Yusran Adhitya Kurniawan’s Blog

Tag: Hidup

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi UNSOED 2011

by on Jun.13, 2011, under Story Life

mapresPada tanggal Senin dan Selasa, 9 – 10 Mei 2011 delapan mahasiswa terbaik perwakilan fakultas di Universitas Jenderal Soedirman berkompetisi dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Universitas Jenderal Soedirman 2011.  Mahasiswa Berprestasi I Tingkat Universitas akan mengikuti seleksi Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional.

Berikut ini adalah nama-nama mahasiswa berprestasi masing-masing Fakultas sesuai urutan gambar dari sebelah kiri yaitu Etjun Widhiarto dari FISIP dengan judul makalah “Internalisasi Budaya Jawa dalam Birokrasi”,Winda Ariyani dari FKIK dengan judul makalah “Potensi Rimpang Zingiber Officinale Dalam Terapi Kanker”, Neneng Astry Apriliana Ramadhan dari Fakultas Pertanian dengan judul makalah “Potensi Varietas Padi Golden Rice untuk Biofortifikasi Tanaman Pangan dalam Mengatasi Kekurangan Vitamin A di Indonesia”, Solikhatun Isnaini dari Fakultas Hukum dengan Judul Makalah “Analisis Kebijakan Pengelolaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Kabupaten banyumas”, Fina Ariyana dari Fakultas Ekonomi dengan Judul Makalah “Waqf City Solution: Solusi Permodalan UMKM untuk Meningkatkan Daya Saing serta Efek Berkah bagi Umat”, Afifah Nur Shobah dari Fakultas Biologi dengan judul makalah “Maitakers (Maitake Krackers) sebagai Produk Pangan Fungsional bagi Penderita Kanker Payudara”, Meita Kartika Sapitri dari Fakultas Peternakan dengan Judul Makalah “Fermentasi Anaerob (silase) Meningkatkan Mutu Limbah bi Kayu sebagai Alternatif Pakan Sapi Potong Lokal”, dan saya sendiri Yusran Adhitya Kurniawan dari Fakultas Sains dan Teknik dengan judul makalah “Optimasi Pembangkitan Warna dengan Fungsi Afinitas pada Gambar Kuno Bersejarah untuk Memperkuat Fakta Sejarah dan Meningkatkan Kepedulian terhadap Sejarah bangsa Indonesia.

www.unsoed.ac.id/node/pemilihan-mahasiswa-berprestasi-unsoed-tahun-2011

My MAPRES'FriendBegitu menyenangkan dalam pemilihan berprestasi ini, karena kami berkompetisi tidak menjadi RIVAL, melainkan menjadi teman yang mendukung siapa saja nanti yang akan menjadi juara.1 dan mewakili UNSOED di tingkat Nasional. Dalam presentasi karya Tulis B.indonesia saya mendapat banyak sekali kritik dan saran, pada saat itu saya sudah berputus asa. namun temanku berkata “Yus, kamu masih bisa dengan memaksimalkan di Ujian B.Inggris, Organisasi, Kepribadian, dan Psikotes di hari esok. Saya pun semakin bersemangat, karena memang B.inggris sudah menjadi kesukaan saya. so when i meet the adjudicators. i show my best in English :).

Finally, The Result :

The Winner : Afifah Nur Shobah from Biology Faculty.

1st Runner Up : Meita Kartika Sapitri from Animal Science Faculty.

2nd Runner Up : Yusran Adhitya Kurniawan from Sciences and Engineering Faculty.

Together MAPRES UNSOED 2011Alhamdulillah, hanya kata itu yang bisa saya ucapkan. karena menjadi juara.3 (2nd runner up) merupakan sesuatu yang membanggakan bagi diri saya, keluarga, dosen, jurusan, dan fakultas tentunya. Persaingan dengan teman-teman yang lain benar-benar TOUGH COMPETITION, karena masing-masing memiliki kelebihan dan menjadi Mahasiswa Berprestasi III sudah menjadi berkah untuk saya karena untuk pertama kalinya saya bisa mewakili jurusan teknik (Teknik Elektro) di Fakultas Sains dan Teknik UNSOED ke tingkat Universitas. Setidaknya saya memiliki pengalaman dan pelajaran berharga selama pemilihan mahasiswa berprestasi UNSOED 2011 ini untuk adik-adik kelas saya nanti kedepannya, agar bisa lebih baik lagi. Selain itu, saya sangat mendukung AFIFAH NUR SHOBAH untuk lolos dalam pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat Nasional membawa nama UNSOED.

Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada:

1. Prof. Drs. Edy Suwono, PhD selaku Rektor Universitas Jenderal Soedirman dan Prof.Imam Santosa, Msi selaku Pembantu Rektor III UNSOED.

2. Ir. H. Purnama Sukardi, Ph.D, selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Jenderal Soedirman yang telah memberikan ijin mengikuti Seleksi Mahasiswa Berprestasi.

3. Gathot Heri Sudibyo, S.T., MT sebagai Pembantu Dekan III Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Jenderal Soedirman yang telah memberikan kesempatan untuk mengikuti seleksi MAWAPRES 2011.

4. Hesti Susilawati, S.T., MT selaku Ketua Prodi Teknik Elektro yang telah memberikan dukungan untuk mengikuti Seleksi MAWAPRES 2011 ini.

5. Imron Rosyadi, S.T., M.Sc selaku dosen pembimbing yang telah banyak membimbing dan memberikan arahan dalam menyusun Karya Tulis Mahasiswa ini.

6. Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan Karya Tulis Mahasiswa ini, diantaranya Ryan, Opi, Besi, teman-teman Tek.Elektro yang setia mendukung Yusran serta tentunya keluarga Yusran di Cirebon.

Semoga segala bantuan dan motivasi kalian mendapat balasan dari Alloh.SWT. Jazakumulloh Khairan Katsiran.Amin.

6 Comments :, , , more...

Base on D’True Story : Pertanda Ajal Tiba

by on Apr.04, 2011, under Story Life

166135_1363971798883_1819276157_693180_1935496_nKicauan burung seperti biasa membangunkan tidurku yang begitu terlelap setelah seharian menjadi “penjaga Kampus” untuk bimbingan laporan kerja praktikku. Pada Saat itu aku langsung menegakkan badanku yang lelah ini dengan mata yang berkunang-kunang, langsung ku masuki ruangan dingin untuk mandi demi mata ini agar tidak lagi mengantuk. langsung saja ku basuhi dari ujung rambur kepala sampai ujung kaki…. (After 15 Minutes) Tubuhku kembali segar dan siap untuk mulai beraktifitas kembali.. Namun entah kenapa pada hari itu, Niat Hatiku yang bergejolak, bukan karena CINTA, namun karena PERASAAN yang ragu-ragu untuk pergio ke kampus, maklum Jarak dari Kostan Ke kampus menggunakan Mesin 125 Tak ku sampai 45 Menit untuk tiba di kampus. Sesekali aku pergi keluar untuk memastikan niat awalku untuk pergi ke kampus, hingga jam 12 siang aku masih meragukan keberangkatanku.

Setelah itu, aku teringat akan suatu Tugas untuk Melatih Debat Bahas Inggris di kampus, guna untuk mempersiapakan Team dari Fakultasku untuk bertanding di acara IFDC (Inter faculty Debate Championship), dimana Alhamdulillah pada Tahun kemarin aku bisa melatih dan membimbing Team debatku hingga menjadi Juara 2nd-Runner up (Juara.3), ini merupakan Prestasi yang besar buat fakultas. oleh karena itu aku ingin melatih lebih baik lagi agar team dari fakultas SAIS and ENGINEERING can be a WINNER,Amin..

