Yusran Adhitya Kurniawan’s Blog

Tausyiah-Tausyiah

RAHASIA SILATURAHMI

Tahukah kalian tentang sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan
ataupun keburukan? “Sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan adalah
pahala orang yang berbuat kebaikan dan menghubungkan tali silaturahmi,
sedangkan yang paling cepat mendatangkan keburukan ialah siksaan bagi
orang
yang berbuat jahat dan yang memutuskan tali persaudaraan” (HR. Ibnu
Majah).

Silaturahmi tidak sekedar bersentuhan tangan atau memohon maaf belaka.
Ada sesuatu yang lebih hakiki dari itu semua, yaitu aspek mental dan
keluasan
hati. Hal ini sesuai dengan asal kata dari silaturahmi itu sendiri, yaitu
shilat atau washl, yang berarti menyambungkan atau menghimpun, dan
ar-rahiim
yang berarti kasih sayang.
Makna menyambungkan menunjukkan sebuah proses aktif dari sesuatu yang
asalnya tidak tersambung. Menghimpun biasanya mengandung makna sesuatu
yang
tercerai-berai dan berantakan, menjadi sesuatu yang bersatu dan utuh
kembali. Tentang hal ini Rasulullah SAW bersabda, “Yang disebut
bersilaturahmi itu bukanlah seseorang yang membalas kunjungan atau
pemberian, melainkan bersilaturahmi itu ialah menyambungkan apa yang telah
putus” (HR. Bukhari).

Kalau orang lain mengunjungi kita dan kita balas mengunjunginya, ini tidak
memerlukan kekuatan mental yang tinggi. Boleh jadi kita melakukannya
karena
merasa malu atau berhutang budi kepada orang tersebut. Namun, bila ada
orang
yang tidak pernah bersilaturahmi kepada kita, lalu dengan sengaja kita
mengunjunginya walau harus menempuh jarak yang jauh dan melelahkan, maka
inilah yang disebut silaturahmi. Apalagi kalau kita bersilaturahmi kepada
orang yang membenci kita, seseorang yang sangat menghindari pertemuan
dengan
kita, lalu kita mengupayakan diri untuk bertemu dengannya. Inilah
silaturahmi yang sebenarnya.

Rasulullah SAW pernah memberikan nasihat kepada para sahabat, “Hendaklah
kalian mengharapkan kemuliaan dari Allah”. Para sahabat pun bertanya,
“Apakah yang dimaksud itu, ya Rasulullah?” Beliau kemudian bersabda lagi,
“Hendaklah kalian suka menghubungkan tali silaturahmi kepada orang yang
telah memutuskannya, memberi sesuatu (hadiah) kepada orang yang tidak
pernah
memberi sesuatu kepada kalian, dan hendaklah kalian bersabar (jangan lekas
marah) kepada orang yang menganggap kalian bodoh” (HR. Hakim).

Dalam hadis lain dikisahkan pula, “Maukah kalian aku tunjukkan amal yang
lebih besar pahalanya daripada shalat dan shaum?” tanya Rasulullah SAW
kepada para sahabat. “Tentu saja,” jawab mereka. Beliau kemudian
menjelaskan, “Engkau damaikan yang bertengkar, menyembungkan persaudaraan
yang terputus, mempertemukan kembali saudara-saudara yang terpisah,
menjembatani berbagai kelompok dalam Islam, dan mengukuhkan tali
persaudaraan di antara mereka adalah amal shalih yang besar pahalanya.
Barangsiapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya,
hendaklah ia menyambungkan tali silaturahmi” (HR. Bukhari Muslim).

* * *
Sahabat, bagaimana mungkin hidup kita akan tenang kalau di dalam hati
masih
tersimpan kebenciaan dan rasa permusuhan kepada sesama muslim. Perhatikan
keluarga kita, kaum yang paling kecil di masyarakat. Bila di dalamnya ada
beberapa orang saja yang sudah tidak saling tegur sapa, saling menjauhi,
apalagi kalau di belakang sudah saling menohok, menggunjing, dan
memfitnah,
maka rahmat Allah akan dijauhkan dari rumah tersebut. Dalam skala yang
lebih
luas, dalam lingkup sebuah negara, bila di dalamnya sudah ada kelompok
yang
saling jegal, saling fitnah, atau saling menjatuhkan, maka dikhawatirkan
bahwa bangsa dan negara tersebut akan terputus dari rahmat dan pertolongan
Allah SWT.

Silaturahmi adalah kunci terbukanya rahmat dan pertolongan Allah SWT.
Dengan
terhubungnya silaturahmi, maka ukhuwah Islamiyah akan terjalin dengan
baik.
Bagaimana pun besarnya umat Islam secara kuantitatif, sama sekali
tidak ada
artinya bila di dalamnya tidak ada persatuan dan kerja sama untuk taat
kepada Allah. Sebagai umat yang besar, kaum muslim memang diwajibkan ada
yang terjun di bidang politik, ekonomi, hukum, dsb, karena tanpa itu kita
akan dipermainkan dan kepentingan kita tidak ternaungi secara legal di
dalam
kehidupan bermasyarakat. Namun demikian, berbagai kelompok yang ada harus
dijadikan sarana berkompetisi untuk mencapai satu tujuan mulia, tidak
saling
menghancurkan dan berperang, bahkan lebih senang berkoalisi dengan pihak
lain. Sebagai umat yang taat, kita berkewajiban untuk mendukung segala
kegiatan yang menyatukan langkah berbagai kelompok kaum muslimin dan
mempererat tali persaudaraan diantara kita semua. Wallahu ‘alam…

(diambil dari tausiah Aa Gym, www.republika.co.id)

*Penemuan Terbaru Mengenai Kanker Hati*

Jangan Tidur Larut Malam

Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia
kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37
tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati
(SGOT, SGPT), tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui
positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm.

Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks
pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index). Mereka menganggap bila
pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK.
Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter
spesialis. Benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya
memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata
memiliki pengetahuan yang tidak benar. Pencegahan kanker hati harus
dilakukan dengan cara yang benar.

Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin,
demikian kata dokter Hsu Chin Chuan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter
yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah,
bahkanmenyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker
hati sulit
untuk disembuhkan.

Penyebab utama kerusakan hati adalah :

1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama

2. Pola makan yang terlalu berlebihan.

3. Tidak makan pagi.

4. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.

5. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat
pewarna, pemanis buatan.

6. Minyak goreng yang tidak sehat! Sedapat mungkin kurangi penggunaan
minyak goreng saat menggoreng makanan hal ini juga berlaku meski
menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Jangan
mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat,
kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.

7. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati.
Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/5 bagian. Sayur yang
digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.

Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya
tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari. Perawatan
dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita
dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna
sesuai dengan jadwalnya,

Sebab:

@ Malam hari pk 9 – 11: adalah pembuangan zat- zat tidak berguna/beracun
(de-toxin) dibagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama
durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau
mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam
kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi
anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

@ Malam hari pk 11 – dini Hari pk 1: saat proses de-toxin di bagian
hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

@ Dini hari pk 1 – 3: proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung
dalam kondisi tidur.

@ Dini hari pk 3 – 5: de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan
terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini.
Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan,
maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses
pembuangan kotoran.

@ Pagi pk 5 – 7: de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar
kecil.

@ Pagi pk 7 – 9: waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus
makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu
sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang
ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap
merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi
hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali.
Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses
pembuangan zat-zat tidak berguna.
Selain itu,dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi
sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itu, tidurlah yang
nyenyak dan jangan begadang

 Tidur Menurut Tuntunan Rasulullah
  
Kali ini kami akan jelaskan tentang adab tidur menurut tuntunan Rusulullah. Kemudian sebagai amanat ilmiah penulis sampaikan bahwa makalah ini disarikan dari kitab “Kitabul Adab” karya Syaikh Fu’ad bin Abdul Aziz As-Syalhub dengan tambahan referensi lainnya yang mendukung. Semoga bermanfaat.
 
I. TIDUR SEBUAH TANDA KEKUASAAN ALLAH
 
Allah berfirman.: Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu diwaktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya pada ang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan. (QS. Ar-Ruum: 23).
 
Allah juga berfirman: Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat. (QS. An-Naba': 9).
Imam Ibnu Katsir berkata: “Yaitu termasuk tanda-tanda kekuasaan-Nya Allah menjadikan sifat tidur bagi kalian diwaktu malam dan siang, dengan tidur, ketenangan dan rasa lapang dapat tercapai dan rasa lelah serta kepenatan dapat hilang”. [1]
 
II. ADAB TIDUR
 
1. Anjuran Qoyluulah
 
Berkata Ibnu Atsir: “Qoyluulah adalah istirahat di pertengahan siang walaupun tidak tidur”. [2]
Berdasarkan hadits: Dari Sahl Bin Sa’d dia berkata: “Tidaklah kami qoyluulah dan makan siang kecuali setelah shalat jum’at”. [3]
Juga Rasulullah bersabda: “Qoyluulah kalian sesungguhnya syaithon tidak qoyluulah”. [4]
Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata: “Hadits di atas menunjukkan bahwa qoyluulah termasuk kebiasaan para sahabat Nabi setiap harinya”. [5]
 
2. Tidur di awal malam
 
Rasulullah adalah teladan bagi setiap muslim, maka barang siapa yang memperhatikan tidurnya, niscaya dia akan mendapati bahwa tidurya beliau paling sempurna dan paling bermanfaat bagi tubuh. Beliau tidur diawal malam dan bangun diawal sepertiga malam. Sahabat mulia Ibnu Abbas pernah bertutur: “Suatu ketika aku pernah bermalam dirumah bibiku Maimunah untuk melihat bagaimana shalatnya Rusulullah, beliau berbincang sejenak bersama istrinya, kemudian tidur”. [6]
 
3. Dibencinya tidur sebelum lsya’ dan ngobrol setelahnya.
 
Berdasarkan hadits: Dari Abu Barzah bahwasanya Rasulullah membenci tidur sebelum isya’ dan bercakap-cakap setelahnya. [7]
 
Al-Hafizh lbnu Hajar berkata: “Dibencinya tidur sebelum Isya’ karena dapat melalaikan pelakunya dari shalat isya’ hingga keluar waktunya, adapun bercakap-cakap setelahnya yang tidak ada manfaatnya-pent, dapat meyebabkan tidur hingga shalat shubuh dan luput dari shalat malam”. [8]
 
Kemudian Al-Hafizh menegaskan bahwa larangan bercakap-cakap setetah Isya’ dikhususkan pada percakapan yang tidak ada manfaat dan kebaikan didalamnya. [9]
 
Adapun percakapan yang bermanfaat maka tidaklah termasuk dalam larangan ini, sebagaimana diterangkan dalam sebuah riwayat bahwasanya Nabi bersama Abu Bakar pernah bercakap-cakap hingga larut malam karena urusan kaum muslimin. [10]
 
