mewakili UNSOED di tingkat Nasional. Dalam presentasi karya Tulis B.indonesia saya mendapat banyak sekali kritik dan saran, pada saat itu saya sudah berputus asa. namun temanku berkata “Yus, kamu masih bisa dengan memaksimalkan di Ujian B.Inggris, Organisasi, Kepribadian, dan Psikotes di hari esok. Saya pun semakin bersemangat, karena memang B.inggris sudah menjadi kesukaan saya. so when i meet the adjudicators. i show my best in English :).

Finally, The Result :

The Winner : Afifah Nur Shobah from Biology Faculty.

1st Runner Up : Meita Kartika Sapitri from Animal Science Faculty.

2nd Runner Up : Yusran Adhitya Kurniawan from Sciences and Engineering Faculty.

Together MAPRES UNSOED 2011Alhamdulillah, hanya kata itu yang bisa saya ucapkan. karena menjadi juara.3 (2nd runner up) merupakan sesuatu yang membanggakan bagi diri saya, keluarga, dosen, jurusan, dan fakultas tentunya. Persaingan dengan teman-teman yang lain benar-benar TOUGH COMPETITION, karena masing-masing memiliki kelebihan dan menjadi Mahasiswa Berprestasi III sudah menjadi berkah untuk saya karena untuk pertama kalinya saya bisa mewakili jurusan teknik (Teknik Elektro) di Fakultas Sains dan Teknik UNSOED ke tingkat Universitas. Setidaknya saya memiliki pengalaman dan pelajaran berharga selama pemilihan mahasiswa berprestasi UNSOED 2011 ini untuk adik-adik kelas saya nanti kedepannya, agar bisa lebih baik lagi. Selain itu, saya sangat mendukung AFIFAH NUR SHOBAH untuk lolos dalam pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat Nasional membawa nama UNSOED.

Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada:

1. Prof. Drs. Edy Suwono, PhD selaku Rektor Universitas Jenderal Soedirman dan Prof.Imam Santosa, Msi selaku Pembantu Rektor III UNSOED.

2. Ir. H. Purnama Sukardi, Ph.D, selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Jenderal Soedirman yang telah memberikan ijin mengikuti Seleksi Mahasiswa Berprestasi.

3. Gathot Heri Sudibyo, S.T., MT sebagai Pembantu Dekan III Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Jenderal Soedirman yang telah memberikan kesempatan untuk mengikuti seleksi MAWAPRES 2011.

4. Hesti Susilawati, S.T., MT selaku Ketua Prodi Teknik Elektro yang telah memberikan dukungan untuk mengikuti Seleksi MAWAPRES 2011 ini.

5. Imron Rosyadi, S.T., M.Sc selaku dosen pembimbing yang telah banyak membimbing dan memberikan arahan dalam menyusun Karya Tulis Mahasiswa ini.

6. Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan Karya Tulis Mahasiswa ini, diantaranya Ryan, Opi, Besi, teman-teman Tek.Elektro yang setia mendukung Yusran serta tentunya keluarga Yusran di Cirebon.

Semoga segala bantuan dan motivasi kalian mendapat balasan dari Alloh.SWT. Jazakumulloh Khairan Katsiran.Amin.

6 Comments :, , , more...

Base on D’True Story : Pertanda Ajal Tiba

by on Apr.04, 2011, under Story Life

166135_1363971798883_1819276157_693180_1935496_nKicauan burung seperti biasa membangunkan tidurku yang begitu terlelap setelah seharian menjadi “penjaga Kampus” untuk bimbingan laporan kerja praktikku. Pada Saat itu aku langsung menegakkan badanku yang lelah ini dengan mata yang berkunang-kunang, langsung ku masuki ruangan dingin untuk mandi demi mata ini agar tidak lagi mengantuk. langsung saja ku basuhi dari ujung rambur kepala sampai ujung kaki…. (After 15 Minutes) Tubuhku kembali segar dan siap untuk mulai beraktifitas kembali.. Namun entah kenapa pada hari itu, Niat Hatiku yang bergejolak, bukan karena CINTA, namun karena PERASAAN yang ragu-ragu untuk pergio ke kampus, maklum Jarak dari Kostan Ke kampus menggunakan Mesin 125 Tak ku sampai 45 Menit untuk tiba di kampus. Sesekali aku pergi keluar untuk memastikan niat awalku untuk pergi ke kampus, hingga jam 12 siang aku masih meragukan keberangkatanku.

