Yusran Adhitya Kurniawan’s Blog

Tag: nilai

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi UNSOED 2011

by on Jun.13, 2011, under Story Life

mapresPada tanggal Senin dan Selasa, 9 – 10 Mei 2011 delapan mahasiswa terbaik perwakilan fakultas di Universitas Jenderal Soedirman berkompetisi dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Universitas Jenderal Soedirman 2011.  Mahasiswa Berprestasi I Tingkat Universitas akan mengikuti seleksi Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional.

Berikut ini adalah nama-nama mahasiswa berprestasi masing-masing Fakultas sesuai urutan gambar dari sebelah kiri yaitu Etjun Widhiarto dari FISIP dengan judul makalah “Internalisasi Budaya Jawa dalam Birokrasi”,Winda Ariyani dari FKIK dengan judul makalah “Potensi Rimpang Zingiber Officinale Dalam Terapi Kanker”, Neneng Astry Apriliana Ramadhan dari Fakultas Pertanian dengan judul makalah “Potensi Varietas Padi Golden Rice untuk Biofortifikasi Tanaman Pangan dalam Mengatasi Kekurangan Vitamin A di Indonesia”, Solikhatun Isnaini dari Fakultas Hukum dengan Judul Makalah “Analisis Kebijakan Pengelolaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Kabupaten banyumas”, Fina Ariyana dari Fakultas Ekonomi dengan Judul Makalah “Waqf City Solution: Solusi Permodalan UMKM untuk Meningkatkan Daya Saing serta Efek Berkah bagi Umat”, Afifah Nur Shobah dari Fakultas Biologi dengan judul makalah “Maitakers (Maitake Krackers) sebagai Produk Pangan Fungsional bagi Penderita Kanker Payudara”, Meita Kartika Sapitri dari Fakultas Peternakan dengan Judul Makalah “Fermentasi Anaerob (silase) Meningkatkan Mutu Limbah bi Kayu sebagai Alternatif Pakan Sapi Potong Lokal”, dan saya sendiri Yusran Adhitya Kurniawan dari Fakultas Sains dan Teknik dengan judul makalah “Optimasi Pembangkitan Warna dengan Fungsi Afinitas pada Gambar Kuno Bersejarah untuk Memperkuat Fakta Sejarah dan Meningkatkan Kepedulian terhadap Sejarah bangsa Indonesia.

www.unsoed.ac.id/node/pemilihan-mahasiswa-berprestasi-unsoed-tahun-2011

My MAPRES'FriendBegitu menyenangkan dalam pemilihan berprestasi ini, karena kami berkompetisi tidak menjadi RIVAL, melainkan menjadi teman yang mendukung siapa saja nanti yang akan menjadi juara.1 dan mewakili UNSOED di tingkat Nasional. Dalam presentasi karya Tulis B.indonesia saya mendapat banyak sekali kritik dan saran, pada saat itu saya sudah berputus asa. namun temanku berkata “Yus, kamu masih bisa dengan memaksimalkan di Ujian B.Inggris, Organisasi, Kepribadian, dan Psikotes di hari esok. Saya pun semakin bersemangat, karena memang B.inggris sudah menjadi kesukaan saya. so when i meet the adjudicators. i show my best in English :).

Finally, The Result :

The Winner : Afifah Nur Shobah from Biology Faculty.

1st Runner Up : Meita Kartika Sapitri from Animal Science Faculty.

2nd Runner Up : Yusran Adhitya Kurniawan from Sciences and Engineering Faculty.

Together MAPRES UNSOED 2011Alhamdulillah, hanya kata itu yang bisa saya ucapkan. karena menjadi juara.3 (2nd runner up) merupakan sesuatu yang membanggakan bagi diri saya, keluarga, dosen, jurusan, dan fakultas tentunya. Persaingan dengan teman-teman yang lain benar-benar TOUGH COMPETITION, karena masing-masing memiliki kelebihan dan menjadi Mahasiswa Berprestasi III sudah menjadi berkah untuk saya karena untuk pertama kalinya saya bisa mewakili jurusan teknik (Teknik Elektro) di Fakultas Sains dan Teknik UNSOED ke tingkat Universitas. Setidaknya saya memiliki pengalaman dan pelajaran berharga selama pemilihan mahasiswa berprestasi UNSOED 2011 ini untuk adik-adik kelas saya nanti kedepannya, agar bisa lebih baik lagi. Selain itu, saya sangat mendukung AFIFAH NUR SHOBAH untuk lolos dalam pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat Nasional membawa nama UNSOED.

Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada:

1. Prof. Drs. Edy Suwono, PhD selaku Rektor Universitas Jenderal Soedirman dan Prof.Imam Santosa, Msi selaku Pembantu Rektor III UNSOED.

2. Ir. H. Purnama Sukardi, Ph.D, selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Jenderal Soedirman yang telah memberikan ijin mengikuti Seleksi Mahasiswa Berprestasi.

3. Gathot Heri Sudibyo, S.T., MT sebagai Pembantu Dekan III Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Jenderal Soedirman yang telah memberikan kesempatan untuk mengikuti seleksi MAWAPRES 2011.

4. Hesti Susilawati, S.T., MT selaku Ketua Prodi Teknik Elektro yang telah memberikan dukungan untuk mengikuti Seleksi MAWAPRES 2011 ini.

5. Imron Rosyadi, S.T., M.Sc selaku dosen pembimbing yang telah banyak membimbing dan memberikan arahan dalam menyusun Karya Tulis Mahasiswa ini.

6. Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan Karya Tulis Mahasiswa ini, diantaranya Ryan, Opi, Besi, teman-teman Tek.Elektro yang setia mendukung Yusran serta tentunya keluarga Yusran di Cirebon.

Semoga segala bantuan dan motivasi kalian mendapat balasan dari Alloh.SWT. Jazakumulloh Khairan Katsiran.Amin.

6 Comments :, , , more...

Base on D’True Story : Pertanda Ajal Tiba

by on Apr.04, 2011, under Story Life

166135_1363971798883_1819276157_693180_1935496_nKicauan burung seperti biasa membangunkan tidurku yang begitu terlelap setelah seharian menjadi “penjaga Kampus” untuk bimbingan laporan kerja praktikku. Pada Saat itu aku langsung menegakkan badanku yang lelah ini dengan mata yang berkunang-kunang, langsung ku masuki ruangan dingin untuk mandi demi mata ini agar tidak lagi mengantuk. langsung saja ku basuhi dari ujung rambur kepala sampai ujung kaki…. (After 15 Minutes) Tubuhku kembali segar dan siap untuk mulai beraktifitas kembali.. Namun entah kenapa pada hari itu, Niat Hatiku yang bergejolak, bukan karena CINTA, namun karena PERASAAN yang ragu-ragu untuk pergio ke kampus, maklum Jarak dari Kostan Ke kampus menggunakan Mesin 125 Tak ku sampai 45 Menit untuk tiba di kampus. Sesekali aku pergi keluar untuk memastikan niat awalku untuk pergi ke kampus, hingga jam 12 siang aku masih meragukan keberangkatanku.

Setelah itu, aku teringat akan suatu Tugas untuk Melatih Debat Bahas Inggris di kampus, guna untuk mempersiapakan Team dari Fakultasku untuk bertanding di acara IFDC (Inter faculty Debate Championship), dimana Alhamdulillah pada Tahun kemarin aku bisa melatih dan membimbing Team debatku hingga menjadi Juara 2nd-Runner up (Juara.3), ini merupakan Prestasi yang besar buat fakultas. oleh karena itu aku ingin melatih lebih baik lagi agar team dari fakultas SAIS and ENGINEERING can be a WINNER,Amin..

Karena itulah Niatku yang ingin pergi ke kampus 50% : 50%. Namun Pada saat itu menjadi  60%(Go to Campus) : 40% (Stay at Kost). Jam 15.00 sudah mengajakku dengan bunyi Alarmnya yang terus memanggilku. aku pun bergegas mempersiapkan segala  sesuatu yang diperlukan nanti untuk melatih debat dikampus, setelah itu entah kenapa ketika berapa Kilometer aku pergi ke kampus, hati ini Bergejolak kembali untuk memaksaku kembali ke kampus.. Ternyata BENAR : Andai saja aku pergi ke kapus pada saat itu, pasti aku akan Melihat Kecelakaan Adik kelas ku di kampus kecelakaan, dan ternyata Alloh menghendaki dia meninggal di tempat dengan Kepalanya Terlindas Truk Gandeng.. Innanilahi Wainnailaihi Ro'ji'un. aku mendengar berita tersebut dari temanku setelah berapa menit kemudian ketika aku bertekad untuk kembali kekosan. Ternyata Perasaan, keraguan yang aku alami merupakan Pertanda aAjal Adik kelas ku meninggal, susana Haru, sedih, dan Kecewa bertebaran dikampus, hingga semua orang yang mendengar berita tersebut Kaget dibuatnya.. “Memang Hidup adalah Sementara, dan Allohlah yang Hanya Mengetahui Hidup dan Matinya seseorang”. Hanya Satu Kalimat dariku sebagai penulis : Perbanyaklah Beribadah dan Mempergunakan Waktu sisa Hidup Sebaik mungkin, Insya Alloh kita akan Menghadap Alloh dengan Khusnul Khotimah,Amin.