Karena itulah Niatku yang ingin pergi ke kampus 50% : 50%. Namun Pada saat itu menjadi  60%(Go to Campus) : 40% (Stay at Kost). Jam 15.00 sudah mengajakku dengan bunyi Alarmnya yang terus memanggilku. aku pun bergegas mempersiapkan segala  sesuatu yang diperlukan nanti untuk melatih debat dikampus, setelah itu entah kenapa ketika berapa Kilometer aku pergi ke kampus, hati ini Bergejolak kembali untuk memaksaku kembali ke kampus.. Ternyata BENAR : Andai saja aku pergi ke kapus pada saat itu, pasti aku akan Melihat Kecelakaan Adik kelas ku di kampus kecelakaan, dan ternyata Alloh menghendaki dia meninggal di tempat dengan Kepalanya Terlindas Truk Gandeng.. Innanilahi Wainnailaihi Ro'ji'un. aku mendengar berita tersebut dari temanku setelah berapa menit kemudian ketika aku bertekad untuk kembali kekosan. Ternyata Perasaan, keraguan yang aku alami merupakan Pertanda aAjal Adik kelas ku meninggal, susana Haru, sedih, dan Kecewa bertebaran dikampus, hingga semua orang yang mendengar berita tersebut Kaget dibuatnya.. “Memang Hidup adalah Sementara, dan Allohlah yang Hanya Mengetahui Hidup dan Matinya seseorang”. Hanya Satu Kalimat dariku sebagai penulis : Perbanyaklah Beribadah dan Mempergunakan Waktu sisa Hidup Sebaik mungkin, Insya Alloh kita akan Menghadap Alloh dengan Khusnul Khotimah,Amin.

Leave a Comment :, , more...

My Lovable Place When KKN at SOMAWANGI Village, Kab.Banjarnegara.

by on Mar.10, 2011, under Story Life

Kecamatan Mandiraja khususnya Desa Somawangi secara demografis memiliki banyak potensi, diantaranya bidang pertanian yang dapat dioptimalkan dalam usaha untuk pembangunan desa dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa tersebut. Namun, pada kenyataan yang diperoleh di lapangan, berbagai potensi tersebut selama ini belum dapat dioptimalkan dengan baik oleh masyarakat terkait. Untuk mendukung hal tersebut, perlu juga dilakukan peningkatan di bidang kesehatan dan pendidikan sebagai dasar terbentuknya sumber daya manusia yang berpotensi agar tercipta sumber daya masyarakat.

kkn-somawangi


Berdasarkan permasalahan di atas, dilaksanakanlah program ”Peningkatan Potensi Desa dan Pengembangan Masyarakat dengan Sistem Pemberdayaan Masyarakat” oleh tim Kuliah Kerja Nyata Pos Pemberdayaan Keluarga (KKN POSDAYA) Desa Somawangi, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara. sebagai salah satu upaya untuk mengoptimalkan fungsi keluarga sebagai anggota masyarakat.

A. Kondisi Umum Desa Somawangi

1. Keadaan Geografis

Desa Somawangi terletak di wilayah Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara, Propinsi Jawa Tengah. Adapun posisi Desa Somawangi dengan pusat penerintahaan dan pusat pelayanan adalah sebagai berikut:

a. Jarak dari pusat pemerintah Kecamatan : 2,5 Km

b. Jarak dari pusat pemerintah Kabupaten : 27,4 Km

c. Jarak dari pusat pemerintah Propinsi : 316 Km

d. Jarak dari Pasar : 2,5 Km

e. Jarak dengan fasilitas pendidikan :

1. SD : 0 Km

2. SLTP : 1,5 Km.

3. SLTA : 6 Km

4. Perguruan tinggi : 68 Km

f. Jarak dengan fasilitas kesehatan

1. Puskemas : 2,5 Km

2. Rumah Sakit : 17 Km

Adapun batas-batas administrasi Desa adalah:

a. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Kebumen

b. Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Mandiraja Kulon

c. Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Kaliwungu

d. Sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Purwonegoro

2. Luas Daerah dan Penggunaan Tanah

Desa Somawangi Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara terdiri dari 4 dusun 8 Rw ( Rukun warga ) dan 45 Rt. ( Rukun Tetangga ) dengan rincian sebagai berikut :

a. Dusun I (Wanasepi) terdiri dari 2 Rw dan 12 Rt.

b. Dusun II (Kembaran) terdiri dari 2 Rw dan 11 Rt.

c. Dusun III (Kalirau) terdiri dari 2 Rw dan 10 Rt.

d. Dusun IV (Kalipacet) terdiri dari 2 Rw dan 12 Rt.