Setelah itu, aku teringat akan suatu Tugas untuk Melatih Debat Bahas Inggris di kampus, guna untuk mempersiapakan Team dari Fakultasku untuk bertanding di acara IFDC (Inter faculty Debate Championship), dimana Alhamdulillah pada Tahun kemarin aku bisa melatih dan membimbing Team debatku hingga menjadi Juara 2nd-Runner up (Juara.3), ini merupakan Prestasi yang besar buat fakultas. oleh karena itu aku ingin melatih lebih baik lagi agar team dari fakultas SAIS and ENGINEERING can be a WINNER,Amin..

Karena itulah Niatku yang ingin pergi ke kampus 50% : 50%. Namun Pada saat itu menjadi  60%(Go to Campus) : 40% (Stay at Kost). Jam 15.00 sudah mengajakku dengan bunyi Alarmnya yang terus memanggilku. aku pun bergegas mempersiapkan segala  sesuatu yang diperlukan nanti untuk melatih debat dikampus, setelah itu entah kenapa ketika berapa Kilometer aku pergi ke kampus, hati ini Bergejolak kembali untuk memaksaku kembali ke kampus.. Ternyata BENAR : Andai saja aku pergi ke kapus pada saat itu, pasti aku akan Melihat Kecelakaan Adik kelas ku di kampus kecelakaan, dan ternyata Alloh menghendaki dia meninggal di tempat dengan Kepalanya Terlindas Truk Gandeng.. Innanilahi Wainnailaihi Ro'ji'un. aku mendengar berita tersebut dari temanku setelah berapa menit kemudian ketika aku bertekad untuk kembali kekosan. Ternyata Perasaan, keraguan yang aku alami merupakan Pertanda aAjal Adik kelas ku meninggal, susana Haru, sedih, dan Kecewa bertebaran dikampus, hingga semua orang yang mendengar berita tersebut Kaget dibuatnya.. “Memang Hidup adalah Sementara, dan Allohlah yang Hanya Mengetahui Hidup dan Matinya seseorang”. Hanya Satu Kalimat dariku sebagai penulis : Perbanyaklah Beribadah dan Mempergunakan Waktu sisa Hidup Sebaik mungkin, Insya Alloh kita akan Menghadap Alloh dengan Khusnul Khotimah,Amin.

Leave a Comment :, , more...

Menjadi Juara Umum di KKN

by on Mar.14, 2011, under Story Life

Alhamdulillah…

itulah kata pertama yang dikeluarkan oleh saya dan teman-teman 1 kelompok ketika hari terakhir KKN di Desa Somawangi, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara. Pada saat itu diumumkanuntuk 4 kategori Juara ( Juara 1 dan Juara 2 saja). Ternyata kelompok KKN POSDAYA kami yang bernama “SETYA RAHAYU” mendapat 3 kategori juara :

Juara.1 Bidang Ekonomi

foto276

Juara.2 Bidang Pendidikan

foto275

Juara.2 Bidang Lingkungan

foto274

Itu semua merupakan anugerah terbesar bagi kami, disaat KKN kami begitu lelah mengorbankan waktu, pikiran, tenaga, dan materi. Di akhir berjalan “Happy Ending”, Alhamdulillah..

(continue reading…)

Leave a Comment :, , more...