Leave a Comment :, , more...

My Lovable Place When KKN at SOMAWANGI Village, Kab.Banjarnegara.

by on Mar.10, 2011, under Story Life

Kecamatan Mandiraja khususnya Desa Somawangi secara demografis memiliki banyak potensi, diantaranya bidang pertanian yang dapat dioptimalkan dalam usaha untuk pembangunan desa dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa tersebut. Namun, pada kenyataan yang diperoleh di lapangan, berbagai potensi tersebut selama ini belum dapat dioptimalkan dengan baik oleh masyarakat terkait. Untuk mendukung hal tersebut, perlu juga dilakukan peningkatan di bidang kesehatan dan pendidikan sebagai dasar terbentuknya sumber daya manusia yang berpotensi agar tercipta sumber daya masyarakat.

kkn-somawangi


Berdasarkan permasalahan di atas, dilaksanakanlah program ”Peningkatan Potensi Desa dan Pengembangan Masyarakat dengan Sistem Pemberdayaan Masyarakat” oleh tim Kuliah Kerja Nyata Pos Pemberdayaan Keluarga (KKN POSDAYA) Desa Somawangi, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara. sebagai salah satu upaya untuk mengoptimalkan fungsi keluarga sebagai anggota masyarakat.

A. Kondisi Umum Desa Somawangi

1. Keadaan Geografis

Desa Somawangi terletak di wilayah Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara, Propinsi Jawa Tengah. Adapun posisi Desa Somawangi dengan pusat penerintahaan dan pusat pelayanan adalah sebagai berikut:

a. Jarak dari pusat pemerintah Kecamatan : 2,5 Km

b. Jarak dari pusat pemerintah Kabupaten : 27,4 Km

c. Jarak dari pusat pemerintah Propinsi : 316 Km

d. Jarak dari Pasar : 2,5 Km

e. Jarak dengan fasilitas pendidikan :

1. SD : 0 Km

2. SLTP : 1,5 Km.

3. SLTA : 6 Km

4. Perguruan tinggi : 68 Km

f. Jarak dengan fasilitas kesehatan

1. Puskemas : 2,5 Km

2. Rumah Sakit : 17 Km

Adapun batas-batas administrasi Desa adalah:

a. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Kebumen

b. Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Mandiraja Kulon

c. Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Kaliwungu

d. Sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Purwonegoro

2. Luas Daerah dan Penggunaan Tanah

Desa Somawangi Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara terdiri dari 4 dusun 8 Rw ( Rukun warga ) dan 45 Rt. ( Rukun Tetangga ) dengan rincian sebagai berikut :

a. Dusun I (Wanasepi) terdiri dari 2 Rw dan 12 Rt.

b. Dusun II (Kembaran) terdiri dari 2 Rw dan 11 Rt.

c. Dusun III (Kalirau) terdiri dari 2 Rw dan 10 Rt.

d. Dusun IV (Kalipacet) terdiri dari 2 Rw dan 12 Rt.

Luas wilayah Desa Somawangi Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara adalah : 690 hektar, dengan pembagian sebagai berikut:

a. Status Tanah

1. Tanah Sawah dengan luas 140 Ha

2. Tanah Kering dengan luas 550 Ha

b. Penggunan Tanah

Kondisi luas wilayah Desa Somawangi sesuai dengan Penggunaan dan pemanfaatan tanah di desa, rincian lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :

Tabel II.1. Penggunaan Tanah di Desa Somawangi

No

Jenis & Penggunaan Tanah

Luas Tanah

(Ha)

Persentase

I

Tanah Kering

a.

