Nesospolitan
Shape my words to shape our city – Zulfika Satria's Blog
Pesisir Pantura Jawa Tengah, Ada Apa?
Categories: Uncategorized

pn

Berawal dari kuliah saya yang sayangnya alhamdulillah di Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota a.k.a Planologi (btw temen beswan lain ada ga ya yang sejurusan sama saya ini? :D) membuat saya jadi seriiiiiing sekali jalan-jalan. Tak lain tak bukan ya karena mahasiswa planologi dituntut untuk bisa merencanakan berbagai macam kota atau wilayah dengan karakteristik yang berbeda-beda. Karena itu kita harus melakukan yang namanya survei alias mengunjungi kota-kota tersebut.

Lokasi Kota-Kota Pantura Jateng, dari Pekalongan hingga Jepara

Lokasi Kota-Kota Pantura Jateng, dari Pekalongan hingga Jepara

Beruntung tugas yang pernah saya kerjakan ini memang membuat hasrat saya untuk plesiran tercapai hehehe… Ke mana pun lokasinya saya tak lupa untuk bisa menikmatinya sebagai objek wisata (selain tentunya mengerjakan tugas itu sendiri). Kuliah saya di UNDIP yang berlokasi di Semarang, memang sengaja tidak sengaja kebanyakan tugasnya tentu saja berlokasi di sekitaran Jawa Tengah. Paling jauh saya pernah survei untuk tugas ke Pekalongan. Kalau di sebelah selatan saya ke paling jauh ke Solo sedangkan kalau sebelah timur ke Jepara.

Ternyata menikmati kota-kota di Jawa Tengah walaupun tidak berpredikat sebagai daerah wisata, tapi tetap saja mempunyai potensi pariwisata yang lumayanlah untuk refreshing. Emang ada apa aja sih di kota-kota di Jawa Tengah? Jateng terkenal dengan jalur pantura-nya karena merupakan jalan protokol menuju Jakarta. Jalan ini juga yang menjadi jalur Daendels yang terkenal itu: Jalur Anyer – Panarukan. Kalau ngomongin pantura (Baca: Pantai Utara) ya udah pasti bahasnya tentang pantai, tapi selain pantai kota-kotanya juga asyik. Berikut ini kota-kota asyik yang pernah saya kunjungi di jalur Pantura Jawa Tengah (selain Semarang tentunya hehehe) :

#1 Pekalongan

Kota ini udah terkenal banget sebagai kota Batik, ga ada lagi sensasi yang mengejutkan di kota ini selain memang batiknya. Di sini saya sempet berkunjung ke Pasar Batik. Beliin batik daster buat ibu sama kakak saya. Banyak banget koleksi batik di sini dengan harga yang terjangkau (pinter-pinter nawar ya). Eh selain nemu batik, di sini saya dan temen-temen malah nemu es krim magnum yang pertama kali keluar lo hahaha padahal kita cari-cari di Semarang waktu itu engga ada. Oya niat awal ke Pekalongan sebenernya mau mengunjungi sebuah industri di sini mengamati instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang baik dalam rangka tugas lapangan.

Pasar Batik di Pekalongan

Pasar Batik di Pekalongan

#2 Batang

Kunjungan ke Kota Batang merupakan kunjungan saya yang tidak disengajakan. Niat awalnya ingin ke Pekalongan, tapi saat itu pengen menikmati wisata alam. Ternyata wisata pantai dan pesisir cukup terkenal ada di Kabupaten Batang, tepatnya di Pantai Sigandu. Terkenal dengan pantai, penangkaran lumba-lumba, dan pelabuhan kapal nelayan. Kalo dari Google Earth emang kelihatan banget banyak kapal-kapal berlabuh di sini. Pantainya lumayan bagus dan lumayan bersih walaupun pasirnya hitam. Kalo kamu seneng cari kerang, ada loh di sini! Di Pantai Sigandu, saya dan teman-teman menikmati sore hari di areal pantai. Kalo lagi beruntung bisa ke anjungan lumba-lumba melihat atraksi lumba-lumba bahkan bisa minta cium. Di pantai ini saya dan teman-teman yaa foto-foto, ada yang main bola, makan bakso. Cukup have fun! :D Akses menuju pantai ini bisa ngikutin petunjuk arah tepat di alun-alun kota batang ambil jalan ke arah utara.