My Lovable Place When KKN at SOMAWANGI Village, Kab.Banjarnegara.

by on Mar.10, 2011, under Story Life

Kecamatan Mandiraja khususnya Desa Somawangi secara demografis memiliki banyak potensi, diantaranya bidang pertanian yang dapat dioptimalkan dalam usaha untuk pembangunan desa dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa tersebut. Namun, pada kenyataan yang diperoleh di lapangan, berbagai potensi tersebut selama ini belum dapat dioptimalkan dengan baik oleh masyarakat terkait. Untuk mendukung hal tersebut, perlu juga dilakukan peningkatan di bidang kesehatan dan pendidikan sebagai dasar terbentuknya sumber daya manusia yang berpotensi agar tercipta sumber daya masyarakat.

kkn-somawangi


Berdasarkan permasalahan di atas, dilaksanakanlah program ”Peningkatan Potensi Desa dan Pengembangan Masyarakat dengan Sistem Pemberdayaan Masyarakat” oleh tim Kuliah Kerja Nyata Pos Pemberdayaan Keluarga (KKN POSDAYA) Desa Somawangi, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara. sebagai salah satu upaya untuk mengoptimalkan fungsi keluarga sebagai anggota masyarakat.

A. Kondisi Umum Desa Somawangi

1. Keadaan Geografis

Desa Somawangi terletak di wilayah Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara, Propinsi Jawa Tengah. Adapun posisi Desa Somawangi dengan pusat penerintahaan dan pusat pelayanan adalah sebagai berikut:

a. Jarak dari pusat pemerintah Kecamatan : 2,5 Km

b. Jarak dari pusat pemerintah Kabupaten : 27,4 Km

c. Jarak dari pusat pemerintah Propinsi : 316 Km

d. Jarak dari Pasar : 2,5 Km

e. Jarak dengan fasilitas pendidikan :

1. SD : 0 Km

2. SLTP : 1,5 Km.

3. SLTA : 6 Km

4. Perguruan tinggi : 68 Km

f. Jarak dengan fasilitas kesehatan

1. Puskemas : 2,5 Km

2. Rumah Sakit : 17 Km

Adapun batas-batas administrasi Desa adalah:

a. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Kebumen

b. Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Mandiraja Kulon

c. Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Kaliwungu

d. Sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Purwonegoro

2. Luas Daerah dan Penggunaan Tanah

Desa Somawangi Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara terdiri dari 4 dusun 8 Rw ( Rukun warga ) dan 45 Rt. ( Rukun Tetangga ) dengan rincian sebagai berikut :

a. Dusun I (Wanasepi) terdiri dari 2 Rw dan 12 Rt.

b. Dusun II (Kembaran) terdiri dari 2 Rw dan 11 Rt.

c. Dusun III (Kalirau) terdiri dari 2 Rw dan 10 Rt.

d. Dusun IV (Kalipacet) terdiri dari 2 Rw dan 12 Rt.

Luas wilayah Desa Somawangi Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara adalah : 690 hektar, dengan pembagian sebagai berikut:

a. Status Tanah

1. Tanah Sawah dengan luas 140 Ha

2. Tanah Kering dengan luas 550 Ha

b. Penggunan Tanah

Kondisi luas wilayah Desa Somawangi sesuai dengan Penggunaan dan pemanfaatan tanah di desa, rincian lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :

Tabel II.1. Penggunaan Tanah di Desa Somawangi

No

Jenis & Penggunaan Tanah

Luas Tanah

(Ha)

Persentase

I

Tanah Kering

a.

Perumahan & Perkatoran

218

31,6

b.

Tegalan

227

32,9

c.

Hutan

80

11,5

d.

Lain-Lain

25

3,6

II

Tanah Sawah

a.

Irigasi

125

18,2

b.

Tadah Hujan

15

2,2

Total Luas Tanah

690

100 %

Sumber data : monografi Desa Somawangi tahun 2009

Dari tabel II.1 dapat di ketahui bahwa sebagian besar tanah di desa somawangi adalah tanah kering yaitu seluas 550 Ha yang di gunakan untuk Bangunan rumah, Perkantoran 218 ha, tegalan seluas 227 ha, Hutan 80 ha, dan untuk yang lainnya seluas 25 ha. Sedangkan selebihnya adalah tanah sawah dengan rincian sawah Irigasi seluas 125 ha dan sawah tadah hujan seluas 15 ha.

3. Keadaan Pengairan

Sumber air yang di pergunakan oleh penduduk desa somawangi untuk kebutuhan sehara-hari adalah air sumur dengan kedalaman rata-rata 6 – 10 meter untuk sebelah Utara, dan 10 – 16 meter untuk sebelah Selatan. Perbedaan kedalaman sumur ini karena tanah di sebelah Selatan merupakan tanah liat dan berbukit bukit ( Pegunungan ) sedangkan di sebelah Utara adalah tanah datar dekat dengan area pesawahan Sedangkan sumber air untuk pertanian adalah dengan menggunakan saluran irigasi Singo merto.