Luas wilayah Desa Somawangi Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara adalah : 690 hektar, dengan pembagian sebagai berikut:

a. Status Tanah

1. Tanah Sawah dengan luas 140 Ha

2. Tanah Kering dengan luas 550 Ha

b. Penggunan Tanah

Kondisi luas wilayah Desa Somawangi sesuai dengan Penggunaan dan pemanfaatan tanah di desa, rincian lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :

Tabel II.1. Penggunaan Tanah di Desa Somawangi

No

Jenis & Penggunaan Tanah

Luas Tanah

(Ha)

Persentase

I

Tanah Kering

a.

Perumahan & Perkatoran

218

31,6

b.

Tegalan

227

32,9

c.

Hutan

80

11,5

d.

Lain-Lain

25

3,6

II

Tanah Sawah

a.

Irigasi

125

18,2

b.

Tadah Hujan

15

2,2

Total Luas Tanah

690

100 %

Sumber data : monografi Desa Somawangi tahun 2009

Dari tabel II.1 dapat di ketahui bahwa sebagian besar tanah di desa somawangi adalah tanah kering yaitu seluas 550 Ha yang di gunakan untuk Bangunan rumah, Perkantoran 218 ha, tegalan seluas 227 ha, Hutan 80 ha, dan untuk yang lainnya seluas 25 ha. Sedangkan selebihnya adalah tanah sawah dengan rincian sawah Irigasi seluas 125 ha dan sawah tadah hujan seluas 15 ha.

3. Keadaan Pengairan

Sumber air yang di pergunakan oleh penduduk desa somawangi untuk kebutuhan sehara-hari adalah air sumur dengan kedalaman rata-rata 6 – 10 meter untuk sebelah Utara, dan 10 – 16 meter untuk sebelah Selatan. Perbedaan kedalaman sumur ini karena tanah di sebelah Selatan merupakan tanah liat dan berbukit bukit ( Pegunungan ) sedangkan di sebelah Utara adalah tanah datar dekat dengan area pesawahan Sedangkan sumber air untuk pertanian adalah dengan menggunakan saluran irigasi Singo merto.

4. Keadaan tanah dan iklim

a. Keadaan tanah

Desa somawangi merupakan daerah dataran rendah yang jauh dari sungai dan laut, sehingga tidak pernah mengalami banjir pada musim hujan dan sebagian besar tanah nya merupakan tanah kering. Jenis tanah di desa somawangi adalah tanah liat berwarna hitam sangat mendukung untuk lahan Pertanian baik tanah sawah maupun tanah kering. Berikut pembagian tingkat kesuburan tanah di Desa Somawangi :

Tabel II.2. Tingkat Kesuburan Tanah Desa Somawangi

No

Tingkat Kesuburan

Luas ( Ha )

Persentase

1.

Subur

480

69,6 %

2

Sedang

178

25,8 %

3

Tidak subur

32

4,6 %

Jumlah

690

100 %

Sumber data : Monografi Desa Somawangi tahun 2009.

Melalui tabel di atas dapat di ketahui bahwa tingkat kesuburan tanah di desa somawangi 480 ha subur, 178 ha sedang dan yang kurang subur seluas 32 ha yaitu sebagian yang berada di wilayah selatan sungai karena bentuk tanahnya adalah tanah bercadas, dari data di atas pada dasarnya tanah di desa somawangi sebagian besar sangat cocok untuk semua jenis tanaman. Baik tanaman padi maupun palawija.

(continue reading…)

Leave a Comment :, , more...

PKM : “Pencapaian yang Kurang Maksimal”

by on Nov.08, 2010, under Story Life

phto0206Dimulai dari suatu hari, dimana aku hanya mahasiswa biasa, disibukkan dengan berbagai kegiatan, seperti kuliah, berorganisasi, dan selain itu yang terpenting adalah mengikuti berbagai kompetisi. Sungguh aku heran pada diriku yang terus ingin mencoba walau tidak tau bagaimana hasilnya nanti..Dari mengikuti Seleksi Duta Pariwisata, Mahasiswa Berprestasi, Lomba Karya Tulis Ilmiah Bidang TIK, Blog, Lomba Karya Tulis Beswan, dan masih banyak lagi hingga akupun Bingung mengapa aku dapat mengikuti berbagai macam lomba itu???? :s

Karena banyaknya lomba yang aku ikuti tanpa aku tau kapan dan dimana lomba itu akan berlangsung, dengan berat hati ada beberapa kompetisi yang harus aku mengundurkan diri karena waktu yang bersamaan.