4. Menutup pintu, mematikan api dan lampu
 
Berdasarkan hadits: Dari Jabir Bin Abdullah bahwasanya Rasulullah bersabda:
“Matikanlah lampu-lampu diwaktu malam jika kalian hendak tidur, dan tutuplah pintu-pintu, bejana serta makanan dan minuman kalian. [11]
 
Juga berdasarkan hadits: Dari Ibnu Umar bahwasanya Rasulullah bersabda:
“Janganlah kalian meninggalkan api yang menyala ketika kalian tidur”. [12]
 
Imam Al-Qurthubi berkata: “Berdasarkan hadits ini apabila seseorang tidur sendirian sedangkan api masih menyala di dalam rumahnya hendaklah ia mematikan terlebih dahulu sebelum tidur, demikian pula apabila di dalam rumah terdapat beberapa orang hendaklah orang yang terakhir yang melakukannya, maka barang siapa yang meremehkan hal ini sungguh dia telah menyelisihi sunnah!”. [13]
 
Ibnu Daqiq Al-‘Ied berkata: “Perintah menutup pintu sebelum tidur, di dalamnya terdapat kebaikan duniawi dan ukhrowi yaitu menjaga diri dan harta dari orang-orang yang hendak berbuat jahat, terlebih lagi dari syaithon”. [14]
 
Perhatian: Perintah mematikan api dan lampu sebelum tidur merupakan tindakan preventif sebelum terjadi kebakaran, apabila aman dan kebakaran -seperti keadaan lampu-lampu masa kini-Pent maka tidaklah mengapa menghidupkannya. [15]
 
5. Berwudhu
 
Berdasarkan hadits: Dari Baro’ Bin ‘Azib bahwasanya Rasulullah bersabda:
“Apabila kalian hendak mendatangi tempat tidur, maka berwudhulah seperti wudhu kalian untuk shalat”. [16]
 
Imam Nawawi berkata: “Hadits ini berisi anjuran berwudhu ketika hendak tidur, apabila seseorang telah mempunyai wudhu maka hal itu telah mencukupinya, karena maksud dari itu semua adalah tidur dalam keadaan suci khawatir maut menjemputnya seketika itu, maksud yang lain dengan berwudhu dapat menjauhkan diri dari gangguan syaithon dan perasaan takut ketika tidur”. [17]
 
6. Mengebuti tempat tidur
 
Berdasarkan hadits: Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah bersabda:
“Apabila salah seorang diantara kalian hendak tidur maka kebutilah tempat tidurnya dengan ujung sarungnya, karena sesungguhnya dia tidak tahu apa yang akan menimpa padanya”. [18]
 
Faidah hadits:
1. Sunnahnya mengebuti tempat tidur sebelum tidur. [19]
2. Hendaklah mengebutinya tiga kali. [20]
3. Membaca ‘Bismillah’ ketika mengebutinya sebagaimana hadits riwayat Muslim no. 2714.
4. Bagi orang yang bangun dari tempat tidurnya kemudian kembali lagi, maka dianjurkan untuk mengebutinya kembali. [21]
 
7. Larangan tidur satu selimut
 
Berdasarkan hadits: Dari Abu Said Al-Khudri dari bapaknya bahwasanya Rasulullah bersabda: “Janganlah pria melihat aurat pria yang lain dan janganlah seorang wanita melihat aurat wanita yang lain, dan janganlah pria berkumpul dengan pria lain dalam satu selimut, dan janganlah wanita berkumpul dengan wanita lain dalam satu selimut”. [22]
 
8. Berbaring ke sisi kanan
 
Imam Ibnul Qoyyim berkata: “Adalah Nabi tidur dengan berbaring kekanan dan beliau meletakkan tangannya yang kanan dibawah pipinya yang kanan”. [23]
Rasulullah bersabda: “Apabila kalian hendak mendatangi tempat tidur, maka berwudhulah seperti wudhu kalian untuk shalat kemudian berbaringlah kesisi kanan” [24]
 
Sahabat Mulia Hudzaifah berkata: “Adalah Nabi apablla tidur beliau meletakkan tangannya di bawah pipinya”. [25]
 
Imam Ibnul Jauzy berkata: “Keadaan tidur seperti ini sebagaimana ditegaskan oleh pakar kedokteran merupakan keadaan yang paling baik bagi tubuh”. [26]
 
9. Membaca Ayat Al-Qur’an
 
Dianjurkan bagi setiap orang yang hendak tidur untuk membaca ayat-ayat AI-Qur’an terlebih dahulu, diantaranya:
 
a. Membaca Ayat kursi, berdasarkan hadits tentang kisah Abu Hurairah yang diajari oleh syaithon ayat kursi kemudian dia berkata: “Jika engkau membacanya, maka Allah senantiasa akan menjagamu dan syaithon tidak akan mendekatimu hingga pagi.” [27]
 
b. Membaca surat Al-lkhlas, AI-Falaq, An-Naas, berdasarkan hadits A’isyah dia berkata: “Adalah Rasulullah apabila hendak tidur beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu meniupnya seraya membaca surat Al-lkhlas, AlFalaq, An-Naas, kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangannya kebagian tubuh yang bisa diusap, dimulai dari kepala, wajah dan bagian tubuh lainnya sebanyak tiga kali “. [28]
 
c. Membaca Dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah, berdasarkan hadits: Dari Abu Mas’ud Al Badriyyi bahwasanya Rasulullah bersabda: “Dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah barang siapa yang membacanya diwaktu malam maka akan mencukupinya”. [29]
 