4. Keadaan tanah dan iklim

a. Keadaan tanah

Desa somawangi merupakan daerah dataran rendah yang jauh dari sungai dan laut, sehingga tidak pernah mengalami banjir pada musim hujan dan sebagian besar tanah nya merupakan tanah kering. Jenis tanah di desa somawangi adalah tanah liat berwarna hitam sangat mendukung untuk lahan Pertanian baik tanah sawah maupun tanah kering. Berikut pembagian tingkat kesuburan tanah di Desa Somawangi :

Tabel II.2. Tingkat Kesuburan Tanah Desa Somawangi

No

Tingkat Kesuburan

Luas ( Ha )

Persentase

1.

Subur

480

69,6 %

2

Sedang

178

25,8 %

3

Tidak subur

32

4,6 %

Jumlah

690

100 %

Sumber data : Monografi Desa Somawangi tahun 2009.

Melalui tabel di atas dapat di ketahui bahwa tingkat kesuburan tanah di desa somawangi 480 ha subur, 178 ha sedang dan yang kurang subur seluas 32 ha yaitu sebagian yang berada di wilayah selatan sungai karena bentuk tanahnya adalah tanah bercadas, dari data di atas pada dasarnya tanah di desa somawangi sebagian besar sangat cocok untuk semua jenis tanaman. Baik tanaman padi maupun palawija.

(continue reading…)

Leave a Comment :, , more...

PKM : “Pencapaian yang Kurang Maksimal”

by on Nov.08, 2010, under Story Life

phto0206Dimulai dari suatu hari, dimana aku hanya mahasiswa biasa, disibukkan dengan berbagai kegiatan, seperti kuliah, berorganisasi, dan selain itu yang terpenting adalah mengikuti berbagai kompetisi. Sungguh aku heran pada diriku yang terus ingin mencoba walau tidak tau bagaimana hasilnya nanti..Dari mengikuti Seleksi Duta Pariwisata, Mahasiswa Berprestasi, Lomba Karya Tulis Ilmiah Bidang TIK, Blog, Lomba Karya Tulis Beswan, dan masih banyak lagi hingga akupun Bingung mengapa aku dapat mengikuti berbagai macam lomba itu???? :s

Karena banyaknya lomba yang aku ikuti tanpa aku tau kapan dan dimana lomba itu akan berlangsung, dengan berat hati ada beberapa kompetisi yang harus aku mengundurkan diri karena waktu yang bersamaan.

Pada saat itu aku yakin dengan keputusanku untuk mengikuti kompetisi yang lain, namun hasilnya kurang memuaskan… dan aku merasa sangat menyesal sekali dengan keputusan yang aku ambil pada saat itu, tapi tak apalah itu semua sudah Alloh yang mengatur, aku hanya bisa menjalaninya saja..

Walau dari berbagai kompetisi yang aku ikuti selama 1 Tahun ini sudah aku lakukan semua, namun Hasil yang aku peroleh sangatlah jauh dari target utama ku…hmmmmm… mungkin karena usahaku yang salah? atau memang aku kurang menguasai bidang yang aku ikutsertakan dalam lomba? apapun alasannya itu semua tidak penting untukku saat ini.. Menyesali terlalu dalam tidak ada manfaatnya, yang penting aku harus tetap semangat untuk kedepannya.. Mungkin ALLOH punya rencana lain untukku.. Who knows? :)

Finally, perjalananku di tahun ini bisa dikatakan kurang baik, namun dengan kurang baik itu aku mendapat banyak pelajaran dan pengalaman yang luar biasa, yang mungkin orang lain belum pernah merasakannya.. itulah kebanggaanku saat ini (Berusaha menghibur diri..hehe)

Yang penting HARUS TETAP SEMANGAT YUSRAN..OK? YAH.. THAT'S RIGHT :)

2 Comments : more...

My Story: IF TOMORROW NEVER COMES (We All Love You Mba Gadis)

by on Jul.27, 2010, under Story Life

diriku-dan-waktuAs an apology to an old friend who I had never greeted, a friend who had a long time I did not hear the voice and the word, friends who in the past may have hurt me, then please send me this paper: “It's okay, do you still exist today tomorrow ”

At one place, there lived a child. She lives in a happy family, with parents and relatives. But, he always regard it is something normal. He kept playing, interrupting his sister and his brother, create problems for other people is his favorite. When he realized his mistake and want to apologize, he always said, “It's okay, tomorrow it could be.”

