My Writings. My Thoughts.

Citra BPST 26

// April 18th, 2014 // No Comments » // Coret Coret

Calon Refiners

Calon Refiners

Pertamina Learning Center, Februari 2014

Photoshoot Pertama

Photoshoot Pertama

Mind Mapping Class

Mind Mapping Class

Kewiraan, Pusat Pendidikan Infanteri, Cipatat, Februari 2014

Siswa Rizky, Saya dan Siswa Fathur

Siswa Rizky, Saya dan Siswa Fathur

Para Wiratama Pleton C

Para Wiratama Pleton C

Wawasan Korporat, PLC, Maret 2014

Pemain Bingo Profesional

Pemain Bingo Profesional

IEC, Maret 2014

Intensive English Class with Miss Natasha

Intensive English Class with Miss Natasha

Classroom Materi Fungsi, Palembang, Sungai Gerong, Maret-April 2014

Keberangkatan

Keberangkatan

The Host

The Host

Jembatan Ampera

Jembatan Ampera

Jakabaring

Jakabaring

Site Visit

Site Visit

Musi Trip

Musi Trip

Safety Everywhere

Safety Everywhere

Mario and Luigi

Mario and Luigi

Site Visit TBBM Kertapati

Site Visit TBBM Kertapati

Courtesy of: Private Documentation by Sendy, Rohim, Dianuari, Hery, Andri, dll.

dan ini masih akan berlanjut….

Kami Siapppp……..

 

Hari Ini

// April 17th, 2014 // No Comments » // Coret Coret

Sungai Gerong, 17 April 2014,

hujan deras disekitar mess arun, HSE TC Pertamina, menemani malam kami.
didepan saya ada sendy, dia sibuk dengan laptopnya, sedangkan norman sibuk dengan gadget nya.
saya sendiri, sedang didepan laptop sembari mendengarkan lantunan suara keped dengan gitarnya.
hari ini tepat 1 minggu sebelum kami meninggalkan tempat ini dan berlanjut ke fase selanjutnya, Orientasi dan OJT.

rasanya, sangat berbeda dengan ketika terakhir kali saya menulis di blog ini, saat itu saya masih berstatus sebagai mahasiswa.
menulis dengan tujuan memenangkan sebuah kompetisi blog agar bisa berangkat ke jakarta.

tapi hari ini, semua telah berubah. hampir 9 bulan yang lalu saya telah lulus menjadi sarjana dan di wisuda 2 bulan berikutnya. kemudian menjadi freshgraduate yang mencari peruntungan di berbagai jobfair dan website.

nasib kemudian mengarahkan saya ke perusahaan ini sejak 3 bulan yang lalu. perusahaan yang menjadi impian saya, dan impian banyak para pencari kerja lainnya. sedari awal kami diberitahu bahwa kami mengalahkan puluhan ribu kandidat lain agar bisa kesini. dengan berbagai latar belakang, tujuan utama saya kesini adalah untuk mengabdi pada negeri, selain dari mencari penghidupan yang layak bagi keluarga.

setelah mendapatkan pendidikan kewiraan di cipatat, Kelas Bahasa Inggris bersama Miss Natasha dan Mister Cornell, wawasan korporat selama 1 minggu,
dan berjuang menerima semua pelajaran baru selama lebih kurang 5 minggu di tempat ini, minggu depan saya akan menghadapi lagi situasi dan kondisi yang sama sekali belum pernah saya lalui sebelumnya.
bekerja dengan nyata,
bukan untuk magang, KP atau sekedar mendapatkan data untuk penelitian,
tetapi untuk masa depan dan jadi acuan untuk bisa lulus dari program ini.

3 bulan kedepan, cilacap dan balikpapan akan menjadi teman saya untuk terus belajar dan tetap belajar,
memaksimalkan potensi saya untuk membawa perusahaan ini menjadi world class company.
itu tekad saya….

Semoga Allah melancarkan perjuangan kami, dan pada akhirnya bisa mencapai cita2 kami, menjadi Energi Terbarukan bagi Indonesia.

Amin.

Mimpi Dari Kampung Garung

// October 13th, 2013 // No Comments » // Coret Coret, Edukasi, Organization

Ini adalah cerita dari kami, Beswan 27 Bandung saat mengerjakan project “Reach Out Your Dreams”  di Kampung Garung Kecamatan Cilengkrang Kota Bandung Tahun 2012.