10. Membaca Do’a
 
Banyak sekali do’a sebelum tidur yang telah diajarkan Nabi diantaranya: “Bismikallohumma amuut wa ahya”, “Yaa Allah dengan menyebut nama-Mu aku mati dan hidup”. [30]
 
“Yaa Allah… aku berserah diri kepada-Mu, aku serahkan segala urusanku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu karena mengharap dan takut kepada-Mu, tidak ada tempat bersandar dan tempat menyelamatkan kecuali kepada-Mu, Yaa Allah… aku beriman kepada kitabMu yang telah engkau turunkan dan kepada NabiMu yang telah engkau utus”, maka jika engkau meninggal pada malam harinya sungguh engkau meniggal dalam keadaan fithroh dan jadikanlah do’a tersebut akhir yang engkau ucapkan. [31]
 
11. Apa yang harus dilakukan jika bermimpi?
 
Dari Abdullah Bin Abu Qotadah bahwasanya Rasulullah bersabda: “Mimpi yang baik adalah dari Allah, sedamgkam mimpi yang buruk dari syaithon, maka apabila salah seoratg diantara kalian mimpi buruk hendaklah ia meludah kearah kiri dan mohonlah perlindumgan kepada Allah dari kejelekannya, sesungguhnya hal itu tidak akan memadhorotinya”[32]
 
Faidah hadits:
1. Mimpi ada dua macam: baik dan buruk, mimpi yang baik adalah dari Allah sedangkan mimpi yang buruk dari syaithon. [33]
2. Apabila bermimpi baik hendaklah ia memuji Allah dan menceritakannya kepada orang yang menyukai. [34]
3. Sebaiknya apabila ia bermimpi buruk maka hendaklah in memohon perlindungan kepada Allah, kemudian meludah kearah kiri sebanyak tiga kali, berpindah tempat, shalat dua rakaat dan janganlah ia menceritakan kepada seorangpun. [35]
 
12. Dibencinya tidur telungkup
 
Berdasarkan hadits: Dari Tikhfah Al-Ghifari dia berkata: Suatu ketika tatkala aku tidur didalam mesjid, tiba-tiba ada seorang yang menghampiriku, sedangkan aku dalam keadaan tidur terlungkup, lalu dia membangunkanku dengan kakinya seraya berkala: “Bangunlah! Ini adalah bentuk tidur yang dibenci Allah, maka akupun mengangkat kepalaku ternyata beliau adalah Nabi.[36]
 
Berkata Syaroful Haq ‘Azhim Abadi: “Berdasarkan hadits ini, bahwa tidur telungkup diatas perut adalah dilarang, dan itu adalah bentuk tidurnya syaithon”. [37]
 
13. Dibencinya tidur diatas rumah tanpa penutup
 
Berdasarkan hadits: Dari Ali Bin Syaiban bahwasanya Rasulullah bersabda:
“Barang siapa yang tidur diatas rumah tanpa penutup/penghalang maka sungguh telah terlepas darinya penjagaan”. [38]
 
14. Do’a ketika bangun tidur
 
Ketika bangun dari tidur hendaklah kita berdo’a: “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setetah sebelumnya mematikan kami dan hanya kepadaNya kami akan dibangkitkan”. [39]
 
Demikianlah pembahasan kita kali ini, akhirmya kita memohon kepada Allah taufik dan hidayah-Nya agar tetap istiqomah dialas jalan-Nya.
Amiin. Wallahu A’lam,
 
[Dikutip dari majalah AlFurqon 05/III hal 40 – 41]
 
 
SUARA YANG DIDENGAR MAYAT

Yang Akan Ikut Mayat Adalah Tiga hal yaitu:
1. Keluarga
2. Hartanya
3. Amalnya

Ada Dua Yang Kembali Dan Satu akan Tinggal Bersamanya yaitu;
1. Keluarga dan Hartanya Akan Kembali
2. Sementara Amalnya Akan Tinggal Bersamanya.

Maka ketika Roh Meninggalkan Jasad…Terdengarlah Suara Dari Langit Memekik, “Wahai Fulan Anak Si Fulan..

Apakah Kau Yang Telah Meninggalkan Dunia, Atau Dunia Yang Meninggalkanmu
Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Harta Kekayaan, Atau Kekayaan Yang Telah Menumpukmu
Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menumpukmu
Apakah Kau Yang Telah Mengubur Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menguburmu.”
Ketika Mayat Tergeletak Akan Dimandikan….Terdengar Dari Langit Suara Memekik, “Wahai Fulan Anak Si Fulan…

Mana Badanmu Yang Dahulunya Kuat, Mengapa Kini Te rkulai Lemah
Mana Lisanmu Yang Dahulunya Fasih, Mengapa Kini Bungkam Tak Bersuara
Mana Telingamu Yang Dahulunya Mendengar, Mengapa Kini Tuli Dari Seribu Bahasa
Mana Sahabat-Sahabatmu Yang Dahulunya Setia, Mengapa Kini Raib Tak Bersuara”

Ketika Mayat Siap Dikafan…Suara Dari Langit Terdengar Memekik,”Wahai Fulan Anak Si Fulan

Berbahagialah Apabila Kau Bersahabat Dengan Ridha
Celakalah Apabila Kau Bersahabat Dengan Murka Allah
Wahai Fulan Anak Si Fulan…

Kini Kau Tengah Berada Dalam Sebuah Perjalanan Nun Jauh Tanpa Bekal
Kau Telah Keluar Dari Rumahmu Dan Tidak Akan Kembali Selamanya
Kini Kau Tengah Safar Pada Sebuah Tujuan Yang Penuh Pertanyaan.”
Ketika MayatDiusung…. Terdengar Dari Langit Suara Memekik, “Wahai Fulan Anak Si Fulan..