When a bit older, school is very fun for him. He learned, make friends, and very happy. However, he considers it perfectly natural course. All just fro that he considers all of it's natural. One day, she fights with her best friend. Although he knew it was wrong, but never took the initiative to apologize and mend fences with her best friend. The reason is, “It's okay, tomorrow it could be.”

When he was a little big, a good friend was not his friend anymore. Although he still saw his friend, but they never chided each other. But it's not a problem, because he still had plenty of other good friends. He and his friends do everything together, playing, doing homework, and roads. Yes, they are all his friends the best.

After graduating, working to keep her busy. He met a girl who was very beautiful and good. This girl later became his girlfriend. He was so busy with work, because he wanted to be promoted to the highest position in the shortest possible time.

Sure, he longed to see her friends. But he never again contacted them, even over the phone. She always says, “Ah, I'm tired, tomorrow I call them.” It's not too distracting him because he had a co-worker friends are always willing to come out.

So, time passed, he completely forgot to call her friends.

After she married and had children, she worked harder to be in a happy family. He never again buy flowers for his wife, or even to remember his wife's birthday and their wedding day. It does not matter to her, because she always understood him, and never blame him.

Sure, sometimes she feels guilty and anxious to have the opportunity to tell his wife “I love you”, but he never do it. The reason is, “It's okay, I'm sure tomorrow will tell.” He never had time to come to a birthday party her children, but she did not know that this will change on his children. The children began to stay away, and never really spend their time with her father.

One day, misfortune came when his wife died in an accident, his wife was hit by a run. When it happened, he was no meeting. He does not realize that it was a fatal accident, he only comes when she will be picked to death. Before he could say “I love you”, his wife had died. The man crushed his heart and tried to console himself through his children after the death of his wife.

But, she realized that her children never wanted to communicate with him. Soon, her children grown and develop their own family. No one cares about this old man, who in the past have never taken the time to them.

We started stooped, he moved into a nursing home is best, which provides very good service. She used the money originally saved for a wedding anniversary celebration to the 50th, 60th, and 70th. Initially the money would be used to go to Hawaii, New Zealand and other countries with his wife, but now uses to pay the cost of living in these nursing homes. From then until he died, there were only people

parents and nurses who cared for him. He now feels very lonely, feeling he had never felt before.

As he would die, he summoned a sister and told him, “Ah, I wish I realized this sooner ….” Then he slowly exhale the last, He died with tears welling.

What I want to try to tell you, that time never stops. You go ahead and forward, before you actually realize, you turned out to have advanced too far.

If you ever quarrel, make up soon!

If you feel you want to hear the voice of a friend, do not hesitate to call him immediately.

Last, but this is the most important, if you feel you want to say to someone that you love him/her, do not wait until too late. If you continue to think that another new day you'll tell him, this day would never come.

If you always think that tomorrow will come, so “tomorrow” will go so fast until you realize that time has left you.

It's Note also  for Mba Gadis (Beswan Djarum 2008/2009) which is already in place is best for her, close to Alloh”

We all Beswan Djarum Love you so Much mba Gadis……………………………….

1 Comment : more...

CREATED FOR ALL HUMAN

by on Jul.20, 2010, under Story Life

earth_from_spaceEarth was created as a place to hold the drama of human life. Everything that exists on Earth was made for man. Starting from the atmosphere, mountains, rain, wind, plants and preserve the billions of pliers, all created by God to serve mankind. This is explained by God himself, in his words below.
QS. Al Baqarah (2): 29
“Alloh.SWT who created all that exists on this earth for you, and He willed to the heaven, and make the seven heavens. And Alloh is Knower of all things “

Here we feel how there is 'intentional' is very large to make this world as a stage drama of our lives. So, to support the occurrence of life on Earth is a perfect God created various facilities to humans.