Pada saat itu aku yakin dengan keputusanku untuk mengikuti kompetisi yang lain, namun hasilnya kurang memuaskan… dan aku merasa sangat menyesal sekali dengan keputusan yang aku ambil pada saat itu, tapi tak apalah itu semua sudah Alloh yang mengatur, aku hanya bisa menjalaninya saja..

Walau dari berbagai kompetisi yang aku ikuti selama 1 Tahun ini sudah aku lakukan semua, namun Hasil yang aku peroleh sangatlah jauh dari target utama ku…hmmmmm… mungkin karena usahaku yang salah? atau memang aku kurang menguasai bidang yang aku ikutsertakan dalam lomba? apapun alasannya itu semua tidak penting untukku saat ini.. Menyesali terlalu dalam tidak ada manfaatnya, yang penting aku harus tetap semangat untuk kedepannya.. Mungkin ALLOH punya rencana lain untukku.. Who knows? :)

Finally, perjalananku di tahun ini bisa dikatakan kurang baik, namun dengan kurang baik itu aku mendapat banyak pelajaran dan pengalaman yang luar biasa, yang mungkin orang lain belum pernah merasakannya.. itulah kebanggaanku saat ini (Berusaha menghibur diri..hehe)

Yang penting HARUS TETAP SEMANGAT YUSRAN..OK? YAH.. THAT'S RIGHT :)

2 Comments : more...

Based on D’True Story: When The Time Delayed

by on Aug.08, 2010, under Information Lifestyles

delayed-time1At one place, there lived a boy. He lives in a happy family, with parents and relatives. But, he always thought it was something normal. He continued to play, interfering with his sister and brother, making trouble for others is her favorite. When he realized his mistake and want to apologize, she would always say, “Nothing – what, tomorrow it could be.“.


You know friends?When a bit older, school is very fun for him. He learned, make friends, and very happy. However, he considers it reasonable – Only fair. All just fro that he considers all of it's natural. One day, she fights with her best friend. Although he knew it was wrong, but never took the initiative to apologize and mend fences with her best friend. The reason is, “Nothing – what, tomorrow it could be.”
When he was a little big, a good friend was not his friend anymore. Although he still saw his friend, but they never chided each other. But it's not a problem, because he felt still had plenty of other good friends.


After graduating, working to keep her busy. He met a woman who was very beautiful and good. This woman later became his wife. He was so busy with work, because he wanted to be promoted to the highest position in the shortest possible time. In his career, sometimes – sometimes she longs to meet friends – his old friend. But he never again contacted them, even over the phone. She always says, “Ah, I'm tired, I call them tomorrow.” It's not too distracting him because he had friends – fellow worker who was always willing to come out.


So, time passed, he completely forgot to call your friends – friends. After she married and had children, she worked harder to be a happy family. He never again buy flowers for his wife, or even to remember his wife's birthday and their wedding day. It does not matter to him, because he thought his wife was always understood him, and never blame him.


Sometimes – sometimes she feels guilty and anxious to have the opportunity to tell his wife “I love you”, but he never did. The reason is, “Nothing – what, I'm sure tomorrow will tell.” He never had time to come to a child's birthday party – her son, but he did not know that this will perpengaruh in children – her son. Child – the child begins to stay away, and never really – really spend their time with her father.


One day, misfortune came when his wife died in an accident, his wife was hit by a run. When it happened, he was a meeting at the office. He does not realize that it was a fatal accident, he only comes when she will be picked to death. Before he could say “I love you“, his wife had died. Man – his heart broken and trying to amuse themselves through child – her son after the death of his wife.
But, he realized that the boy – her son never wanted to communicate with him. Soon, kids – adults and children to build their families – each. No one cares about this old man, who in the past have never taken the time to them.