Berbahagialah Apabila Amalmu Adalah Kebajikan
Berbahagialah Apabila Matimu Diawali Tobat
Berbahagialah Apabila Hidupmu Penuh Dengan Taat.”

Ketika Mayat Siap Dishalatkan….Terdengar Dari Langit Suara Memekik, “Wahai Fulan Anak Si Fulan..

Setiap Pekerjaan Yang Kau Lakukan Kelak Kau Lihat Hasilnya Di Akhirat
Apabila Baik Maka Kau Akan Melihatnya Baik
Apabila Buruk, Kau Akan Melihatnya Buruk.”

Ketika MayatDibaringkan Di Liang Lahat….terdengar Suara Memekik Dari Langit,”Wahai Fulan Anak Si Fulan…

Apa Yang Telah Kau Siapkan Dari Rumahmu Yang Luas Di Dunia Untuk Kehidupan Yang Penuh Gelap Gulita Di Sini
Wahai Fulan Anak Si Fulan…

Dahulu Kau Tertawa, Kini Dalam Perutku Kau Menangis
Dahulu Kau Bergembira,Kini Dalam Perutku Kau Berduka
Dahulu Kau Bertutur Kata, Kini Dalam Perutku Kau Bungkam Seribu Bahasa.”

Ketika SemuaManusia Meninggalkannya Sendirian….Allah Berkata Kepadanya, “Wahai Hamba-Ku…..

Kini Kau Tinggal Seorang Diri
Tiada Teman Dan Tiada Kerabat
Di Sebuah Tempat Kecil, Sempit Dan Gelap..
Mereka Pergi Meninggalkanmu.. Seorang Diri
Padahal, Karena Mereka Kau Pernah LanggarPerintahku
Hari Ini,….
Akan Kutunjukan Kepadamu
Kasih Sayang-Ku
Yang Akan Takjub Seisi Alam
Aku Akan Menyayangimu
Lebih Dari Kasih Sayang Seorang Ibu Pada Anaknya”.

Kepada Jiwa-Jiwa Yang Tenang Allah Berfirman, “Wahai Jiwa Yang Tenang

Kembalilah Kepada Tuhanmu
Dengan Hati Yang Puas Lagi Diridhai-Nya
Maka Masuklah Ke Dalam Jamaah Hamba-Hamba-Ku
Dan Masuklah Ke Dalam Jannah-Ku”

Anda Ingin Beramal Shaleh…?
Tolong Kirimkan Kepada Rekan-Rekan Muslim Lainnya Yang Anda Kenal…!!!Semoga Kematian akan menjadi pelajaran yang berharga bagi kita dalam menjalani hidup ini.

Rasulullah SAW. menganjurkan kita untuk senantiasa mengingat mati (maut) dan dalam sebuah hadithnya yang lain, belau bersabda “wakafa bi almauti wa’idha”, artinya, cukuplah mati itu akan menjadi pelajaranbagimu!

Semoga bermanfaat bagi kita semua, Amiin….
Bahan Renungan Untuk Anda, Saudaraku, yang mungkin terlalu sibuk bekerja… Luangkanlah waktu sejenak untuk membaca dan merenungkan pesan ini…

Alhamdulillah, Anda beruntung telah terpilih untuk mendapatkan kesempatan membaca email ini.
Aktifitas keseharian kita selalu mencuri konsentrasi kita. kita seolah lupa dengan sesuatu yang kita tak pernah tau kapan kedatangannya. Sesuatu yang bagi sebagian orang sangat menakutkan.Tahukah kita kapan kematian akan menjemput kita???

Sebarkan e-mail dakwah ini ke 5 orang terdekat Anda, dan mintalah mereka untuk melakukan hal yang sama. Cukup lima saja! Ini bukan surat ancaman berantai. Yang jelas jika Anda tidak meneruskan e-mail ini, maka Anda telah menyia2 kan kesempatan untuk saling menasihati dalam kebenaran dan beramal shalih. Jika Anda lakukan dengan ikhlas insya Allah Anda akan menuai kebaikan. Mari berlomba dalam kebaikan

Selalu bersyukur akan membuat kita bahagia.

Selalu bersyukur akan membuat kita bahagia.

Beberapa cerita berikut ini menggambarkannya…

Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada sopir
pribadinya,”Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?” Si sopir menjawab, “Cuaca
hari ini adalah cuaca yang saya sukai.” Merasa penasaran dengan jawaban
tersebut, direktur ini bertanya lagi, “Bagaimana kamu bisa begitu yakin?”

Supirnya menjawab, “Begini, pak, saya sudah belajar bahwa saya tak selalu
mendapatkan apa yang saya sukai, karena itu saya selalu menyukai apapun yang
saya dapatkan”.

Jawaban singkat tadi merupakan wujud perasaan syukur. Syukur merupakan
kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa
diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak
bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan
tak bahagia.

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.

Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan
pada apa yang kita miliki. Katakanlah Anda sudah memiliki sebuah rumah,
kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang baik. Tapi Anda masih merasa
kurang.

Pikiran Anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi
oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang
mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak
mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah
mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas,
kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kitamiliki
kita tak pernah menjadi “kaya” dalam arti yang sesungguhnya.

Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang “kaya”. Orang yang “kaya”
bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati
apapun yang mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki
keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak
tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang
sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang
Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.
Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan
orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan.

Seorang pengarang pernah mengatakan, “Menikahlah dengan orang yang Anda
cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi.” Ini perwujudan rasa
syukur.

Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat
membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat
seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek
berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.

Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan
membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain
lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai,
lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.
Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di
pekarangan sendiri.

Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama
sedang duduk termenung sambil menggumam, “Lulu, Lulu.” Seorang pengunjung
yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter
menjawab, “Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu.” Si
pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat
penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak,
“Lulu, Lulu”. “Orang ini juga punya masalah dengan Lulu?” tanyanya
keheranan. Dokter kemudian menjawab, “Ya, dialah yang akhirnya menikah
dengan Lulu.”

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.
Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.  Cerita
terakhir adalah mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena
kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia
menjawab, “Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal,
yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat
bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati
tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak
pertama saya di surga.”

Kelapangan Dada dan Suka Berbagi
Kalau dari Shanghai pergi ke London, enaknya bagaimana supaya terasa nyaman ? Ini adalah pertanyaan yang berhadiah dari sebuah perusahaan elektronik di Shanghai. Hadiah pertama adalah sebuah televisi 40 inci. Suasana kegiatan ini luar biasa ramainya, lembaran-lembaran jawaban datang beterbangan laksana sehamparan salju. Peserta datang dari berbagai pelosok negeri, diantaranya cukup banyak peserta dari kalangan akademis, mahasiswa, karyawan, ibu-ibu rumah tangga dan bahkan anak-anak, jawabannya beraneka ragam.
Hasil pilihan terakhir di luar dugaan jatuh pada seorang pelajar SD. Jawabannya sangat sederhana: paling enak pergi bersama sahabat karib. Benar, juri memberi penilaian yang sama: kebahagiaan yang dinikmati bersama, jauh melebihi daripada menikmatinya sendiri.
Dulu, di Swedia ada seorang yang bernama Nobel. Ketika duduk di sekolah SD, rangkingnya selalu berada diurutan kedua, ranking pertama selalu diraih oleh siswa bernama Bogee. Suatu ketika, Bogee menderita sakit parah, tidak bisa sekolah dan cuti panjang. Ada yang secara diam-diam merasa gembira terhadap Nobel dengan mengatakan, “Bogee kini sakit, dan ranking pertama nanti pasti menjadi milikmu!”
Hebatnya Nobel tidak serta merta menjadi puas diri, malah sebaliknya dia membuat catatan yang lengkap di sekolah dan catatan itu diberikan kepada Bogee yang tidak bisa masuk sekolah karena sakit. Hingga pada akhir semester, peringkat Bogee tetap bertahan diranking pertama, dan Nobel sendiri tetap berada di urutan ke-dua.
Setelah Nobel dewasa, dia menjadi seorang kimiawan yang ulung, belakangan dia menciptakan mesiu dan menjadi kaya raya. Ketika meninggal dunia, dia menyumbangkan seluruh harta kekayaannya, membentuk sebuah yayasan hadiah Nobel yang terkenal. Setiap tahun bunga dari kekayaannya ini digunakan untuk memberi semangat dan hadiah bagi mereka yang mencurahkan perhatiannya dalam bidang ilmu Fisika, Kimia, Fisiologi, Sastra, Ekonomi dan mereka yang mengabdikan diri dalam perdamaian dunia.
Karena kelapangan dada Nobel dan jiwa besarnya yang suka berbagi, dia bukan saja telah menciptakan usaha yang besar, tapi juga meninggalkan kenangan dan kerinduan abadi bagi generasi mendatang terhadapnya. Akhirnya dalam sejarah, semua orang mengenal sosok Nobel sebagai ilmuwan sejati yang berada di ranking kedua, namun, jarang yang mengenal Bogee yang selalu mendapat ranking pertama itu!
Melalui kisah cerita Nobel diatas, kita bisa mendapatkan sebuah kesan yang dalam, bahwa keberhasilan Nobel, sama sekali bukan hanya mengandalkan kecerdasan dan kedermawanannya, namun, yang terpenting adalah kelapangan dada dan sikapnya yang suka berbagi dengan orang lain.
10  GANGGUAN SYETAN DALAM SHALAT

1)                                WAS WAS SAAT  MELAKUKAN TAKBITAUL IHRAM

Saat mulai  membaca takbiratul ihram “Allahu  Akbar” , ia ragu apakah takbir yang dilakukannya itu sudah sah atau belum sah. Sehingga ia langsung mengulanginya lagi dengan membaca takbir. Peristiwa itu terus menerus terulang, terkadang sampai imamnya hampir ruku’. Ibnul Qayyim berkata, “Termasuk tipu daya  syetan yang banyak menggangu mereka adalah was-was dalam bersuci (berwudhu)  dan niat atau saat takbiratul ihram dalam shalat”.  Was-was itu membuat  mereka tersiksa dan tidak nyaman

2)                          TIDAK KONSENTRASI SAAT MEMBACA  BACAAN SHALAT

Sahabat Rasulullah SAW  yaitu ‘Utsman bin Abil ‘Ash datang kepada Rasulullah dan mengadu, “Wahai  Rasulullah, sesungguhnya syetan telah hadir dalam shalatku dan membuat  bacaanku salah dan rancu”. Rasulullah SAW menjawab, “Itulah syetan yang  disebut dengan Khinzib. Apabila kamu merasakan kehadirannya, maka meludahlah  ke kiri tiga kali dan berlindunglah kepada Allah SWT. Akupun melakukan hal itu  dan Allah SWT menghilangkan gangguan itu dariku” (HR.  Muslim)