SDN Mekarlaksana

Kampung ini berada di daerah Bandung Timur, tepatnya didaerah Cibiru/Ujungberung. cukup jauh memang dari pusat kota Bandung. Dan desa ini juga berada di daerah pegunungan. jadi lingkungannya masih cukup asri dan terjaga.

Suasana Kampung Garung

Suasana Kampung Garung

Program utama kami adalah membenahi sistem perpustakaan di SDN Mekarlaksana. membuat perpustakaan yang nyaman untuk menumbuhkan minat membaca bagi siswa dan siswi disana. tetapi yang kami bawa bukan hanya itu, Ada mengajar selama satu minggu di SD tersebut , kegiatan bakti sosial dan panggung kesenian. Saya berada di Tim Mengajar dan mengajar kelas 3, 4, 5 dan 6.

Tim Mengajar

Tim Mengajar

selama satu minggu disana, kami menggantikan peran bapak ibu guru yang memang jumlahnya terbatas. memang tidak secara full akademik yang kami ajarkan, terkadang diselingi games, agar para murid yang terdiri dari kelas 1 sampai 6 tidak bosan. cukup mengejutkan memang melihat respon anak anak ini yang cukup antusias dengan kami. hingga beberapa hari sejak kedatangan kami, mereka selalu mengikuti kami hingga kami akan pulang di sore hari nya.

Coba Tebak Ini Games apa?

Coba Tebak Ini Games apa?

ada banyak hal yang terjadi di dalam kelas selama kami mengajar, kami bisa melihat ada anak yang aktif menjawab setiap pertanyaan kami, ada yang malu dan pendiam, ada yang tidak menyimak. itu membuat saya banyak merenung tentang tugas dan tanggung jawab seorang guru. ternyata menjadi guru tidakklah mudah.

Di penghujung pekan, kami merencanakan untuk menggelar acara puncak dengan konten panggung hiburan rakyat, games untuk seluruh murid, dan penampilan kesenian daerah setempat.

Ketika pagi hari seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 dikumpulkan lalu dibagi kelompok. mereka harus menyelesaikan misi di setiap pos yang didalamnya terdapat games. ada games menyelesaikan puzzle, meniup balon, mencari pita, blind fold, dll.

Pemberian Hadiah Games

Pemberian Hadiah Games

Kemudian pada siang hari setelah istirahat siang, panggung hiburan digelar. seluruh warga desa ikut menyaksikan, tak terkecuali anakanak yang pada pagi hari nya melaksanakan games. Ditampilkanlah kesenian kuda ronggeng asli desa cilengkrang. Kuda dapat menari mengikuti irama tabuhan kendang.  juga kesenian benjang yang memiliki nilai magis, karena para pemainnya seperti dibuat kerasukan oleh hewan hewan seperti kuda, macan dan monyet. mereka berlarian seperti akan mengejar penonton disekitarnya. kesenian ini baru pertama kali saya saksikan, dan mungkin jga kebanyakan dari kami. sungguh menjadi pengalaman dan wawasan baru tentang kebudayaan lokal kota kami. sebuah kebanggaan untuk dapat menyaksikannya secara langsung ditempat kesenian ini berasal. juga rasa kagum akan gotong royong dan keramah-tamahan dari desa ini.

Keseruan Joget bersama anak anak

Keseruan Joget bersama anak anak

Kepanikan Neng Nonon Naik Kuda Ronggeng dan Antusiasme Warga

Kepanikan Neng Nonon Naik Kuda Ronggeng dan Antusiasme Warga

Kesenian Benjang Asli Cilengkrang

Kesenian Benjang Asli Cilengkrang

semua orang berkumpul menjadi satu didepan panggung ini. betapa rasa senang dan bangga bahwa apa yang kami lakukan dalam waktu sesingkat ini meninggalkan kesan bagi para murid. bangga campur haru melihat para siswa bisa menceritakan mimpi dan cita cita mereka. Yang satu ini cukup berkesan bagi saya, dia sangat dekat dengan kami. dan dia bercita cita menjadi pemain sepakbola profesional seperti Christian Gonzales.

Next Christian Gonzales ...

Next Christian Gonzales …

Dari awalnya mereka tidak terbayang untuk bermimpi, sekarang mereka sudah bisa menceritakan apa yang mereka impikan. membuat kami merasa bangga, mereka menjadi bagian dari perjalanan hidup kami. dan begitupun sebaliknya. Pengalaman dan keseruan yang kami dapat disana, akan selalu terkenang dan membuat kami selalu ingat akan indahnya kebersamaan dari negeri ini.