Starting from the spherical shape of Earth, its slope is 23.5 degrees, seven layers of the atmosphere as a protector of life, the Earth is rotating (spinning to myself) with a speed of more than 1600 km per hour, and even the speed of revolution (m engitari the Sun) which very high.

Similarly, the measured levels of rain water, air composition is very typical, and billions of other facilities are very complex, there are in nature all around us, including the crops and all the animals on the surface of this planet. To understand it, let us look at some of them.

Comments Off : more...

BASED ON D’FACT:ISYARAT TAK TERARTIKAN

by on Apr.18, 2010, under Story Life

isyarat“Teng…teng…teng…teng!!!”, kicauan velg mobil usang di ujung deretan kelas X menghambur kesetiap sudut sekolah, membuat gendang telinga para belia bergetar, menyemburkan kelegaan seraya menderukan hasrat pada detik-detik berikutnya yang penuh imajinasi, kebahagiaan dan harapan. Itulah bunyi kebebasan dari tirani pelajaran dengan jeruji otak pas-pasan. Membubarkan semua siswa, bak merpati dilepas dari sangkarnya.
Hingar semua oleh nyanyian lantai koridor yang diinjaki langkah penuh semangat. Bingar semua oleh beribu kata tentang guru killer, PR matematika, teman sebangku yang ketahuan tidur di kelas, penghapus whiteboard yang melayang ke udara, rencana penembakan, PDKT, gebetan baru, phitagoras, reproduksi, dan semacamnya. Mimpi-mimpi sekali seumur hidup, mengharuskan pemimpinya tidur selamanya.
Diantara peluh dan asap yang seakan mengepul di atas kepala yang tak sanggup lagi berfikir, diantara atmosfir Mars yang hadir dari ketiak-ketiak basah, mataku menyajikan fatamorgana dari tautan pandang antara aku dan peri di depan sana. Tapi kurasa bukan. Tak ada peri berseragam putih abu-abu, secantik itu pula. Juga bukan fatamorgana tanpa padang pasir. Ribuan kata ia bahasakan sengatan jutaan volt, menghentikan degupan jantungku kemudian membuatnya sejuta kali lebih cepat.
Isyarat itu lagi. Aku mengenalnya. Tapi kali ini tak seperti biasanya. Mimiknya pilu, merusak lengkungan merah jambu yang biasanya menghiasi rona ayu nan putih yang sanggup mensucikan setiap hati yang menatapnya, namun kini layu. Buih embun dari sela-sela kesejukan matanya mencair, hampir bergelantungan diantara lentiknya bulu mata yang memayungi kelopak sepasang rembulan.
Jantung ini seakan mengkerut. Seketika aku terenyuh dan bimbang. Sungguh, waktu pun terhenti, melayangkan fikiranku pada apa? Siapa? Dan mengapa? Kalau memang benar tempat itu yang ia bahasakan, maka mengapa baru sekarang ia membukanya. Mengapa tak sedari dulu ketika aku selalu berharap, ketika sering membuatku tak selera makan, ketika harus melewati malam dengan rindu yang menghunus, membuatku menggigil, menderita dan kadang harus kecewa. Mengapa bukan saat itu, ketika ruang itu masih kosong dan aku pun masih hampa. Mengapa baru kini, setelah ruang itu terisi seperti yang kudengar dari sahabatnya. Mengapa baru kini, setelah aku mati oleh rindu yang menjalar ke sel-sel tubuhku yang tak mau aku mengobatinya karena takut sembuh kemudian mati rasa. Lebih baik aku mati.
(continue reading…)

2 Comments :, , more...

Be Possessive? Oh No…!

by on Apr.04, 2010, under Story Life

possessiveMasih banyak hand out yang belum kubaca. Entah apa saja yang kulakukan selama enam bulan ini, sampai-sampai tak sedikit pun materi kuliah mampir di otakku. Apa aku terlalu sibuk dengan kegiatan BEM? kurasa tidak. Karya tulis ilmiah? Ide lagi kering. Demo? Lagi sepi, lagi malas nampang di media masa. Cewek? Baru dapat target. Belum sempat penetrasi, baru menyusun relationship consept, menyusun jadwal caper dan adaptasi kanan kiri. Huh…aku harus ngebut malam ini. Lagi-lagi sistem kebut semalam.