Narsis di Pinggir Pantai

Narsis di Pinggir Pantai

#3 Demak

Kalo ke Demak, wisata yang sudah sangat khas adalah ke Alun-alun Kota dan mengunjungi Masjid Agung Demak. Masjid ini konon salah satu masjid tertua di Jawa. Di dalamnya masih ada tiang-tiang kayu asli saat jaman Walisongo dulu. Di sebelah masjid juga ada museumnya. Masjid khas dari Demak adalah  atapnya yang pasti berbentuk limasan. Jarang ada yang berkubah setengah bola. Lokasi Masjid Demak tepat berada di jantung Kota Demak alias di sebelah barat laut alun-alun. Sayangnya kalo misal tujuan kita bukan ke Kota Demak, seringkali kita pasti akan melewatkannya karena ada jalan lingkar sehingga pelintas tidak perlu masuk ke kota.

Masjid Demak yang Khas Kubah Limas

Masjid Demak yang Khas Kubah Limas

#4 Kudus

BERUNTUNG! Ya, beruntung saya bisa ke Kabupaten Kudus karena ada alhamdulillah saya terpilih menjadi Beswan Djarum tahun 2011/2012. Sebenarnya saya sudah pernah melintas areal kota di Kabupaten Kudus ini, tapi ya hanya lewat saja. Kalo bersama Beswan Djarum, saya jadi benar-benar berwisata melakukan cultural visit ke kota kretek ini. Mengunjungi Gor Jati sebagai lokasi PB Djarum, berlatih membatik batik khas Kudus, mengunjungi Masjid Kudus yang terkenal dengan perpaduan Hindu-Islam, dan tentu saja mengunjungi pabrik Djarum itu sendiri. Paling berkesan di sini adalah belajar membatik motif Kudus bersama teman-teman beswan lainnya. Saya jadi tahu banyak tentang Kudus, yang paling saya sukai adalah Kudus punya baju adat yang unik di mana yang wanita memakai topi seperti paku payung hihihi :B

Foto di Depan Masjid Kudus

Foto di Depan Masjid Kudus

#5 Jepara

Nah, ini nih kalo boleh dibilang primadona pariwisata pantura Jawa Tengah. Jepara terkenal dengan pantainya yang indah. Ada pantai Kartini dan pantai Bandengan. Kedua pantai yang jadi tujuan pantai utama di Jepara punya perbedaan karakteristik. Kalo pengen menikmati pinggir pantai tapi tidak suka “nyebur” pantai Kartini lah jawabannya. Di sini juga ada Seaworld yang berbentuk kura-kura raksasa lo! Nah kalo misal kita suka dengan wisata air yang cebur-ceburan, Pantai Bandengan sudah pasti jawaban paling tepat!

Pantai Bandengan ini bagus banget, dengan hamparan pasir putih. Pasir putih? di Jawa Tengah? iyap cungguh dan ciyus! hehehe… Ada permainan banana boat dan perahu kayak yang bisa kita sewa dengan harga yang cukup terjangkau. Ga usah jauh-jauh ampe pulau Dewata buat menikmati water sport, broh.

Kalo menurut opini saya Kota Jepara ini memiliki karakteristik yang sama dengan kota-kota di Bali. Dari ukir-ukirannya, dari jalanannya, dari pantai pasir putihnya. Barangkali ada yang belum pernah ke sana, coba saja dan buktikan :) eh ternyata memang benar ada legenda yang menyatakan kalau dulu ceritanya kebudayaan Jepara itu diterbangkan oleh layang-layang dan jatuh di Bali, makanya keduanya mirip loh! What a unique story :))

dsc00330

View Laut di Pantai Kartini

Sunset di Pantai

Sunset di Pantai

Main Kayak-ing di Pantai Bandengan. Seru! Jamin!

Main Kayak-ing di Pantai Bandengan. Seru! Jamin!