3)                        LUPA JUMLAH  RAKAAT YANG TELAH DIKERJAKAN

Abu Hurairah r.a  berkata, “Sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda, “Jika salah seorang dari  kalian shalat, syetan akan datang kepadanya untuk menggodanya sampai ia tidak  tahu berapa rakaat yang ia telah kerjakan. Apabila salah seorang dari kalian  mengalami hal itu, hendaklah ia sujud dua kali (sujud sahwi) saat ia masih  duduk dan sebelum salam, setelah itu baru mengucapkan salam” (HR Bukhari dan  Muslim)

4)                        HADIRNYA PIKIRAN YANG MEMALINGKAN  KONSENTRASI

Abu Hurairah r.a  berkata, “Rasulullah SAW bersabda, “Apabila dikumandangkan adzan shalat,  syetan akan berlari seraya terkentut-kentut sampai ia tidak mendengar suara  adzan tersebut. Apabila muadzin telah selesai adzan, ia kembali lagi. Dan jika  iqamat dikumandangkan ia berlari. Apabila telah selesai iqamat, dia kembali  lagi. Ia akan selalu bersama orang yang shalat seraya berkata kepadanya,  ingatlah apa yang tadinya tidak kamu ingat! Sehingga orang tersebut tidak tahu  berapa rakaat ia shalat” (HR Bukhari)

5)                       TERGESA-GESA  UNTUK MENYELESAIKAN SHALAT

Ibnul Qayyim berkata,  “Sesungguhnya ketergesa-gesaan itu datangnya dari syetan, karena tergesa-gesa  adalah sifat gegabah, asal dan sembrono yang menghalang-halangi seseorang  untuk berprilaku hati-hati, tenang dan santun serta meletakkan sesuatu pada  tempatnya. Tergesa-gesa muncul karena dua perilaku buruk, yaitu sembrono dan  buru-buru sebelum waktunya”. Tentu saja bila shalat dalam kondisi  tergesa-gesa, maka cara pelaksanaannya asal. Asal mengerjakan, asal selesai  dan asal jadi. Tidak ada ketenangan atau thu-ma’ninah. Pada  zaman Rasulullah SAW ada orang shalat dengan tergesa-gesa. Akhirnya Rasulullah  SAW memerintahkannya untuk mengulanginya lagi karena shalat yang telah ia  kerjakan belum sah. Rasulullah SAW bersabda kepadanya, “Apabila kamu shalat,  bertakbirlah (takbiratul ihram). Lalu bacalah dari Al-Qur’an yang mudah  bagimu, lalu ruku’lah sampai kamu benar-benar ruku’ (thuma’ninah) , lalu  bangkitlah dari ruku’ sampai kamu tegak berdiri, kemudian sujudlah sampai kamu  benar-benar sujud
(thuma’ninah) dan lakukanlah hal itu dalam setiap rakaat  shalatmu” (HR Bukhari dan Muslim)

6)                       MELAKUKAN GERAKAN-GERAKAN YANG TIDAK  PERLU

Dahulu ada seorang  sahabat yang bermain kerikil ketika sedang tasyahud. Ia membolak-balikkanny a.  Melihat hal itu, maka Ibnu Umar segera menegurnya selepas shalat. “Jangan  bermain kerikil ketika shalat karena perbuatan tersebut berasal dari syetan.  Tapi kerjakan seperti apa yang dikerjakan Rasulullah SAW”. Orang tersebut  bertanya, “Apa yang dilakukannya? ” Kemudian Ibnu Umar meletakkan tangan  kanannya diatas paha kanannya dengan jari telunjuk menunjuk ke arah kiblat  atau tempat sujud. “Demikianlah saya melihat apa yang dilakukan Rasulullah  SAW” kata Ibnu Umar (HR Tirmidzi)

7)                       MENENGOK KE  KANAN ATAU KE KIRI KETIKA SHALAT

Dengan sadar atau  tidak, orang tersebut menengok ke kiri atau ke kanan, itulah akibat godaan  syetan penggoda. Karena itu, setelah takbiratul ihram, pusatkan pandangan pada  satu titik. Yaitu tempat sujud. Sehingga perhatian kita menjadi fokus dan  tidak gampang dicuri oleh syetan. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh  Aisyah r.a, ia berkata, “Saya bertanya kepada Rasulullah SAW tentang hukum  menengok ketika shalat”. Rasulullah SAW menjawab, “Itu adalah curian syetan  atas shalat seorang hamba” (HR Bukhari)

8)                       MENGUAP DAN  MENGANTUK

Rasulullah SAW  bersabda, “Menguap ketika shalat itu dari syetan. Karena itu bila kalian ingin  menguap maka tahanlah sebisa mungkin” (HR Thabrani). Dalam riwayat lain  Rasulullah SAW bersabda, “Adapun menguap itu datangnya dari syetan, maka  hendaklah seseorang mencegahnya (menahannya) selagi bisa. Apabila ia berkata  ha… berarti syetan tertawa dalam mulutnya” (HR Bukhari dan  Muslim)

