Yusran Adhitya Kurniawan’s Blog

Tag: Pintu

PINTU JALAN MASUKNYA SYETAN

by on Mar.26, 2010, under Story Life


pintuHati manusia bagaikan benteng sedangkan syetan adalah musuh yang senantiasa mengintai untuk menguasai benteng tersebut. Kita tidak bisa menjaga benteng kalau tidak melindungi atau menjaga dan menutup pintu-pintu masuknya syetan ke dalam hati.

Kalau kita ingin memiliki kemampuan untuk menjaga pintu agar tidak diserbu syetan, kita harus mengetahui pintu-pintu mana saja yang dijadikan syetan sebagai jalan untuk menguasai benteng tersebut.

Pintu tempat masuknya syetan adalah semua sifat kemanusiaan manusia yang tidak baik. Dengan demikian, sebenarnya sangat banyak pintu yang dapat dimasuki syetan, namun kita akan membahas pintu-pintu utama saja, yang dijadikan prioritas oleh syetan untuk masuk menguasai manusia.

Di antara pintu-pintu besar yang akan dimasuki syetan itu adalah :

1. MARAH

Marah adalah kalahnya tentara akal oleh tentara syetan. Bila manusia marah, maka syetan bisa mempermainkannya seperti anak-anak mempermainkan kelereng atau bola. Orang marah adalah orang yang sangat lemah di hadapan syetan.

2. HASAD

Manusia yang hasud dan tamak menginginkan sesuatu dari orang lain, maka ia akan menjadi buta. Rasulullah bersabda: ”Cintamu terhadap sesuatu bisa menjadikanmu buta dan tuli”.

Mata yang bisa mengenali pintu masuknya syetan akan menjadi buta bila ditutupi oleh sifat hasad dan ketamakan sehingga tidak melihat. Saat itulah syetan mendapatkan kesempatan untuk masuk ke hati manusia sehingga orang itu mengejar untuk menuruti syahwatnya walaupun jahat.

3. PERUT KENYANG

Rasa kenyang menguatkan syahwat yang menjadi senjata syetan. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Iblis pernah menampakkan diri di hadapan Nabi Yahya bin Zakariyya a.s. Beliau melihat Iblis membawa beberapa belenggu dan gantungan pemberat.

Nabi Yahya bertanya, ”Wahai iblis belenggu dan pemberat apa ini?”

Iblis menjawab, ”Ini adalah syahwat yang aku gunakan untuk menggoda anak cucu Adam.

”Apa hubungannya pemberat ini dengan manusia ?”

”Bila kamu kenyang, maka aku beri pemberat sehingga engkau enggan untuk sholat dan dzikir”.

”Apa lainnya?”

”Tidak ada!”, jawab syetan.

Kemudian Nabi Yahya berkata, ”Demi Allah, aku tidak akan mengenyangkan perutku dengan makanan selamanya.

Iblispun berkata, ”Demi Allah aku tidak akan memberi nasehat pada orang Muslim selamanya”.
Kebanyakan makan mengakibatkan munculnya enam hal tercela :
1. Menghilangkan rasa takut kepada Allah dari hatinya.

2. Menghilangkan rasa kasih sayang kepada makhluk lain karena ia mengira bahwa semua makhluk

sama kenyangnya dengan dirinya.
3. Mengganggu ketaatan kepada Allah.
4. Bila mendengarkan ucapan hikmah ia tidak mendapatkan kelembutan.
5. Bila ia bicara tentang ilmu maka pembicaraannya tidak bisa menembus hati manusia.
6. Akan terkena banyak penyakit jasmani dan rohani

(continue reading…)

26 Comments :, , more...

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!