Perumahan & Perkatoran

218

31,6

b.

Tegalan

227

32,9

c.

Hutan

80

11,5

d.

Lain-Lain

25

3,6

II

Tanah Sawah

a.

Irigasi

125

18,2

b.

Tadah Hujan

15

2,2

Total Luas Tanah

690

100 %

Sumber data : monografi Desa Somawangi tahun 2009

Dari tabel II.1 dapat di ketahui bahwa sebagian besar tanah di desa somawangi adalah tanah kering yaitu seluas 550 Ha yang di gunakan untuk Bangunan rumah, Perkantoran 218 ha, tegalan seluas 227 ha, Hutan 80 ha, dan untuk yang lainnya seluas 25 ha. Sedangkan selebihnya adalah tanah sawah dengan rincian sawah Irigasi seluas 125 ha dan sawah tadah hujan seluas 15 ha.

3. Keadaan Pengairan

Sumber air yang di pergunakan oleh penduduk desa somawangi untuk kebutuhan sehara-hari adalah air sumur dengan kedalaman rata-rata 6 – 10 meter untuk sebelah Utara, dan 10 – 16 meter untuk sebelah Selatan. Perbedaan kedalaman sumur ini karena tanah di sebelah Selatan merupakan tanah liat dan berbukit bukit ( Pegunungan ) sedangkan di sebelah Utara adalah tanah datar dekat dengan area pesawahan Sedangkan sumber air untuk pertanian adalah dengan menggunakan saluran irigasi Singo merto.

4. Keadaan tanah dan iklim

a. Keadaan tanah

Desa somawangi merupakan daerah dataran rendah yang jauh dari sungai dan laut, sehingga tidak pernah mengalami banjir pada musim hujan dan sebagian besar tanah nya merupakan tanah kering. Jenis tanah di desa somawangi adalah tanah liat berwarna hitam sangat mendukung untuk lahan Pertanian baik tanah sawah maupun tanah kering. Berikut pembagian tingkat kesuburan tanah di Desa Somawangi :

Tabel II.2. Tingkat Kesuburan Tanah Desa Somawangi

No

Tingkat Kesuburan

Luas ( Ha )

Persentase

1.

Subur

480

69,6 %

2

Sedang

178

25,8 %

3

Tidak subur

32

4,6 %

Jumlah

690

100 %

Sumber data : Monografi Desa Somawangi tahun 2009.

Melalui tabel di atas dapat di ketahui bahwa tingkat kesuburan tanah di desa somawangi 480 ha subur, 178 ha sedang dan yang kurang subur seluas 32 ha yaitu sebagian yang berada di wilayah selatan sungai karena bentuk tanahnya adalah tanah bercadas, dari data di atas pada dasarnya tanah di desa somawangi sebagian besar sangat cocok untuk semua jenis tanaman. Baik tanaman padi maupun palawija.

(continue reading…)

Leave a Comment :, , more...

THE BEST WAY OF YOGA

by on Jul.04, 2010, under Information Lifestyles

yoga-formYoga became one of
alternative options that sports has many benefits, so more and more
people take yoga classes.
One benefit of yoga is to
reduce allergies.

Every breathing, people
inhale particles such as dust, germs, smoke, feathers and pollutants
(all of which can cause allergies).
The nose serves as a
natural air filter, protecting the body from impurities.

Breathing is a core
element of yoga.
Breathe through your
nose, as is done in traditional Ayurvedic and yoga can provide a calming
effect on the body.

Among the self-healing
techniques, breath work with unique because breathing is the only way to
raise awareness, maintain and repair other body systems.

Heart rate, blood
pressure, circulation, digestion, hormone secretion and mental, and
emotional states can all be controlled, managed and cured through proper
breathing practices.


following the practice of yoga
breathing techniques that can reduce allergy:

   1. Inhale through your nose
with a full capability

   
2. Hold your breath

   
3. Take a breath a little
longer, and hold.
Repeat once more. This exercise will
improve the ability of the lungs and intercostal muscles (the muscles
between the lungs that helps breathing).

   
4. Hold for 10 count

   
5. Slowly exhale through
your nose, using your abdominal muscles to push a little air out.

For allergy sufferers,
after doing this breathing technique, should make cleaning the nose
(nasal rinsing).
This is to reduce the
fixed particles inhaled in the nose and sinuses, which can cause
irritation or allergy.