9)                      BERSIN  BERULANG KALI SAAT SHALAT

Syetan ingin menggangu  kekhusyu’an shalat dengan bersin sebagaimana yang dikatakan Abdullah bin  Mas’ud, “Menguap dan bersin dalam shalat itu dari syetan” (Riwayat Thabrani).  Ibnu Hajar mengomentari pernyataan Ibnu Mas’ud, “Bersin yang tidak disenangi  Allah SWT adalah yang terjadi dalam shalat sedangkan bersin di luar shalat itu  tetap disenangi Allah SWT. Hal itu tidak lain karena syetan memang ingin  menggangu shalat seseorang dengan berbagai cara”

10)                  TERASA INGIN  BUANG ANGIN ATAU BUANG AIR

Rasulullah SAW  bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian bimbang atas apa yang dirasakan  di perutnya apakah telah keluar sesuatu darinya atau tidak, maka janganlah  sekali-kali ia keluar dari masjid sampai ia yakin telah mendengar suara  (keluarnya angin) atau mencium baunya” (HR Muslim)

Berbahagialah  orang-orang muslim yang selama ini terbebas dari berbagai macam gangguan  syetan dalam shalat. Semoga kita semua dibebaskan oleh Allah SWT dari  gangguan-gangguan tersebut. Dan bagi yang merasakan gangguan tersebut,  sebagian atau keseluruhannya, janganlah putus asa untuk berjihad melawan  syetan terkutuk.

Diet ala Rosul SAW (semoga bermanfaat)

RENUNGAN

*** JENIS  MAKANAN ***
Rupanya tanpa kita sadari, dalam makanan yang kita makan  sehari-hari, kita
tak boleh sembarangan. Hal inilah penyebab terjadinya berbagai  penyakit
antara lain penyakit kencing manis, lumpuh, sakit jantung, keracunan
makanan dan lain2 penyakit. Apabila anda telah mengetahui ilmu ini,
tolonglah  ajarkan kepada yg lainnya.
Ini pun adalah diet Rasullulah SAW kita juga.  Ustaz Abdullah Mahmood
mengungkapkan, Rasullulah tak pernah sakit perut  sepanjang hayatnya karena
pandai menjaga makanannya sehari-hari. Insya Allah  kalau anda ikut diet
Rasullullah ini, anda takkan menderita sakit perut ataupun  keracunan
makanan.

* Jangan makan  SUSU bersama DAGING
* Jangan makan DAGING bersama IKAN
* Jangan makan IKAN  bersama SUSU
* Jangan makan AYAM bersama SUSU
* Jangan makan IKAN bersama  TELUR
* Jangan makan IKAN bersama DAUN SALAD
* Jangan makan SUSU bersama  CUKA
* Jangan makan BUAH bersama SUSU CTH :- KOKTEL

**CARA MAKAN
?ANGAN MAKAN BUAH  SETELAH MAKAN NASI , SEBALIKNYA MAKANLAH BUAH TERLEBIH
DAHULU, BARU MAKAN  NASI.
?IDUR 1 JAM  SETELAH MAKAN TENGAH HARI.
?ANGAN SESEKALI  TINGGAL MAKAN MALAM . BARANG SIAPA YG TINGGAL
MAKAN MALAM DIA AKAN DIMAKAN  USIA DAN KOLESTEROL DALAM BADAN AKAN
BERGANDA.
Nampak memang sulit.. tapi,  kalau tak percaya…
cobalah……………………………
Pengaruhnya  tidak dalam jangka pendek…. Akan berpengaruh bila kita sudah
tua nanti.
Dalam kitab juga melarang kita  makan makanan darat bercampur dengan makanan
laut.
Nabi pernah mencegah  kita makan ikan bersama susu. karena akan cepat
mendapat penyakit. Ini terbukti  oleh ilmuwan yang menemukan bahwa dalam
daging ayam mengandung ion+ sedangkan  dalam ikan mengandung ion-, jika
dalam makanan kita ayam bercampur dengan ikan  maka akan terjadi reaksi
biokimia yang akan dapat merusak usus kita.
Al-Quran Juga mengajarkan kita  menjaga kesehatan spt membuat amalan antara
lain:
Mandi Pagi sebelum  subuh, sekurang kurangnya sejam sebelum
matahari terbit. Air sejuk yang  meresap kedalam badan dapat mengurangi
penimbunan lemak. Kita boleh saksikan  orang yang mandi pagi kebanyakan
badan tak gemuk.
Rasulullah mengamalkan minum segelas  air sejuk (bukan air es) setiap pagi.
Mujarabnya Insya Allah jauh dari  penyakit (susah mendapat sakit).
Waktu sembahyang subuh disunatkan kita  bertafakur (yaitu sujud
sekurang kurangnya semenit setelah membaca doa).  Kita akan terhindar dari
sakit kepala atau migrain. Ini terbukti oleh para  ilmuwan yang membuat
kajian kenapa dalam sehari perlu kita sujud. Ahli-ahli  sains telah
menemukan
beberapa milimeter ruang udara dalam saluran darah di kepala  yg tidak
dipenuhi darah. Dengan bersujud maka darah akan mengalir keruang
tersebut.
Nabi juga mengajar kita makan  dengan tangan dan bila habis
hendaklah menjilat jari. Begitu  juga ahli saintis telah menemukan bahwa
enzyme banyak terkandung di celah jari  jari, yaitu 10 kali ganda terdapat
dalam air liur. (enzyme sejenis alat percerna  makanan) Wassalam…
Sama-samalah kita mengamalkannya…….
WallahuA’lam
Sabda nabi, ” Ilmu itu  milik Allah, barang siapa menyebarkan ilmu demi
kebaikan insya Allah… Allah  akan menggandakan 10 kali kepadanya”

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!