We started old, she moved into a nursing home is best, which provides very good service. She used the money originally saved for a wedding anniversary celebration to the 50th, 60th, and 70th. Initially the money would be used to go to Hawaii, New Zealand, and the State – another country with his wife, but now uses to pay the cost of living in these nursing homes. From then until he died, there are only people – parents and nurses who cared for him.

He now feels very lonely, feeling he had never felt before. When he wants to die, he summoned a nurse and said to him, “Ah, I wish I realized this sooner ….Then he slowly exhale the last, and she died with tears welling in.

Leave a Comment : more...

Mental Disorders Are Controversial

by on May.18, 2010, under Indonesian Issues 2010

jiwaIn Jakarta, mental disorders often connotations with crazy people in the street or in a mental hospital. Yet not only that, many other deviant behaviors are classified as mental disorders, even controversial.

Anything controversial mental disorder?

As quoted from the LiveScience, following 10 controverial mental disorder:

1. Gender identity disorders

The most controversial in the Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM mental disorders or guidelines) is a disorder of gender identity or gender dysphoria is called.

Gender identity disorders that is when someone who has normal sexual anatomy but want to change the opposite sex with gender at birth.

2. Sex addiction

According to the Society for the Advancement of Sexual Health, sexual addiction is marked by a lack of control over a person's sexual behavior.

Sex addiction is not merely due to illness could not resist the temptation or sexual stimulation, but also because of an inability to control behavior.

3. Homosexuality

Sexual interactions in people with the same sex has become controversial since the first. People who perform a type called a homosexual sexual relations, and is divided into a gay (male homosexual), or lesbians (homosexual women).

4. Asperger Syndrome

Overview of Asperger's syndrome looks normal, has no physical problems and have a normal intelligence level. New problems arise when patients have to interact with others.

Asperger syndrome looks weird and has no concern and empathy when communicating with people. Patients did not know the meaning of body language like smiling, sad face, happy that people who do not know that his interlocutor with Asperger's Syndrome will taste weird.
(continue reading…)

7 Comments :, more...

Health Research Association of Communicable Diseases 2010 in Polar 2

by on May.08, 2010, under Indonesian Issues 2010

diseaseIn Jakarta, the Ministry of Health will return to Basic Health Research (Riskesdas) 2010. In researching this time will take precedence biomedical research two infectious diseases of malaria and tuberculosis (TB).

Research results will be reported in Summit (Summit) in New York, 20-22 September 2010. In the summit, about 189 heads of state will evaluate the progress achieved from the objectives of Millennium Development Goals (MDGs). Evaluation is based apda data available since 1990 until now.

“The purpose of this research is to complement the data that are not yet available in the year 2010, making it much simpler than Riskesdas 2007,” said Dr. dr Trihono Msc, in a press conference at the office Kemenkes, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

If representation Riskesdas 2007 to reach the national level to district, this year only to the provincial level.

The number of sample households that were involved in this research only 70 thousand, while in 2007 reached 280 thousand. The number of block samples also decreased from 1800 to 2007 to 2800 in 2010.

Data was collected through interviews, measurement and laboratory examination. Smaller in scope, focusing on indicators relating to the eight MDG goals.
(continue reading…)

5 Comments :, , more...

Kisah Seribu Kelereng

by on Mar.27, 2010, under Story Life

master-marble-glass2-300x300Mari kita ikuti kisah menarik ini :