Dor…dor…dor!!! Beeen ada temen lu tuh!”  belum satu lembar ku baca, Ifan menggedor-gedor pintu kamar ku keras-keras. Kebiasaan buruk laki-laki.

“Siapa Fan? Cowok atau cewek?”

Cewek!!”

“Cewek? Siapa sih malam-malam begini, orang lagi musm ujian juga!”

Ku buka pintu hijau muda itu. Spontan hingar  bingar menusuk gendang telinga. Ada obrolan, bunyi mangkuknya penjual mie ayam, radio kamar sebelah, gitar rombeng dan nyanyan anak kos-kosan depan, dan yang paling jelas adalah suara TV 14 inchi yang sedang dipelototi Arif dengan seksama.

Di depan pintu ku lihat wajah yang tak asing berdiri tegang dengan mimik pilu dan agak pucat. Ia tampak bigung dan panik.

”Eh Asti, ada ap…” belum selesai aku bicara Asti sudah memotong.

”Gawat Ben, gawat!!! Lu dalam keadaan bahaya!!”

”Emang kenapa? Ada apa sih? Kok panik gitu?”

”Aduh gimana ya jealsinnya? Jangan di sini ngobrolnya dong, bisa gak? Di dalam aja yuk!”

Tanpa basa-basi Asti menerobos masuk dan langsung menuju ke kamar kos ku yang berantakan dengan buku lalu mengunci target. Kasur empuk motif  bunga-bunga. Segera ku cegah bokong montoknya mendarat di kasur ku. Aturan kosan melarang perempuan masuk ke kamar meski  hanya untuk mengobrol.

(continue reading…)

Leave a Comment :, , more...

Sang Pianis yang Sederhana

by on Apr.02, 2010, under Story Life

11_14_25-grand-piano-keyboard_webKisah ini terjadi di Rusia.
Seorang ayah yang memiliki putra berusia kurang lebih 5 tahun, memasukkan putranya tersebut kesekolah musik untuk belajar piano. Ia rindu melihat anaknya kelak menjadi seorang pianis yang terkenal. Selang beberapa waktu kemudian,di kota tersebut datang seorang pianis yang sangat terkenal. Karena ketenarannya, dalam waktu yang sangat singkat tiket konser telah terjual habis. Sang ayah membeli 2 buah tiket pertunjukan, untuk dirinya dan anaknya.

Pada hari pertunjukan, satu jam sebelum konser mulai, kursi telah terisi penuh, sang ayah duduk dan putranya tepat berada disampingnya.
Seperti layaknya seorang anak kecil, anak ini pun tidak bisa betah duduk diam terlalu lama, tanpa pengetahuan ayahnya, ia menyelinap pergi.
Ketika lampu gedung mulai di redupkan, sang ayah terkejut menyadari bahwa putranya tidak ada disampingnya. Ia lebih terkejut lagi ketika melihat anaknya berada dekat panggung pertunjukan, dan sedang berjalan menghampiri piano yang akan dimainkan sang pianis. Didorong oleh rasa ingin tahu, tanpa rasa takut anak tersebut duduk di depan piano dan mulai memainkan sebuah lagu, lagu yang sederhana, Twinkle2 Little Star.
Operator lampu sorot, yang terkejut mendengar adanya suara piano mengira bahwa konser telah dimulai tanpa aba – aba lebih dahulu, dan ia langsung menyorotkan lampunya ke arah panggung. Seluruh penonton terkejut, melihat yang berada di panggung bukan seorang pianis, tapi hanyalah seorang anak kecil. Sang pianis juga terkejut, bergegas naik keatas panggung. Melihat anak tersebut, sang pianis tidak menjadi marah, ia tersenyum dan berkata ” Teruslah bermain”, dan sang anak yang mendapat ijin, meneruskan permainannya.


(continue reading…)

4 Comments :, , more...

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!