Oya di Jepara juga ada wisata religi di Desa Mantingan yaitu Masjid Sultan Hadlirin. Orang-orang sekitar juga banyak mengenalnya dengan sebutan Masjid Mantingan. Konon ini masuk ke salah satu dari 10 besar masjid tertua di Indonesia! Nama Mantingan sendiri didapat dari cerita legenda di sana yang pada dahulu kala Sultan Hadlirin yang merupakan salah satu pemuka agama ini meninggal jauh dari desa. Namun, beliau berpesan kepada pengikutnya untuk dimakamkan di desa ini sehingga penduduk desa membawanya dan merasa montang-manting (kesusahan). Di Masjid ini juga ada ukir-ukiran yang konon jadi asal-muasal ukiran kayu di Jepara. Pengukir awalnya orang China sebagai penghargaan kepada Sultan Hadlirin.

Oya lokasi masjid ini pernah jadi tujuan di acara Tuk*l Jalan-jalan, dan si artis yang ngikut kesurupan gara-gara pake baju yang kurang sopan. Di lokasi inilah objek studi saya waktu itu, mengamati aktivitas penduduk di sekitar objek wisata ini.

p1000770

Gerbang Masuk Desa Mantingan

Asal Ukir-ukiran Jepara Berasal dari Ukiran di Masjid ini loh!

Asal Ukir-ukiran Jepara Berasal dari Ukiran di Masjid ini loh!

Masjid Sultan Hadlirin, 10 Besar Masjid Tertua di Indonesia!

Masjid Sultan Hadlirin, 10 Besar Masjid Tertua di Indonesia!

Ternyata kota-kota di pantura Jawa Tengah memang cukup menarik ya. Masing-masing punya potensi yang perlu kita apresiasi sebagai kearifan lokal. Yuk cintai negeri sendiri, kembangkan, dan nikmati keindahannya :)

Salam Enjoy Indonesia,

Zulfika Satria

12 Comments to “Pesisir Pantura Jawa Tengah, Ada Apa?”

  1. Andrey says:

    Enak nich bisa jalan-jalan…

  2. zulfikasatria says:

    hihihi nyuri-nyuri selagi tetep nugas menyusun perencanaan kota :D

  3. arifin says:

    Survei diselingi berwisata jadi nggak beban apalagi sama temen2 kampus.

  4. Zulfika Satria says:

    Wah wah bener bangeeet! :D

  5. slamatagung says:

    kayaknya kalo mudik lewat pantura bisa mampir2 nih,,,kapan ya…??? :D

  6. Zulfika Satria says:

    wah silakan bisa banget loh mampir, lokasinya mudah dijangkau ko dari jalur regional pantura.. (kecuali yang jepara, hehehe)

  7. johantectona says:

    enak yahh bisa sekalian jalan” gtu.. hehe
    sayang ya aku dulu malah masuknya T. Lingkungan
    coba tau planologi bakal gni hehe

  8. Zulfika Satria says:

    enak yahh bisa sekalian jalan” gtu.. hehe
    sayang ya aku dulu malah masuknya T. Lingkungan
    coba tau planologi bakal gni hehe

    Wah kebutulan aja ini hahaha, anyway thanks for leaving comment :)

  9. Annisa says:

    More info:
    Ada banyak lagi lho yang bisa digali dari pariwisata pekalongan, selain notabene sebagai kota batik pertama di Indonesia (Yap, bukan Solo/Jogja ternyata lho). Sekarang di Pekalongan dibikin sentra batik internasional namanya IBC.
    Kalo mau liat ke pembuatan yg tradisional bisa berkunjung ke desa-desa seperti Kauman misalnya. Selain batik yang menjadi daya tarik juga bangunan-bangunan kunonya. :))

  10. Zulfika Satria says:

    waaah nice info! Makasih ya annisa :D

  11. Artika Putri Karunia says:

    euuummmb Jawa tengah bener” special,,,khususnya jogja. aq ingiin kesana lagii dan ketemu mas pacar.
    huuuuuh serru gara” aq ke jogja jadi kenal sama diia pertama kali..

    JAWA TENGAH (DJOGJA) I miss You…
    holliday djogja I’m comeing.. ^___^

Leave a Reply

Before you post, please prove you are sentient.

what is 7 in addition to 6?