Nesospolitan
Shape my words to shape our city – Zulfika Satria's Blog
Wisata Komodo, dari Bukit sampai Bawah Laut
Categories: Jalan-jalan

Rasa senang luar biasa ketika saya berkesempatan buat mengunjungi salah satu keajaiban dunia ini. Bersama temen-temen yang naudzubillah gokil dan asik2 ini, perjalanan saya ke Kepulauan Komodo bener-bener menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Tim Beswan Komodo ini ada 6 orang, mau tahu? nih liat di bawah ini… (FYI, sekalian bisa buat nebak postingan Yassir yang ini kalo bisa, bocoran nih ceritanya hehehe)

dsc07475-horz

Punya temen-temen baru yang berasal dari berbagai kota di Indonesia emang menjadi kesenangan tersendiri buat saya. Ada Yassir dari Medan, Kak Putu dari Bandung (Wait, saya agak bingung sih kak Putu ini dari Bandung, Jakarta, atau Bali ya?), Ayu dari Bandung, Bedul dari Tangerang, dan Wahyu dari Malang. Kami semua disatukan dan dipertemukan di Bali sebelum akhirnya mulai diterjunkan ke Pulau Komodo.

Yak setelah saya dan tim Beswan Komodo yang berasal dari berbagai daerah kumpul semua di Bali, perjalanan ke Komodo langsung dimulai. Kalo kemaren saya sudah bahas tentang keajiban dan kegaulan dari Kota Labuan Baju, sekarang saya mau cerita tentang fantastisnya Pulau (atau lebih tepatnya Kepulauan) Komodo.

Perjalanan saya dan teman-teman ke Pulau Komodo ini menggunakan kapal pesiar yang kalau dari luar cuma bisa komen “hmmmm….” tapi pas masuk baru deh komen “waaaaw…” Kapalnya namanya Yohannes MV III, terbuat dari kayu, dari luar emang kelihatan simpel. Begitu masuk, waw ada AC, TV, 4 kamar berkapasitas 2 orang dgn kamar mandi dalem, living room, dapur, pokoknya udah kayak rumah mini deh. Yang pasti ada dek juga, jadi bisa berpose ala Titanic, atauuuu mau kayak video klip Anang – Syahrini yang Ini Cinta Terakhir juga boleh hehehe… :P

Mau bergaya kayak gini di kapal? ooo bisa :P

Ini dia kapal kita selama 4 hari! Yohannes MV III, Wohooo!

Ini dia kapal kita selama 4 hari! Yohannes MV III, Wohooo!

Pasti pada bertanya-tanya, jujur saya juga awalnya bertanya-tanya “Ngapain aja sih kalo liburan ke Pulau Komodo?” maksudnya udah jauh2 gitu jadi cuma ngeliatin komodo terus pulang? atau ada aktivitas lain yang bisa dilakukan? Ternyata banyak yang bisa kita lakukan cuy! Sesuai sama judulnya, wisata ke komodo itu relaksasi buat semua panca indera. Hohoho kayak apa ya? Di sini saya mau cerita pengalaman saya berdasarkan lokasinya ya:

Peta Taman Nasional Kepulauan Komodo

Peta Taman Nasional Kepulauan Komodo

Pulau Kalong

Pulau ini bisa kita nikmati pada senja menjelang malam. Sambil bercengkerama di atas kapal, kita bisa ngelihat kelelawar-kelelawar yang berterbangan keluar dari sarangnya (kata pemandunya sih makan buah ko, fiuuuh…). Kelelawarnya besar-besar sekitar sekucing kali ya plus ditambah sayap. Mantap ga tuh! Wisata di sini enak buat dipandang2 aja sambil mengenang masa lalu eiiiitsss…

Pulau Rinca

Ini pulau kedua terbesar setelah Pulau Komodo. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di sini. Di hari kedua liburan ini, saya dan temen-temen mengunjungi sebuah kampung yang sering disebut Kampung Rinca. Di sini kita bisa tahu karakteristik dan kegiatan masyarakat Kepulauan Komodo kayak apa. Nama sebenarnya Desa Pasir Panjang, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Sudah bisa diduga di desa ini mata pencaharian utamanya tentu saja nelayan karena berada di pesisir. Nuansa desanya banyak aroma-aroma ikan-ikanan yang dikeringin jadi baunya asin-asin gitu. Desanya yaah boleh dibilang tradisional tapi tertata. Ada jalan setapak ke mana-mana. Ada satu sekolah di sini (alhamdulillah..) Kondisinya waktu di sana sedang direnovasi karena kondisi aslinya emang cukup memprihatinkan. Di balik tradisionalnya tadi, eh jangan salah. Teknologi udah masuk loh ni kampung ini. Udah ada sel surya buat tenaga listrik sama buat manasin air! Yang paling berkesan di sini bisa foto dan main-main sama anak-anak Pulau Rinca yang ceria-ceria :D

Banyak hasil ikan dikeringin

Banyak hasil ikan dikeringin

Nuansa Kampung Rinca dengan jalan setapaknya

Nuansa Kampung Rinca dengan jalan setapaknya

Ada panel surya loh!