2013: Cerita Dari Bulutangkis Indonesia

// October 13th, 2013 // No Comments » // Coret Coret, Edukasi, LainLian

Olahraga ini telah menjadi bagian dari sejarah Indonesia. Sejak pertama kali digelar kejuaraannya, Tim Indonesia sudah mampu berbicara banyak dengan menyuguhkan berbagai prestasinya. Bahkan pemain Indonesia hingga saat ini masih terdaftar dalam Guiness Book of World Records sebagai pemegang rekor juara terbanyak di salah satu turnamen yang prestisius (adalah Rudi Hartono dengan 8 gelar All England).

Cerita manis prestasi bulutangkis Indonesia memang tidak bisa dibilang gemilang dalam beberapa tahun terakhir ini. Atlet atlet Indonesia belum mampu bersaing dengan Negara Negara lain terutama dari asia, seperti China, Korea bahkan Malaysia dan Thailand. Tetapi di tahun ini, prestasi bulutangkis Indonesia mulai menunjukkan progress yang membanggakan.

Sejak awal tahun, Para atlet Indonesia mampu menjuarai turnamen besar, dari mulai kelas Superseries Premier (SSP), Superseries (SS), GrandPrix Gold (GPG) maupun Kejuaraan Dunia. Yang menjadi bintang tahun ini tentunya dari sektor Ganda Putra (MD) dan Ganda Campuran (XD). Pasangan M. Ahsan/Hendra Setiawan dan Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir mampu menjadi Juara Dunia 2013 setelah Indonesia puasa gelar sejak tahun 2007. Pasangan ini juga mampu menjuarai turnamen Malaysia Open Superseries (MD), Indonesia Open Superseries Premier (MD), India Open Superseries (XD), Singapore Superseries (MD & XD) dan Japan Superseries (MD) di tahun ini. Kedua pasangan ini juga dilapis oleh pemain pemain muda yang juga menorehkan prestasi, seperti Angga Pratama/Rian Agung Saputra, M. Rijal/Debby Susanto, Praveen Jordan/Vita Marissa, Marki Kido/Pia Zebadiah dan Irfan Fadhilah/Weni Anggraeni.

Badminton World Champion 2013 (M.Ahsan/Hendra Setiawan & Lilyana Natsir/Tontowi Ahmad)

Badminton World Champion 2013 (M.Ahsan/Hendra Setiawan & Lilyana Natsir/Tontowi Ahmad)

Selain sektor Ganda Putra dan Ganda Campuran, Sektor Tunggal Putra (MS) juga cukup menjanjikan, dengan untuk pertama kalinya Tunggal Putra Indonesia yaitu Tommy Sugiarto berhasil memenangkan kejuaraan Singapore Open Superseries. Setelah sebelumnya bersama Dionysius Hayom Rumbaka melangkah ke babak Semifinal Indonesia Open Superseries Premier. Juga Simon Santoso yang berhasil comeback dengan memenangkan Indonesia GP Gold setelah puasa gelar selama hampir setahun karena cedera pasca menjadi juara di Indonesia Open Superseries Premier 2012. Ini merupakan angin segar untuk Olahraga Indonesia. Juga untuk para pecinta olahraga tepok bulu ini yang begitu merindukan prestasi besar dari atlet Indonesia.

Tommy Sugiarto

Tommy Sugiarto

Olahraga ini menjadi spesial di hati masyarakat Indonesia, karena olahraga ini dapat menyatukan berbagai kalangan ketika sedang dilangsungkannya pertandingan dan disiarkan melalui televisi. Ketegangan dan semangat kebersamaan sangat terlihat ketika melihat para pahlawan olahraga ini sedang bertanding. Rasa nasionalis dan optimisme muncul dengan mengatakan bahwa kami bisa bersaing melawan atlet dari negara lain. Dan ketika kemenangan dapat diraih, lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, rasa cinta dan bangga terhadap negeri ini sangat terasa. Keberhasilan ini menjadi pelepas dahaga ditengah kondisi olahraga negeri ini yang sedang surut akan prestasi. Semoga ini merupakan awal kebangkitan Indonesia untuk kembali merajai Bulutangkis.

Jayalah Terus Bulutangkis Indonesia….!!!!

Tim Indonesia

Indonesian National Team

Its Us

// October 12th, 2013 // No Comments » // Edukasi, Organization, PASKIBRA

Kebanggaan itu sangat terasa, saat kami melihat kalian tumbuh dan berproses. Dari saat kalian pertama kali bergabung bersama kami, kalian masih berupa tunas tunas baru yang belum terasah. Hanya bermodalkan rasa ingin tahu dan antusias. Semangat kalianlah yang membuat kami tetap bertahan.