Makin tua, aku makin menikmati Sabtu pagi. Mungkin karena adanya keheningan sunyi senyap sebab aku yang pertama bangun pagi, atau mungkin juga karena tak terkira gembiraku sebab tak usah masuk kerja. Apapun alasannya, beberapa jam pertama Sabtu pagi amat menyenangkan.
Beberapa minggu yang lalu, aku agak memaksa diriku ke dapur dengan membawa secangkir kopi hangat di satu tangan dan koran pagi itu di tangan lainnya. Apa yang biasa saya lakukan di Sabtu pagi, berubah menjadi saat yang tak terlupakan dalam hidup ini. Begini kisahnya :
Aku keraskan suara radioku untuk mendengarkan suatu acara Bincang – bincang Sabtu Pagi. Aku dengar seseorang agak tua dengan suara emasnya. Ia sedang berbicara mengenai seribu kelereng kepada seseorang di telpon yang dipanggil “Tom”. Aku tergelitik dan duduk ingin mendengarkan apa obrolannya.
“Dengar Tom, kedengarannya kau memang sibuk dengan pekerjaanmu. Aku  yakin mereka menggajimu cukup banyak, tapi kan sangat sayang sekali kau harus meninggalkan rumah dan keluargamu terlalu sering. Sulit kupercaya kok ada anak muda yang harus bekerja 60 atau 70 jam seminggunya untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari. Untuk menonton pertunjukan tarian putrimu pun kau tak sempat”.
Ia melanjutkan : “Biar kuceritakan ini, Tom, sesuatu yang membantuku mengatur dan menjaga prioritas apa yang yang harus kulakukan dalam hidupku”.
Lalu mulailah ia menerangkan teori “seribu kelereng” nya.” Begini Tom, suatu hari aku duduk – duduk dan mulai menghiitung – hitung. Kan umumnya orang rata – rata hidup 75 tahun. Ya aku tahu, ada yang lebih dan ada yang kurang, tapi secara rata – rata umumnya kan sekitar 75 tahun. Lalu, aku kalikan 75 ini dengan 52 dan mendapatkan angka 3900 yang merupakan jumlah semua hari Sabtu yang rata – rata dimiliki seseorang selama hidupnya. Sekarang perhatikan benar – benar Tom, aku mau beranjak ke hal yang lebih penting”.
“Tahu tidak, setelah aku berumur 55 tahun baru terpikir olehku semua detail ini”, sambungnya, “dan pada saat itu aku kan sudah melewatkan 2800 hari Sabtu. Aku terbiasa memikirkan, andaikata aku bisa hidup sampai 75 tahun, maka buatku cuma tersisa sekitar 1000 hari Sabtu yang masih bisa kunikmati”.

(continue reading…)

22 Comments :, , more...

Landak, Aku Ingin Memelukmu…

by on Mar.26, 2010, under Story Life

landakSuatu Hari… Yulia menunggu dengan antusias.
Kaki kecilnya bolak-balik melangkah dari ruang tamu ke pintu depan.
Diliriknya jalan raya depan rumah… Belum ada.
Yulia masuk lagi… Keluar lagi, belum ada juga.
Masuk lagi… Keluar lagi… Begitu terus selama hampir satu jam.
Suara si Mbok yang menyuruhnya berulang kali untuk makan duluan, tid ak dia gubris.
Pukul 18:30, “Tinnn… Tiiiinnnnn.. .!!”

Yulia kecil melompat girang, “Mama pulang! Papa pulang!”
Dilihatnya dua orang yang sangat dia cintai itu masuk ke rumah.
Yang satu langsung menuju ke kamar mandi.
Yang satu lagi menghempaskan diri di sofa sambil mengurut-urut kepala.
Wajah-wajah yang letih sehabis bekerja seharian, mencari nafkah bagi keluarga,bagi sikecil Yulia juga… yang tentunya belum mengerti banyak.
Dalam otaknya yang sedang berkembang, Yulia cuma tahu bahwa ia kangen Mama dan Papa, dan ia girang karena Mama dan Papa sudah pulang.
“Mama, mama…. Mama, mama….”, Yulia menggerak-gerakkan tangan meminta perhatian.
“Mama….”, Mama diam saja.
Dengan cemas Yulia bertanya, “Mama sakit ya? Mana yang sakit?… Mam, mana yang sakit?”
Mama tid ak menjawab, hanya mengernyitkan alis sambil memejamkan mata.
Yulia makin gencar bertanya, “Mama, mama… mana yang sakit? Yulia ambilin obat ya? Ya? Ya?”
Tiba-tiba… “Yulia!! Kepala mama lagi pusing! Kamu jangan berisik dong!”, Mama membentak dengan suara tinggi.
Kaget…!!
Yulia mundur perlan…

Matanya menyipit.
Kaki kecilnya gemetar…

Bingung…
”Yulia salah apa? Yulia sayang Mama..
. Yulia salah apa?” Takut-takut, Yulia menyingkir ke sudut ruangan. Mengamati Mama darI jauh, yang kembali mengurut-ngurut kepalanya.
Otak kecil Yulia terus bertanya-tanya, ”Mama, Yulia salah apa? Mama tid ak suka dekat-dekat Yulia ya? Apa Yulia mengganggu Mama? Yulia tid ak boleh sayang Mama?”