Leave a Comment : more...

SIMULASI DELTA MODULATION DENGAN PROGRAM OCTAVE

by on Jun.26, 2010, under Information Technology


DELTA MODULASI

  1. DESKRIPSI SIMULASI

Delta modulasi (DM) adalah metode konversi A/D yang sederhana dan handal pada sistem yang membutuhkan komunikasi digital secara serial dari sinyal analog. Delta Modulasi terdiri dari komparator pada bagian umpan maju dan integrator sebagai umpan balik untuk membentuk suatu loop kontrol yang sederhana. DM dibatasi oleh frekuensi dan amplitudo analog input yang akan diproses. Dengan DM, suatu input analog didekati melalui fungsi tangga yang bergerak naik turun dengan satu level kuantisasi (?) pada setiap level interval sampling (Ts). Contoh mengenai hal itu ditunjukkan pada gambar 1.1 dimana fungsi tangga berhimpit pada gelombang analog yang asli. Karakteristik terpenting untuk fungsi tangga ini adalah jalannya mirip biner. Pada setiap waktu pengambilan sampel, fungsi bergerak naik turun sebesar ? sehingga output dari proses modulasi delta dapat ditampilkan sebagai suatu digit digital biner tunggal untuk setiap sampel. Pada dasarnya, aliran bit lebih dihasilkan oleh pendekatan derivatif sinyal analog dari amplitudonya, yaitu A1 dibangkitkan bila fungsi tangga menaik sepanjang interval sedangkan 0 dibangkitkan dengan cara sebaliknya.

deltamodulasi1


Gambar 1.1 Contoh Modulasi Delta

Transisi (naik atau turun) yang terjadi di setiap interval pengambilan sampel dipilih sedemikian hingga fungsi tangga melintasi sedekat mungkin bentuk gelombang analog yang asli. Untuk transmisi yang terjadi adalah sebagai berikut:

pada setiap waktu pengambilan sampel, input analog dibandingkan dengan nilai yang terbaru dari fungsi tangga pendekatan. Bila nilai dari bentuk gelombang dijadikan sampel melebihi nilai pada fungsi tangga, maka hasil yang akan didapat adalah 1, bila sebaliknya,maka akan dihasilkan 0 (Nol). Jadi tangga selalu berubah sesuai arah sinyal inputnya. Dengan kata lain, output proses DM adalah runtutan biner yang dapat digunakan receiver untuk merekontruksi fungsi tangga, kemudian fungsi tangga dapat diperhalus lagi dengan melalui lebih banyak jenis proses integrasi agar dapat menghasilkan pendekatan analog dari sinyal input analog.

Ada dua parameter terpenting dalam skema DM yaitu ukuran langkah yang ditempuh tiap digit biner, ?, dan rate sampel. ? harus dipilih agar menghasilkan keseimbangan antara kedua jenis error dan derau. Bila bentuk gelombang analog berubah dengan lambat sekali, maka akan muncul derau kuantisasi. Derau ini meningkat sejalan dengan meningkatnya ?. Dengan kata lain, bila bentuk gelombang analog berubah lebih cepat dibanding kemampuan gelombang tangga, maka akan terjadi slope overload. Derau ini meningkat saat ? diturunkan. Sedangkan jika rate sampel ditingkatkan, maka akan meningkatkan tingkat keakuratan skema sehingga akan meningkatkan rate data sinyal output.

Keuntungan utama DM dibanding PCM adalah kesederhanaan dalam implementasinya. Umumnya PCM melampirkan karakteristik SNR yang lebih baik pada rate data yang sama.

  1. MANFAAT SIMULASI

1) Mendekati sinyal analog dengan serangkaian segmen.

2) Membandingkan setiap segmen dari sinyal yang didekati dengan gelombang analog yang asli untuk menentukan kenaikan atau penurunan amplitudo relative.

3) Mengetahui hasil dari proses untuk memunculkan state bit yang berurutan, dimana hal tersebut ditentukan oleh perbandingan kenaikan dan penurunan amplitudonya.

4) Mengetahui perubahan informasi yang dikirim saja, yaitu hanya dengan peningkatan atau penurunan amplitudo sinyal dari sampel yang dikirim sebelumnya saja, sedangkan kondisi perubahannya tidak menyebabkan sinyal termodulasi untuk tetap berada di keadaan 0 atau 1 yang sama dari sampel sebelumnya.