Inilah Kami

Inilah Kami, Tim Pelatih Purna dan Purna Muda

Proses yang kalian jalani untuk bisa mencapai titik ini memang tidak mudah. Banyak hal yang kita sama sama harus korbankan. Dari mulai berkorban waktu, tenaga, pikiran, materi dan lainnya kita lakukan untuk menjalani proses dari awal hingga sekarang. Tak peduli sinar matahari yang menyengat di tengah hari pun kita lewati. Tapi itu semua tidaklah terlalu sulit, selama kita menjalankannya dengan sungguh sungguh, penuh keikhlasan, penuh tanggung jawab dan tetap bersama-sama.

Nilai kebersamaan itulah yang berusaha kami bangun, agar kalian dengan berbagai macam latar belakang dapat menyatu, menjadi satu pola pikir dan satu tujuan. Karena itulah fondasi paling utama dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang besar ini. Mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Tiang Tertinggi.

Performanced

Performanced

Tugas ini merupakan wujud rasa cinta dan nasionalisme dalam diri kita terhadap bangsa ini. Wujud rasa bangga kita akan negeri yang indah ini. Kalian adalah calon-calon penerus perjuangan bangsa ini. Apa yang kami berikan kepada kalian, kami harapkan dapat menjadi bekal kalian untuk masa depan. Agar kalian selalu ingat, kemanapun kita pergi, kita akan melangkah penuh dengan rasa bangga, bangga karena kita telah melewati masa masa yang sulit dan penuh perjuangan, bangga karena kita mempunyai teman seperjuangan dengan penuh kebersamaan, dan bangga karena kita bisa melaksanakan tugas, mengibarkan tanda kedaulatan negeri ini di puncak tertinggi, karena kita adalah Pasukan Pengibar Bendera.

Penugasan

Penugasan

Universitas Jenderal Achmad Yani

// May 17th, 2013 // No Comments » // Edukasi, Kampus, Sejarah

Logo Universitas Jenderal Achmad Yani

Logo Universitas Jenderal Achmad Yani

Unjani merupakan hasil pengembangan dari sekolah-sekolah tinggi yang dikelola oleh YKEP, yaitu : Sekolah Tinggi Teknologi Jenderal Achmad Yani (STTA), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Jenderal Achmad Yani (STIEA), dan SEkolah Tinggi Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (STMIPA).

Berdirinya UNJANI ditetapkan dengan Surat Ketua Umum YKEP, Nomor : 027/YKEP/1990 tanggal 20 Mei 1990 yang selanjutnya dikukuhkan oleh MENDIKBUD dengan Surat Keputusan, Nomor :0512/0/1190 tanggal 9 Agustus 1990. Dalam Perkembangannya, Sekolah Tinggi Teknologi Industri Bandung (STTIB) yang juga dikelola oleh YKEP sejak tahun 1985, bergabung dengan UNJANI pada tahun 1992.

Sampai dengan bergabungnya STTIB ke dalam UNJANI tahun 1992, UNJANI memiliki 3 (tiga) Fakultas, Yaitu :

A. Fakultas Teknik, dengan Jurusan :

    1. Teknik Elektro
    2. Teknik Mesin
    3. Teknik Sipil
    4. Teknik Kimia dan Kimia Keramik
    5. Teknik Manajemen Industri
    6. Teknik Metalurgi

B. Fakultas Ekonomi, dengan jurusan :

    1. Manajemen
    2. Akuntansi

C. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), dengan jurusan :

    1. Kimia
    2. Fisika

Tahun 1992, UNJANI menambah fakultas di lingkungannya yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dengan Jurusan Ilmu Pemerintahan dan Fakultas Kedokteran.Pengembangan selanjutnya dengan penambahan Jurusan Ilmu Hubungan Internasional pada tahun 1993, Jurusan Farmasi dan Program MIP pada tahun 1999 serta Fakultas Psikologi dan Ilmu Komputer pada tahun 2003. pada Tahun Ajaran 2011 Unjani Kembali Membuka Program Studi baru Yaitu Program Studi Biologi, Kedokteran Gigi, dan Pasca Sarjana Elektro.