(continue reading…)

Leave a Comment :, , more...

PINTU JALAN MASUKNYA SYETAN

by on Mar.26, 2010, under Story Life


pintuHati manusia bagaikan benteng sedangkan syetan adalah musuh yang senantiasa mengintai untuk menguasai benteng tersebut. Kita tidak bisa menjaga benteng kalau tidak melindungi atau menjaga dan menutup pintu-pintu masuknya syetan ke dalam hati.

Kalau kita ingin memiliki kemampuan untuk menjaga pintu agar tidak diserbu syetan, kita harus mengetahui pintu-pintu mana saja yang dijadikan syetan sebagai jalan untuk menguasai benteng tersebut.

Pintu tempat masuknya syetan adalah semua sifat kemanusiaan manusia yang tidak baik. Dengan demikian, sebenarnya sangat banyak pintu yang dapat dimasuki syetan, namun kita akan membahas pintu-pintu utama saja, yang dijadikan prioritas oleh syetan untuk masuk menguasai manusia.

Di antara pintu-pintu besar yang akan dimasuki syetan itu adalah :

1. MARAH

Marah adalah kalahnya tentara akal oleh tentara syetan. Bila manusia marah, maka syetan bisa mempermainkannya seperti anak-anak mempermainkan kelereng atau bola. Orang marah adalah orang yang sangat lemah di hadapan syetan.

2. HASAD

Manusia yang hasud dan tamak menginginkan sesuatu dari orang lain, maka ia akan menjadi buta. Rasulullah bersabda: ”Cintamu terhadap sesuatu bisa menjadikanmu buta dan tuli”.

Mata yang bisa mengenali pintu masuknya syetan akan menjadi buta bila ditutupi oleh sifat hasad dan ketamakan sehingga tidak melihat. Saat itulah syetan mendapatkan kesempatan untuk masuk ke hati manusia sehingga orang itu mengejar untuk menuruti syahwatnya walaupun jahat.

3. PERUT KENYANG

Rasa kenyang menguatkan syahwat yang menjadi senjata syetan. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Iblis pernah menampakkan diri di hadapan Nabi Yahya bin Zakariyya a.s. Beliau melihat Iblis membawa beberapa belenggu dan gantungan pemberat.

Nabi Yahya bertanya, ”Wahai iblis belenggu dan pemberat apa ini?”

Iblis menjawab, ”Ini adalah syahwat yang aku gunakan untuk menggoda anak cucu Adam.

”Apa hubungannya pemberat ini dengan manusia ?”

”Bila kamu kenyang, maka aku beri pemberat sehingga engkau enggan untuk sholat dan dzikir”.

”Apa lainnya?”

”Tidak ada!”, jawab syetan.

Kemudian Nabi Yahya berkata, ”Demi Allah, aku tidak akan mengenyangkan perutku dengan makanan selamanya.

Iblispun berkata, ”Demi Allah aku tidak akan memberi nasehat pada orang Muslim selamanya”.
Kebanyakan makan mengakibatkan munculnya enam hal tercela :
1. Menghilangkan rasa takut kepada Allah dari hatinya.

2. Menghilangkan rasa kasih sayang kepada makhluk lain karena ia mengira bahwa semua makhluk

sama kenyangnya dengan dirinya.
3. Mengganggu ketaatan kepada Allah.
4. Bila mendengarkan ucapan hikmah ia tidak mendapatkan kelembutan.
5. Bila ia bicara tentang ilmu maka pembicaraannya tidak bisa menembus hati manusia.
6. Akan terkena banyak penyakit jasmani dan rohani

(continue reading…)

26 Comments :, , more...

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!