  1. KODE PROGRAM

Program untuk simulasi Delta Modulation (DM) ini dijalankan di OCTAVE. Berikut ini Source Codes simulasi Modulasi Deltanya :

input('ENCODING DATA');

input('DELTA MODULATION');

input('x1 = Batas Awal');

input('x2 = Rentang');

input('x3 = Batas Akhir');

x1 = input('masukan nilai x1 :', 'str');

x1 = str2num(x1);

x2 = input('masukan nilai x2 :', 'str');

x2 = str2num(x2);

x3 = input('masukan nilai x3 :', 'str');

x3 = str2num(x3);

disp ('x1 ='); disp (x1);

disp ('x2 ='); disp (x2);

disp ('x3 ='); disp (x3);

x = x1:x2:x3;

y = sin(x);

stairs (x,y)

subplot(2,1,1); plot(x,y)

i=1

while(i<=6.28/0.1)

if(y(i)<y(i+1))

y(i)=1

else

y(i)=0

end

i=i+1

end

subplot(2,1,2); stairs(x,y)

  1. OUTPUT PROGRAMdm

Hasil Program :

(continue reading…)

1 Comment : more...

3 Spiritual Infectious Diseases

by on Jun.21, 2010, under Information Lifestyles

deseasesCommon diseases known to man
transmitted infections are caused by viruses, bacteria or other microorganisms. But there are also unwitting spiritual disease that can be transmitted to one another. Here's three spiritual disease that can be contagious.

As quoted from the HuffingtonPost, Sunday (6/20/2010) there is a disease that can be recognized as a contagious spiritual disease that is common, namely:

Imitation Spiritual
This condition is the tendency to talk, dress and berindak as one might imagine that on a spiritual person. So people with this condition are just trying to follow someone else.

Because spiritual experiences
In this disease, the individual ego is identified by the spiritual experiences they experienced. This condition can sometimes influence the thinking of others. In most cases this condition will not last forever, but sometimes lasts in the long term.

Ego Spiritual
This disease occurs when a person's personality structure and ego become so ingrained with a deep spiritual concepts. When the ego becomes spiritual, a person becomes unable to understand and all this in the name of spirituality.

Contagious spiritual disease is derived from one's ego and is a condition that deceives himself. Since most of these conditions do not come from him but because of the influence of the people or the environment around them.

4 Comments :, more...

What The Difference Psychologist and Psychiatrist?

by on Jun.21, 2010, under Information Lifestyles

psicologyMany laymen mistakenly regarding psychologists and psychiatrists and assume they are the same as it involves mental problems. Actually, what distinguishes the two professions?

If you want it simple, short explanations like this, the psychiatrist can provide medication, while psychologists can not prescribe.

Meanwhile, if seen from a background in education, psychologists are psychology graduates who have participated in undergraduate academic programs (undergraduate psychology) and graduate school as a psychologist.

While psychiatrists are specialists who have completed undergraduate education degree (bachelor of medicine), education and the education profession as a medical specialist psychiatric unit.

As quoted from the Code of Conduct issued Himpsi Psychology (Psychologists Association of Indonesia), Monday (21/06/2010), psychologists and psychiatrists are equally deep psychological science and all things related to human development.

Both these professions also have the same concentration practices, such as handling, prevention, diagnose and provide therapy.

However, the most distinguishing here is in terms of drug therapy (pharmacotherapy). Drug therapy may only be performed by a psychiatrist, that in fact the medical backgrounds more involved in the clinical handling. While psychologists focus more on social aspects, such as providing treatment in the form of psychological therapy (psychotherapy).
(continue reading…)

Leave a Comment :, more...

10 Factors That 90 Percent Reduce Stroke Risk

by on Jun.19, 2010, under Information Lifestyles

strokeThere are many risk factors that can trigger a stroke. However, a recent study classifies 10 risk factors which, if avoided may reduce the risk by 90 percent.

Quoted from Dailymail, the ten factors are identified when researchers from McMaster University studied 3000 patients with stroke. Lifestyle of the patients compared with 3,000 healthy people as control.

The results showed, the first five risk factors play a role in 80 percent of cases of stroke in patients. All five are high blood pressure, smoking, abdominal fat, unhealthy diet and lack of exercise.