 

Visi 

Menjadi Universitas Unggul
Bertaraf Internasional Yang Berjiwa Kebangsaan
Dan berwawasan Lingkungan

Misi 

  1. Menyiapkan Peserta Didik menjadi anggota masyarakat yang berjiwa Pancasila mampu berkarya Profesional, Handal dan Unggul.
  2. Menyelenggarakan Sistem pengelolaan Universita yang mandiri, berbasis pada penjaminan mutu terpadu.
  3. Menyelenggarakan Penelitian dan inovasi karya di Bidang Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Seni dan Budaya Demi kesejahteraan manusia.
  4. Menjalin Kemitraan dengan berbagai instansi di dalam dan luar negeri untuk peningkatan mutu secara berkesinambungan.
  5. Menumbuh kembangkan kepekaan dan kepedulian terhadap berbagai perkembangan paradigma kehidupan.

 

Deadline (Harus Segera) Move On

// May 5th, 2013 // No Comments » // Coret Coret

UNJANI Robotics WorkgroupSemuanya berawal dari rencana kami untuk bisa ikut di KRI tahun ini (Dulu KRCI). kompetisi ini juga jadi salah satu resolusi saya pribadi ditahun ini. karena kompetisi ini ajang bergengsi untuk anak jurusan teknik. makanya akhir tahun 2012 kemarin kami mulai persiapan. karena proses seleksi kompetisi ini dibagi jadi 3 tahap, (Proposal, Tahap 1, dan Tahap 2). Optimisme kami cukup besar karena belajar dari pengalaman tahun kemarin.  sehingga tahun ini kami berencana mengirim 3 Tim Tahun ini untuk ikut kategori KRPAI beroda, Berkaki dan KRSBI.

Tahap Proposal bisa dibilang aman lancar. proposal bisa dikirim tepat pada waktunya. lalu saat pengumuman, kami juga bisa lolos ke tahap 1. tapi sayang, awal januari kemarin saya terserang Hepatitis dan tidak bisa membantu yang lain.
walaupun sekarang saya bersyukur karena 3 Tim kami lolos dari Tahap 2 dan bisa ikut di Kompetisi Regional. sayapun sudah mulai bisa bergabung kembali bersama dengan Tim yang lain.

Tapi sekarang kami harus menghadapi berbagai persoalan di hari-hari jelang kompetisi. Mulai dari kekurangan SDM, kerusakan Komponen, dll. Kami harus segera bangkit tanpa mengeluh. Karena kami akan memperjuangkan Almamater disana.

Sekarang Tepat H-4 Sebelum Pelaksanaan. Dan saya berharap Kami bisa segera memecahkan segala permasalahan yang ada dan bisa sukses di KRI nanti. Untuk itu, kami  Harus Segera Move On Hari Ini Juga, Saat Ini Juga.

Mohon doanya juga dari teman-teman semua…

ini ada beberapa gambar Tim Kami dan Robot yang Insya Allah akan dikirim kesana

Tim Satria BimaTim Satria PamungkasTim Satria Yudha

Robot Satria BimaRobot Satria PamungkasRobot Satria Yudha

 

KRI Regional 2

Ucup oh Ucup ….

// May 5th, 2013 // Comments Off // Coret Coret

Semua ini bermula dari sebuah tayangan sitkom di TransTV. buat yang masih inget, sekitar taun 2002 ada tayangan yang nge hits sekali dan jadi favorit tontonan keluarga. judulnya Bajaj Bajuri. cerita utama nya sih tentang kehidupan sehari-hari sang sopir bajaj, bajuri dengan istrinya oneng dan Mertuanya. tapi ada cerita lain yang berefek sama kehidupan saya sampe sekarang.

dia adalah Ucup Bin Sanusi yang diperankan Fanny Fadhilah.

Karena karakter ini orang jadi susah untuk manggil nama saya dengan nama yang betul. Perbandingannya, ketika dulu sebelum ada sitkom itu, temen2 di SD biasa manggil saya dengan panggilan yusup atau usup. tapi semenjak naik ke SMP , semua orang manggil dengan nama Ucup, sampe sekarang.

awal2nya juga agak risih, karena ga mau dibanding2kan dengan karakter itu. Setelah ngingetin orang lain pun, tetep aja dipanggil  dengan panggilan “ucup” lagi. Kejadian ini juga terjadi saat baru kenalan sama orang yang baru kenal.

Misalnya:

saya: “Hai, saya Yusup”

trus ditanya balik, “Kuliah dimana Cup???”

 

Sekarang sih lebih bisa nerima aja dengan nama panggilan itu.

lebih dianggap panggilan sayang dari orang lain (Cieee…)

walopun kadang juga bertanya2,

kapan ya orang2 bisa ngerubah panggilannya.

seneng juga kalo orang lain bisa manggil dengan nama yang betul.