Ada panel surya loh!

Foto bareng anak-anak Kampung Rinca

Foto bareng anak-anak Kampung Rinca

Di pulau ini kami terus lanjut perjalanan Loh Buaya. “Loh” itu artinya seperti cekungan teluk di tiap pulau gitu, ya bahasa gampangnya daratan yang dibuat pelabuhannya gitu deh. Biar namanya Loh Buaya tapi ga ada buayanya. Adanya ya komodo. Di sini untuk pertama kalinya saya dan teman-teman ngelihat komodo dari jarak sangat dekat! Sama pemandunya kami diajarin macem-macem mulai dari tongkat ranger yang khusus, aturan selama tracking, dll. Di sini yang paling penting: SIAPIN KAMERA, karena banyak banget keindahan di sini yang wajib diabadikan.

Pintu masuk

Pintu masuk

Tongkat ajaib para ranger komodo hohoho

Tongkat ajaib para ranger komodo hohoho

Huh komodo ini males banget ya! Tidur wae..

Huh komodo ini males banget ya! Tidur wae..

Ini alasan kenapa WAJIB BAWA KAMERA!

Ini alasan kenapa WAJIB BAWA KAMERA!

Di sekitaran Pulau Rinca kita juga bisa melakukan snorkeling atau diving. Alam bawah laut ya wuuuuh, kalau kata Yassir nih “Cantik!”. Banyak banget ikan-ikan lucu dan terumbu karang yang ciamik di sekitaran Pulau Rinca ini. Satu tips penting buat temen-temen yang mau snorkeling: PAKE LAH LOTION SUNBLOCK + BAJU DIVING. Ga usah sok2an dengan alasan mau maskulin deh karena snorkeling itu biking gosong kulit! (Inilah derita utama saya dan teman2 T-T) Lokasi snorkeling kami ini lebih tepatnya ada di Pulau Kambing. Jangan tanya kenapa namanya Pulau Kambing, karena aku pun tak tau…

Pulau Komodo

Ini dia lokasi utama dari Kepulauan Komodo, ya apalagi kalau bukan Pulau Komodo. Di sini adalah lokasi Taman Nasional Komodo terbesar yang bisa dikunjungi untuk melihat daratan penuh hewan-hewan reptil karnivora liar ini. Lokasinya untuk berlabuh atau pintu masuknya ada di Loh Liang. Di sini kalau boleh saya bilang sih lebih subur daripada di Pulau Rinca. Lebih banyak pepohonan dan memang lebih luas. Yang unik di sini adalah komodonya lebih besar-besar. Bener-bener gede banget!

Pintu Masuk Taman Nasional di Pulau Komodo

Pintu Masuk Taman Nasional di Pulau Komodo

Komodo di Pulau Komodo lebih bongsor, udah kayak buaya

Komodo di Pulau Komodo lebih bongsor, udah kayak buaya

Selain liat-liat komodo di pulau ini, kami juga menikmati sunset. Kegiatan yang satu ini bener-bener asik banget. Mendaki-daki ke bukit dan dari ketinggian di atas bukit, KITA LIHAT INDONESIA! Wuhuuuu bener-bener cantik dan indah banget. Pulau Komodo ini boleh saya bilang “Pulau Gersang yang Cantik”. Biar isinya savana-savana, tapi beneran deh dipadu dengan laut biru dan langit yang luar biasa, pemandangan di sini bener-bener indah luar biasa. Rasanya jadi malas turun ke bawah :P

Pemandangan sunset dari atas bukit di Gili Lawa

Pemandangan sunset dari atas bukit di Gili Lawa

Oya pasti udah pada denger yang namanya Pink Beach kan? Nah iya pantai ini ada di Pulau Komodo. Pasirnya emang pink dan berasal dari pecahan halus karang-karang warna merah. Pantainya bersih dan bawah lautnya indah bangeeet. Airnya bener-bener jernih kayak di kolam renang loh. Wah berenang-renang di sini bener2 rasanya kayak berenang di kolam renang luaaaaaas. Ceria banget kami di sini udah berasa anak pantai yang polos hehehe…

Kami di Pink Beach hehehe :D

Kami di Pink Beach hehehe :D

Terumbu karang kayak kota ikan di bawah laut, keren ya?