When added 5 next factor, the risk of stroke increased to 90 percent. Five second factor is diabetes, excessive alcohol consumption, stress or depression, heart problems and weak molecule apolipoprotein isebut ayng blood.

“With the discovery of the ten factors, interventions that target low blood pressure and smoking less, exercising regularly and eating a healthy diet can reduce stroke risk substantially,” said Dr Martin O'Donnell is involved in the study.

Stroke occurs when the brain deprived of oxygen. The most common type of ischemic stroke, which occurs when blood clots block blood flow to the brain. Can also be triggered by the outbreak of the blood vessels, causing bleeding in the brain (stroke hemoraghy).

Of all risk factors, high blood pressure is the most important factor, which causes a third of stroke cases. Compared with normal people, people with high blood pressure 2.5 times greater risk of stroke.

10 Comments : more...

Discover The 5 Types of Headaches

by on Jun.19, 2010, under Uncategorized

headacheTreating headaches should not be in vain, because the types and causes vary. Because if not careful, one can instead choose drugs trigger other types of headaches.

Kind of a mild headache that most drugs can indeed heal with regular headaches. But there also must be followed by antibiotics, or even a supplement to maintain nerve function.

In order not wrong in choosing the drug, identify five types of headaches, as quoted from Health.com, the following.

1. Tension headache
Is a type of headache most common form of pain or soreness that is felt constantly around your temples and neck and head back. Not bad migraine, tension headache is not accompanied by nausea and vomiting and not too distracting activity. Drugs that are sold free powerful enough to handle, such as aspirin, ibuprofen, or acetaminophen.

Experts suspect that the cause of this type of headache is the contraction of neck and scalp that usually accompanies stress conditions. Can also be triggered by changes in chemical composition in the brain.

2. Cluster headache
Type of headache this one more in men than in women. Usually occurs suddenly in one group, with symptoms of severe pain on one side of the head. Sometimes accompanied by watery eyes, nasal congestion and runny snot on the same side of the head. Someone who experienced it would feel nervous, uncomfortable as in migraine sufferers.

The exact cause is unknown, but believed to be the interference with the genetic component. There is no drug that can effectively cure, but medications can reduce pain symptoms.

3. Sinus headache
Experiencing sinus inflammation due to infection can cause pain in the head. Usually accompanied by fever, and need to be checked with MRI or CT scan to determine changes in fluid composition, or with fiber optic to see any pus.
(continue reading…)

Leave a Comment :, more...

BROWN EYES More Character Compared Than BLUE EYES

by on Jun.17, 2010, under Information Lifestyles

eyes1Dominance of a person in a group is associated with eye color, especially in men. The man with brown eyes tend to be more influential than men with blue eyes, although its cause is not with the eyes.

Quoted from MSNBC,  this trend was revealed when the experts in the Czech Republic conducted a study on 62 people. Participants were asked to rank the 80 photos of men and women, related to the observed dominance impression of his face.

Eye color in these photos had been modified at random by the program Photoshop. Images that previously have blue eyes changed to brown or another color, and vice versa.

When compared, the most dominant impression was found by participants in a brown eyed man in the photo although his eye color has changed to other color. This trend does not occur on the image of women.

This proves, despite the tendencies associated with eye color, but its cause lies not in the eye. Some speculation then spreads to explain it.

The first allegation, eye color have a relationship with a face so his impression remains the same even though eye color changed. Brown-eyed men generally have a wide chin and mouth, nose, bigger, closer distance of both eyes wide and eyebrows.

“This finding is very surprising, totally unexpected. It should be investigated further, what eye color connection with face shape,” said Benedict Jones of the University of Aberdeen who are involved in such research.

The next alleged unequal treatment in childhood. Perhaps because of the cute, boy with blue eyes tend to be much longer treated as a child than brown-eyed peers.

blue-eyesThis conjecture is strengthened by the results of previous research. Boys in blue-eyed preschoolers more likely to say they have problems than brown-eyed, although the trend was lost with age.

The next speculation trying to combine both the above allegations. Underdevelopment experienced by blue-eyed man in childhood causes hormonal differences in growth, so that gives specificity to the face shape.

Whatever the cause, researchers believe that the new blue eyes known between 6000 to 10,000 years ago. Prior to the mutation which reduces the production of brown pigment in the iris, everyone has brown eyes.

6 Comments :, more...

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!