Nama yang diberikan orangtua saya.

Yusup Suryadi.

Sejarah Kota Cimahi

// December 29th, 2012 // No Comments » // Edukasi, Sejarah

Logo Kota Cimahi

Cimahi, pada masa Gubernur Jendral Herman Willem Daendels berkuasa (1808 – 1811), merupakan daerah yang dilewati oleh Jalan Raya Pos (De Groote Postweg). Jalan Raya Pos sejauh 1000 km dari Anyer ke Panarukan ini dibangun selain untuk keperluan jalan bagi Kereta Pos juga buat mobilitas gerakan pasukan untuk mempertahankan Jawa. Ketika itu Daendels mengkonsentrasikan pasukannya di kota pantai Batavia, Semarang, dan Surabaya. Maksud Daendels adalah agar mobilitas pasukan di tiga tempat pertahanan itu dapat dilakukan secara cepat, melalui Jalan Raya Pos tersebut. Namun sejarah menunjukkan pertahanan ini dengan mudah dipatahkan Inggris, ini terbukti ketika Armada Pasukan Inggris dipimpin Lord Minto dengan mudah menyerbu Batavia pada 4 Agustus 1811, tanpa mengalami perlawanan yang berarti. Dari pengalaman pahit di atas, maka puluhan tahun kemudian, para pembesar militer Belanda merencanakan suatu pangkalan militer di daerah yang agak ke pedalaman. Namun letaknya tidak terlampau jauh dari pusat pemerintahan di Batavia. Posisi Cimahi kemudian dipilih, karena letaknya yang strategis. Cimahi letaknya berdekatan dengan simpang tiga jalur kereta api maupun jalan raya. Staats Spoorwegen (Perusahaan Kereta Api Negara) telah membangun jalur kereta api dari Batavia-Bandung, lewat Bogor, yang juga lewat Cimahi. Jalur ini diresmikan 17 Mei 1884. Kemudian pada 29 Desember 1900 dibuka jalur rel Bandung – Batavia lewat Purwakarta dan Cikampek, yang juga melalui Cimahi. Dengan dibukanya jalur kereta api baru Batavia-Bandung, lewat Purwakarta, maka mobilitas pasukan dari Cimahi ke Batavia pada masa itu dapat ditempuh kurang dari 3 jam! Jauh lebih cepat jika dibandingkan lewat Jalan Raya Pos dengan Kereta Pos (kereta berkuda) yang memakan waktu tiga hari. Juga dengan adanya jalur kereta api Cimahi-Cilacap pada 1894, maka bantuan pasukan dan logistik dari ‘pintu belakang’ pelabuhan Cilacap dapat dilakukan.
Selain itu Cimahi juga dijadikan “gerbang pertahanan” untuk melindungi Pangkalan Udara Militer di Andir, yang pembangunannya dilakukan di kemudian hari. Pembangunan pangkalan militer di Cimahi dilakukan dengan rahasia (‘Geheim’) dan tergesa-gesa. Kemudian pelaksanaan rencana pembangunan pangkalan militer di Cimahi, ditunjuk Genie Officier Kapitein Fisher dibantu bawahannya Luitenant V. L. Slors. Berbagai sarana penunjang seperti kompleks perumahan perwira (sekarang Jalan Gedung Empat dan Jalan Sriwijaya) dan Markas Militer ditambah, melengkapi sarana militer yang sudah ada seperti Rumah Sakit Militer yang sudah dibangun pada 1887 kemudian diperluas pada 1905 (sekarang Rumah Sakit Dustira), Barak dan Kampement (Tangsi), Sositet Perwira (Gedung Sudirman di Jl.Gatot Subroto sekarang) dan Penjara Militer yang popular dijuluki Penjara Poncol, yang sudah berdiri sejak 1886. Rupanya, rencana Cimahi dijadikan “Pusat Militer” Belanda sudah lama direncanakan, hal itu ditinjau dari sarana-sarana penunjangnya yang sudah dibangun sebelumnya.

Rencana pemerintah Hindia Belanda mengkonsentrasikan pasukan militernya dilakukan secara bertahap di Cimahi. Sebelumnya, sekitar 1885 di Cimahi sudah ada 3 batalyon yang berpangkalan, yaitu: Infanteri, Genie (Zeni) dan Artileri. Kemudian pasukan dan perlengkapan semakin banyak ditempatkan di Cimahi. Garnisun Cimahi diresmikan pada September 1896 dengan komandan pertamanya Majoor Infanteri C.A. van Loenen dan ajudannya Luitenant J. A. Kohler. Sebagai pendukung kesatuan artileri di Cimahi, pabrik mesiu di Ngawi dan Artillerie Constructie Winkel di Surabaya, dipindahkan ke Kiaracondong pada 1898. Lokasi pabrik ini yang juga dilalui oleh jalur kereta api.