Terumbu karang kayak kota ikan di bawah laut, keren ya?

Batu Bolong

Ini lokasi spot snorkeling atau diving khusus. Heh khusus kenapa? karena di spot ini kita bisa lihat ikan manta. Itu looo ikan yang kayak ikan pari. Ikan ini emang ikan yang pemalu jadi ga gampang buat ngelihatnya. Kami berenang di spot ini keliling-keliling dan sekitaran beberapa menit akhirnya ketemu juga. Rasanya kalau boleh saya komentar pas lihat ikan ini antara takjub dan takut. Ikannya bener-bener besar udah berasa pesawat. Rasa2nya kayak kita mau diterkam gitu! Eits tapi ga usah khawatir, malah mereka yang takut kalo liat kita. Seperti yang saya bilang tadi, ikan ini pemalu sekali…

Selama di Kepulauan Komodo

FYI, menikmati Kepulauan Komodo emang harus menggunakan kapal. Kenapa? karena kepulauan yang besar dan luas kayaknya ga bisa dinikmatin sehari. Waktu banyak habis untuk perjalanan kapal dari satu lokasi ke lokasi lain. Jadi emang sebaiknya tinggal di kapal adalah bentuk wisata yang tepat. Selama di kapal, kita bisa menikmati pemandangan luar biasa dari Taman Nasional Kepulauan Komodo ini. Mengamati airnya yang jernih, pusaran air laut, plankton-plankton biru yang muncul di pagi hari, pokoknya belajar back to nature. Kalau beruntung, di kapal pasti ada awak-awak kapal yang ramah-ramah dan pinter masak! Biar kata di kapal, masakannya rasanya kayak makan di restoran bintang 5. Beneran deh!

Santapan hotel di kapal, Mantap!

Santapan hotel di kapal, Mantap!

Salah satu pemandangan saat berlayar

Salah satu pemandangan saat berlayar

Langit seindah ini, pernah nemu?

Langit seindah ini, pernah nemu?

Yuk, temen-temen kalau misal ada duit lebih bisa nih ke Kepulauan Komodo ini. Dijamin ga nyesel. Apalagi beberapa tahun lagi (atau mungkin hitungan bulan) infrastruktur di Labuan Bajo yang semakin dibenahi sebagai pintu gerbang taman nasional ini, rasanya wisata ke Komodo akan semakin nyaman. Bandaranya saya lihat di rencana proyeknya bagus desainnya. Perbaikan jalan dan talud di pesisir sepertinya juga akan segera selesai dan fasilitas lainnya yang tentu akan dikebut. Pemerintah daerah sepertinya juga serius dalam mengembangkan wisata di Kepulauan Komodo ini. Ada brandingnya lo, “Explore The Extraordinary Flores“, cool! cool! right? :D

Terima kasih untuk keindahannya Komodo! Terima Kasih juga Beswan Djarum! :)

Unforgettable Komodo Trip, daaaan.... kulit menghitam legam! hahaha

Unforgettable Komodo Trip, daaaan.... kulit menghitam legam! hahaha

5 Comments to “Wisata Komodo, dari Bukit sampai Bawah Laut”

  1. ayu emiliandini says:

    waktu liat foto syahrini jadi ingat waktu kamu nyanyi2 lagu syahrini, “ini cinta terakhir…” hahhahaa… sama kebiasaan yassir bilang “cantik” dan “cakep” tiap baru beres motret pemandangan hehehee…

  2. Zulfika Satria says:

    Hahaha semuanya unforgettable ya yuuu huks merindu :’)

  3. ayu emiliandini says:

    Zul izin copas beberapa foto di posting kamu ini ya. Kaya foto boat sama makan malam. di CD gak ada soalnya. Otre.

  4. Lanny says:

    Mau tanya donk. Pake kapal yohanes mv III ini yang punya Pak Condo ya? Kamar nya ada 4??
    Mohon infonya ya. Makasih

  5. Zulfika Satria says:

    Hehe maaf saya kurang tahu siapa yang punya soalnya kapalnya langsung disediakan panitia. Tapi kamarnya iya ada 4 masing-masing utk 2 orang :)

Leave a Reply

Before you post, please prove you are sentient.

What is 2 * 8?