Dengan dijadikannya Cimahi sebagai pangkalan militer, maka terjadilah penempatan tentara yang besar, baik Tentara Belanda [Koninklijk Leger} KL) maupun Tentara Hindia Belanda [Konmklijk Neitherlands Indische Leger, KNIL) yang berasal dari Flores, Timor, Ambon, Manado dan Jawa, namun opsir dan perwiranya dari Belanda dan Eropa.

Sekilas Cimahi

Kota Cimahi adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terletak di antara Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Cimahi dahulu bagian dari Kabupaten Bandung, yang kemudian ditetapkan sebagai kota administratif pada tanggal 29 Januari 1976. Pada tanggal 21 Juni 2001, Cimahi ditetapkan sebagai kota otonom. Kota Cimahi terdiri atas 3 kecamatan, yang dibagi lagi atas 15 kelurahan.

Dalam bahasa Sunda, nama Cimahi berarti “air yang cukup”. Cimahi mulai dikenal ketika pada tahun 1811, Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels membuat jalan Anyer-Panarukan, dengan dibuatnya pos penjagaan di alun-alun Cimahi sekarang. Tahun 1874–1893, dilaksanakan pembuatan jalan kereta api Bandung-Cianjur sekaligus pembuatan Stasiun Cimahi. Tahun 1886 dibangun pusat pendidikan militer beserta fasilitas lainnya seperti Rumah Sakit Dustira dan rumah tahanan militer. Pada tahun 1935, Cimahi ditetapkan sebagai kecamatan. Setelah kemerdekaan Indonesia, Cimahi menjadi bagian dari Kabupaten Bandung Utara. Pada tahun 1962, dibentuk Kawedanaan Cimahi yang meliputi Kecamatan Cimahi, Padalarang, Batujajar, dan Cipatat. Berdasarkan PP Nomor 29 Tahun 1975, Cimahi ditingkatkan statusnya menjadi kota administratif pada tanggal 29 Januari 1976, dan menjadi kota administratif pertama di Jawa Barat. Mulai 21 Juni 2001 status Cimahi menjadi kota. Kini Cimahi menjadi salah satu kawasan pertumbuhan Kota Bandung di sebelah barat. Jumlah penduduknya saat ini adalah sekitar 483.000 jiwa, meningkat dari 290.000 pada tahun 1990 dengan pertumbuhan rata-rata 2,12% per tahun.

Kota Tentara

Kota Cimahi mendapat julukan sebagai “Kota Tentara” karena di kota ini banyak pusat pendidikan untuk tentara, di antaranya:

  • Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdikarmed)
  • Pusat Pendidikan Pengetahuan Militer Umum (Pusdikpengmilum)
  • Sekolah Pelatih Infanteri Pusat Pendidikan Infanteri (SPI Pusdikif)
  • Pusat Pendidikan Jasmani (Pusdikjas)
  • Pusat Pendidikan Peralatan (Pusdikpal)
  • Pusat Pendidikan Pembekalan Angkutan (Pusdikbekang)
  • Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpom)
  • Pusat Pendidikan Perhubungan (Pusdikhub)

belum lagi markas-markas tentara yang terdapat di situ yang jumlahnya pun cukup banyak, seperti:

  • Brigif 15/Kujang II
  • Pussenarhanud Kodiklatad
  • Pussenarmed Kodiklatad
  • Kiban Yonzipur 3/Macan Kumbang
  • Kodim 0609/Cimahi
  • Yonarmed 4/105 Parahyangan
  • Tepbek Cimahi
  • Koramil Cimahi
  • Rumkit Tk. II Kesdam III/Siliwangi
  • Kesdim Cimahi

dan masih banyak lagi ditambah asrama militer yang jumlahnya sangat banyak. Dengan banyaknya pusat pendidikan tentara dan fasilitas kemiliteran lainnya maka sekitar 60% wilayah Kota Cimahi digunakan oleh tentara. Mungkin karena itulah, kota Cimahi juga mendapat julukan “Kota Hijau”, sesuai dengan warna seragam yang digunakan tentara khususnya dari angkatan darat (TNI-AD).
Namun keadaan demikian juga menimbulkan kesulitan tersendiri bagi pemerintah kota Cimahi. Ini disebabkan karena tanah dan bangunan yang digunakan oleh militer tersebut tidak dibayar pajak bumi dan bangunannya (PBB), sehingga pemerintah kota tidak mendapat masukan dari sebagian besar wilayahnya.

Simian Line

// December 27th, 2012 // No Comments » // Edukasi, LainLian

SIMIAN LINE


Garis lurus tanpa putus pada telapak tangan, di dalam tradisi Jawa tangan yg garis tengahnya tidak putus itu di sebut sebagai “Raja Keleng” (baca e nya seperti e pada kata “pertama”).

Dalam istilah kedokterannya SIMIAN LINE, pada populasi dunia hanya ada sekitar 3% yang mempunyai SIMIAN LINE, Asia menempati urutan pertama. Orang-orang dengan SIMIAN LINE mempunyai beberapa kelebihan secara genetis, di antaranya dapat benar-benar memisahkan antara emosi dan pikiran. Banyak mitos tentang orang2 SIMIAN LINE, hampir di setiap negara dan budaya. Di antara mitos tersebut dikatakan bahwa orang2 SIMIAN memiliki kekuatan fisik yang luar biasa terlebih ketika terjadi lonjakkan emosi, orang2 simian dipercaya mampu memikul tanggung-jawab yang besar dan dapat mencapai kesuksesan dalam hidup, mereka juga dikenal lebih percaya pada pendapat pribadi yang terkadang dapat membahayakan orang lain (banyak orang2 SIMIAN yang menjadi psikopat), yang perlu dicatat adalah sepanjang sejarah banyak orang2 SIMIAN yang memegang peranan sangat penting dalam kancah politik dan ekonomi dunia.


Tipe SIMIAN LINE ada 3

1) SIMIAN di kedua telapak tangan

2) SIMIAN di telapak tangan kanan saja

3) SIMIAN di telapak tangan kiri saja


Manusia Simian mempunyai bakat yang istimewa yang kalau diasah dapat menjadi suatu profesi yang istimewa. Ada yang dapat menjadi scientist seperti Einstein, atau musisi seperti Mozart. Ada yang dapat melihat ke masa depan seperti Edgar Cayce atau pelukis seperti Leonardo Da Vinci. Ada juga yang menjadi martial artist seperti Mohammad Ali. Simian awalnya bingung apa yang mau dia geluti karena kami memiliki kedua-duanya, atau Jack of All Trades. Oleh karena kemampuanya yang menonjol dan berkesan mistis, pada masa kerajaan manusia Simian sering menjadi penasehat para raja.


Simian Line mempunyai inteligen yang lebih tinggi dari normal. Inteligen manusia bisa dibagi antara analitikal (otak kiri) atau kreatifitas (otak kanan). Manusia biasa hanya bisa dominan salah satunya. Akan tetapi kami manusia simian dapat menjadi dominan dalam kedua-duanya sekaligus, yaitu orang yang sangat analitikal dan sangat kreatif. Kami dapat konsentrasi 100% otak kami dalam satu materi dalam satu waktu Kami dapat mengingat apa yang kami pelajari seumur hidup. Pelajaran yang kami dapatkan puluhan tahun masih dapat kami review tanpa alat bantu apapun karena kemampuan kami yang tinggi dalam mengingat dan menganalisa dalam waktu bersamaan.

Orang simian itu tak pernah setengah-setengah dalam bersikap dan berbuat. Jadi kalau dia jahat dia akan menjadi jahat sekali dan kalau dia baik dia akan menjadi orang yang sangat baik. Kalau hitam ya hitam kalau putih ya putih, tergantung kepada orang yang punya tangan tersebut.


Saya jadi penasaran, katanya banyak orang simian adalah orang pengubah dunia, lalu apakah Bapak kita Soekarno, Adolf Hitler, Jengis Khan , Iskandar Zulkarnaen, Napoleon Bonaparte adalah orang-orang yang memiliki garis tangan simian? Sampai saat ini masih belum terjawab dan masih perlu diselidiki!


Saya pribadi memiliki SIMIAN LINE di telapak tangan kanan dan kiri.


Bila anda mempunyai garis SIMIAN dan sedang emosi jgn sekali2 anda memukul orang lain, lebih baik anda menjauh.


Garis tangan simian, cuma 3% penduduk dunia yg punya garis tangan ini.

Tegas, rada egois, keras kepala. Hidup mereka kesepian, ini karena karakter yg meledak-ledak.